Buntut Heboh Foto Pasien Corona, Ini Sindiran Pedas Awkarin untuk Anji

Reporter : Reni Novita Sari
Selasa, 21 Juli 2020 11:26
Buntut Heboh Foto Pasien Corona, Ini Sindiran Pedas Awkarin untuk Anji
Terlibat adu argumen tentang COVID-19, Awkarin kecewa lantaran Anji malah mengungkit masa lalunya

Dream- Virus Corona Covid-19 hingga saat ini masih menuai sorotan dari berbagai lapisan masyarakat. Baik masyarakat umum maupun dari kalangan selebritis.

Seperti salah satunya musisi Erdian Aji Prihartanto atau yang lebih dikenal sebagai Anji. Namun siapa yang menyangka, unggahan mantan vokalis Drive terkait covid-19 itu menjadi kontroversi.

Cerita bermula saat Anji membagikan foto jenazah korban covid-19 karya fotografer National Geographic, Joshua Irwandi yang beredar luas di media sosial.

Bersamaan dengan itu, Anji mengungkapkan pendapatnya tentang virus yang menyebabkan pandemi di Tanah Air ini.

Anji merasa banyak kejanggalan mengenai potret itu. Anji curiga dari mulai pengambilan gambar karena mengingat keluarga pasien corona tidak bisa menemui. Ia pun menduga foto itu hasil settingan dan hasil karya dari seorang buzzer. Terlebih pelantun tembang 'Dia' ini menyebut corona tidak semengerikan di pemberitaan. 

anji© Photo: Instagram/duniamanji

Sayangnya opini Anji langsung memancing pro-kontra. Tak hanya itu, rupanya Anji mendapat banyak kecaman dari berbagai pihak. Salah satu yang mengecam pernyataan Anji adalah Organisasi profesi Pewarta Foto Indonesia (PFI).

Lantas PFI Pusat menghubungi Joshua Irwandi terkait foto tersebut untuk memastikan keabsahan dari karya jurnalistiknya yang viral itu. 

Dari hasil diskusi itu, Joshua telah mematuhi kode etik jurnalistik, mematuhi prosedur perijinan, dan mengikuti segala macam protokol kesehatan yang diwajibkan oleh pihak rumah sakit. Anji sendiri juga telah meminta mengenai ketidaktahuannya mengenai protokol serta prosedur pengambilan foto tersebut.

Rupanya, pernyataan Anji memancing selebgram Awkarin untuk turut berkomentar. Salah satunya karena penyebutan COVID-19 yang disingkat menjadi CVD. Sedangkan CVD adalah penyakit yang sangat berbeda dengan COVID-19.

1 dari 3 halaman

Membantah Ulah Buzzer

Melalui cuitan di laman Twitter miliknya, Awkarin nampak memberikan komentarnya terkait opini yang ia rasa janggal dari postingan Anji. Awkarin juga menyangkal pernyataan Anji bahwa foto jenazah Corona itu hanya akal-akalan buzzer.

awkarin dan anji© Photo: twitter

Saya menemukan beberapa hal janggal dari opini Mas Anji, Kalau dibilang ini akal-akalan buzzer, menurut saya nggak juga. Influencer/platform ataupun media besar, zaman sekarang cenderung mengikuti hal yang sedang hangat dibicarakan dipublik/viral, karena mereka merasa perlu untuk speak up untuk raise awareness atau untuk engagement/page views atau bahkan sekedar untuk ikut-ikutan biar tetep relevan. Jadi kalau dalam hal ini, saya ragu ini ulah buzzer (saya menerkanya anda menyamakan ini dengan kegiatan buzzer politik),” papar Awkarin.

Sepengetahuan saya, fotografer kerap dipekerjakan untuk sesi dokumentasi atas suatu kejadian. Dan saya yakin fotografer yang mendokumentasikan situasi akibat COVID 19 juga sudah mengetahui risk yang akan ia dapatkan. Ya singkatnya, kurang lebih seperti fotografer perang,” sambungnya.

2 dari 3 halaman

Protes Singkatan COVID-19

Pemilik nama Karin Novilda itu pun mempersoalkan Anji yang menyingkat Covid-19 dengan CVD dengan alasan malas. Sebelumnya, beberapa warganet telah memberitahu Anji jika Covid dan CVD merupakan dua istilah yang berbeda.

" Maaf manji untuk istilah covid mohon jangan disingkat, karena covid dan CVD itu istilah berbeda.. CVD itu Cerebrovaskular Disease.. agar tidak menjadi salah paham," koreksi seorang warganet.

" Saya menulis CVD karena malas menulis COVID. Terima kasih untuk penjelasannya ya," balas Anji.

Selebgram itu pun turut mengomentari alasan Anji yang sempat mengaku malas menulis kata covid.

awkarin dan anji© Photo: twitter/awkarin

" Beliau menyingkat COVID 19 dengan cvd, sedangkan Covid-19 sendiri sebenarnya sudah singkatan, dengan alasan males. Hehe tapi punya waktu buat ngejelasin kenapa nulis cvd instead of COVID 19 dan punya waktu buat ngedit caption. Okeeee, Mas!" cuit anak seorang dokter itu menyindir Anji. 

Awkarin pun menutup tulisannya ini dengan mempersilakan warga Twitter lainnya untuk ikut berkomentar tentang opininya. “ Monggo dikoreksi kalo salah. Gak srek aja sama pendapat doi,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Singgung Masa Lalu

Lantas melalui akun Twitter @awkarin, dia meminta agar Anji menghapus unggahannya di Instagram.

Tolong dihapus, Mas asumsi salahnya di Instagram. Hargai kerjaan PFI. Nih kalau males buka, saya bantu screenshot,” tulis perempuan bernama asli Karin Novilda ini sembari mengunggah foto surat kecaman dari (Pewarta Foto Indonesia) PFI pada Senin, 20 Juli 2020.

awkarin dan anji© Photo: twitter/awkarin

Selang beberapa lama, Anji akhirnya membalas cuitan kekasih Sabina Tama, putra Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama ini. Lewat akun @duniamanji, dia menuliskan satu kalimat yang dianggap menyinggung masa lalu Awkarin.

Terima kasih perhatiannya, Mbak Karin yang (sekarang) baik,” cuit Anji.

Tak terima dengan cuitan Anji, Awkarin membalas dan menyinggung sikap Anji yang menyerang masa lalunya.

Wih Mas Anji, pake kartu ‘bahas-bahas masa lalu’, nih. Okedeh, Mas Anji yang (selalu) baik,” balas Awkarin.

Tidak selesai sampai di situ, Awkarin juga menyinggung Anji dengan menampilkan foto yang berisi imbauan Anji untuk tidak menyerang hal lain kecuali argumen ketika berdebat.

Kalau mau debat, serang argumennya ya Mas Anji, bukan hal lainnya,” singgung Awkarin.

Selain Awkarin, warganet juga dibuat geram oleh cuitan Anji tersebut. Mereka menyayangkan sikap Anji yang terkesan menyerang personal Awkarin.

Orang kalau terpojok memang cenderung menyerang lawannya dengan cara apapun sih, termasuk bawa-bawa masa lalu,” tulis @risaays.

 

Beri Komentar