15 Tahun Berlalu, Bjah Mimpi Didatangi Mantan Kekasih

Reporter : Amrikh Palupi
Rabu, 13 November 2019 18:20
15 Tahun Berlalu, Bjah Mimpi Didatangi Mantan Kekasih
Bjah mengaku bertemu dengan Sukma Ayu di sebuah hotel.

Dream - Muhammad Hamzah alias Bjah mengaku bermimpi didatangi mantan kekasihnya Sukma Ayu yang meninggal 15 tahun lalu. Eks vokalis The Fly itu menyebut pertemuan dia dengan Sukma terjadi di sebuah hotel.

Dalam mimpinya, Bjah menyebut Sukma berada di hotel bersama seluruh anggota keluarganya. 

" Keluarganya semua lengkap, ada ibu, ada kakak-kakaknya. (Lokasinya) Kayak hotel gitu sih," kata Bjah dikutip dari tayangan Status Selebritis, Rabu 13 November 2019.

Bjah menggambarkan lokasi pertemuannya di hotel bernuansa Jawa klasik. Tempat itu sama sekali tidak menyeramkan. 

" Hotelnya kayak yang zaman Jawa gitu kayak di Semarang, bukan hotel suram, hotelnya bagus," ucapnya.

 Bjah

Foto : Kapanlagi.com

Menurut Bjah, wajah Sukma terlihat bersinar dan cantik. Mengenakan baju putih, Sukma langsung mendekatinya dan duduk di sampingnya.

" Pas kita masuk, dia lagi duduk, dia pakai baju putih, cantik, terus nanya, 'Dari mana?' Saya bilang, 'baru nyampai' gitu," lanjut B’jah.

Bjah berdoa agar kelak ia dipertemukan kembali dengan sosok Sukma Ayu.

" Ada satu doa yang selalu saya panjatkan, 'Ya Allah ketika umurku cukup, Insya Allah Engkau berikanku Jannah, dan pertemukanku kembali dengannya (Sukma)," tuturnya.

Sumber : youtube.com/ Surya Citra Televisi (SCTV)

1 dari 5 halaman

Masya Allah! Berhijrah, Bjah The Fly Nangis karena Kelaparan

Dream - Bjah, mantan vokalis The Fly membawa kabar mengejutkan. Sejak tahun 2016 silam, pria berdarah Minangkabau itu ternyata telah memutuskan berhijrah.

Pria bernama asli Muhammad Hamzah itu mengaku telah memutuskan berhenti dari semua aktivitasnya di dunia hiburan.

" 42 tahun nunggu hidayah nggak dateng-dateng. Sampe goblok nggak akan Allah kasih. Hidayah itu dijemput," ujar Bjah seperti dituturkannya kepada laman Kapanlagi.com.

Bjah mengaku memaksa diri untuk beribadah, membaca Alquran serta berpuasa. Dengan ibadah yang dilakukannya, Bjah yakin hidayah akan datang.

Keinginan untuk berhijrah sebetulnya sudah muncul sejak lama. Bahkan teguran datang dalam berbagai cara. Salah satunya adalah saat pria kelahiran 8 April 2975 itu harus menjalani kehidupan di penjara.

" Penjara itu udah cukup. Itu menyesal ampun-ampunan. Dulu gua mau mencoba hijrah tapi yang ada, gua kejar dunia. Bukan, bukan. Akhirnya sekarang gua sadar," sambungnya.

2 dari 5 halaman

Nasi Besek Buat Bjah Menangis

Diceritakan Bjah, kehidupannya sempat dipenuhi kegetiran di awal keputusannya berhijrah. Apalagi saat itu, Bjah belum memiliki pekerjaan.

Namun di balik perjuangan hidup itu, Bjah justru diperlihatkan kekuasaan Allah SWT. Pengalaman religi itu dirasakannya saat dia dan dicoba dengan kelaparan. Sementara keluarganya, anak dan istri, tengah berada di luar kota.

