Dua Tarian Khas Melayu di Penyambutan Raja Salman

Reporter : Amrikh Palupi
Rabu, 1 Maret 2017 12:29
Dua Tarian Khas Melayu di Penyambutan Raja Salman
Sambut Raja Salman, Denny Malik menyiapkan dua tarian melayu. Seperti apa selengkapnya?

Dream - Aktor dan koreografer senior Denny Malik ikut sibuk dengan lawatan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud ke Indonesia. Penyanyi yang tenar dengan lagu Jalan Jalan Sore ini ditunjuk langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo untuk menyiapkan tarian untuk Raja Salman di Istana Bogor pada 1 Maret 2017.

" Langsung dari pak Jokowi minta saya untuk bikin. Memang baru seminggu dihubungi, mendadak. Untungnya saya pernah bikin tari zapin karya saya. Jadinya kebetulan saya bisa tampilin," kata Denny Malik saat dihubungi Selasa 28 Februari 2017.

Denny mengatakan dia telah menyiapkan dua tarian khas melayu untuk menyambut Raja Salman. Pertama tarian Zapin Sumatera dan tarian Rampak gendang nusantara.

Denny Malik© Denny Malik

" Dua tarian. Satu tarian zapin Sumatera. Sentuhan melayu Sumatera dengan Arab. Zapin kan juga asalnya dari Arab. Kemudian karena ada salawat juga di taman belakang kita bikin sebelum raja menanam pohon sebagai simbol," ungkapnya.

Seluruh penari ada 10 orang khusus Zapin Sumatera. semuanya laki-laki. Sedangkan untuk pengiring musik sekitar 50 orang termasuk pemain tetabuhan, perkusi dan 15 orang pemain parai.

“ Saya akan tampilkan 50 pemusik dan penari ‎itu disebut tari rampak gendang nusantara. Di situ ada alat tetabuhan, perkusi, namanya dol. Dol itu gendang besar dari Bengkulu," kata dia.

" Saya kolaborasi dengan tarian saman parai teleng, kemudian ada tari Darussalam. Di situ ada Minangnya, Palembangnya, Riaunya, pokoknya Melayu secara keseluruhan,” sambungnya.

Meski seraba mendadak, Denny Malik bisa merampungkan tugas menyiapkan tarian serta kostum untuk menyambut Raja Salman pada 1 Maret 2017.

" Alhamdulillah bisa lancar dan kita berani tampilin, karena dalam waktu singkat secara materi musik, koreografi, kostum kita sudah punya" .(Sah)

 

Beri Komentar