" Saya belum makan dari kemaren. Terakhir makan sore. Besoknya hari Minggu, sampe masuk Ashar saya udah gemeteran (karena laper), anak sama istri saya lagi nggak di rumah, di luar kota," katanya.

Di tengah rasa lapar tersebut, Bjah mengaku melihat kekuasaan Sang Khalik. Usai sholat Ashar dan melipat sajadah, Bjah mengaku sempat hampir menangis karena menahan rasa laparnya. " Tiba-tiba saya mau nangis, 'Ya Allah hambamu kelaperan'."

Tak disangka, rumah Bjah tiba-tiba diketuk seseorang. Dia membawa sebungkus nasi besek. " Nangis gua. Masya Allah langsung diijabbah," ujarnya.

3 dari 5 halaman

Penampilannya Berubah

Dream - Masih ingat Bjah, mantan vokalis band The Fly yang dulu sempat booming di tanah air? Lama tak terdengar kabarnya, rupanya sosok pria bernama asli Muhammad Hamzah itu berubah drastis.

Dua kali Bjah pernah tersandung kasus penyalahgunaan narkoba hingga harus merasakan sesaknya hotel prodeo. Sejak itu, namanya bak tenggelam dari industri musik tanah air.

Tak banyak yang tahu, ternyata kini sosok Bjah telah berubah. Ia menjadi pribadi yang lebih religius. Penampilannya pun sangat berbeda.

Jenggot lebat kini menghiasi wajahnya. Bjah juga kerap memposting ujaran-ujaran kebaikan yang dikutip dari Alquran, di akun Instagram miliknya @bjah-bejah.

4 dari 5 halaman

Putus Hubungan dengan Setan

Dari Instagram miliknya diketahui pula jika belakangan, Bjah lebih aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan dan menjalani hari-harinya sebagai suami dan ayah dari dua orang anak.

Perubahan Bjah menjadi sosok yang religius begitu kentara. Salah satunya terlihat dalam sebuah postingan di akun Instagram yang pernah ia unggah.

Dalam postingan tersebut ia menuliskan, bila kini dirinya telah " putus hubungan" dengan setan.

" Eh setan! Sebagai mantan temen, gue nasihatin loe baik-baik nih,, Gak berhuna dan bermutu banget elu hidup! Elu minta hidup kekal hanya untuk jerumusin manusia biar nemenin loe di neraka. Mendingan loe tobat dah tan terus minta buru-buru dicabut nyawa loe yang ga beguna itu. Siapa tahu Allah masih mau nerima tobat lu tan,"   tulis Bjah.

  bjah

 

5 dari 5 halaman

Dewi Sandra : Hijrah is Not Easy, Jangan Seperti Marathon

Dream - Bagi Dewi Sandra, hijrah bukan perkara mudah. Perlu jalan panjang, karena ilmu agama yang belum dalam. Dia butuh proses menjadi manusia yang jauh lebih baik.

"  Hijrah is not easy," kata Dewi Sandra dalam kajian Musyawarah di Masjid Raya Kebayoran Residence, Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa 5 November 2019.

" Hijrah itu perjuangan, never stop learning. Hijrah itu indah untuk yang bersungguh-sungguh," tambah penyanyi R&B tersebut.

Menurut Dewi Sandra, hijrah bukan semata mengubah penampilan. Hijrah harus memiliki ilmu Islam yang banyak dan bisa menerapkannya dalam kehidupan.

" Kita merasa hijrah sudah benar belum sih? Bisa lo kita tiap hari datang kajian a, b, c, d, catatan penuh, tapi diamalkan atau enggak? Itu yang harus kita pahami," ungkap wanita 39 tahun ini.

Oleh karena itu, tambah istri Agus Rahman itu, hijrah bukanlah sesuatu yang instan. Hijrah merupakan perjalanan panjang yang harus dilalui secara perlahan, namun pasti.

" Hijrah itu jangan seperti marathon. Kita semuanya step by step dan kita harus mau mementingkan ilmu. Poinnya itu. Tanpa ilmu, kita enggak mungkin bisa maju," papar wanita kelahiran Rio de Janeiro, Brasil, tersebut. (eko)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik