Fitri Carlina Dan Suami (Foto : Agus Apriyanto/Kapanlagi.com)
Dream - Fitri Carlina mengaku shock saat pertama kali mendengar berita pesawat Lion Air JT610 jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin, 29 Oktober 2018. Kejadian itu seolah jadi jawaban dari mimpi buruk yang dialami Fitri.
Sebelum tragedi nahas itu, Fitri mengaku sempat mendapatkan firasat serta mimpi jika suaminya yang berprofesi sebagai pilot mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.
(Baca: Firasat Fitri Carlina Sebelum Lion Air Jatuh Bikin Merinding)
" Lihat grup Whatsapp buka hanphone ternyata ada kecelakaan seperti itu, shock. Tadi aku benar-benar sampai pusing, nangis, shock berat," kata Fitri Carlina, dikutip dari channel Youtube Trans7 Official, Kamis 1 November 2018.

Foto : @fitricarlina
Sejak memutuskan menikahi Hendra yang berprofesi sebagai pilot, Fitri memang selalu dihantui kecemasan. Tapi perasaan itu lambat laun mulai bisa dikendalikan setelah Fitri memutuskan menyerahkan takdir kepada Allah SWT.
Dan dia selalu berpesan kepada suami untuk mengutamakan keselamatan penumpang.
" Kalau khawatir dan cemas itu pasti. Cuman kalau udah tugasnya suami seperti itu ya sudah rutinitas sehari-hari ya hanya bisa menyerahkan kepada Allah. Ya ikhlas berdoa dan pasrah," ucap Fitri.
Untuk itu, pelantun tembang ABG Tua ini selalu mengingatkan sang suami akan keselamatannya dan seluruh penumpang.
" Yang penting aku selalu bilang ke mas Hendra, safety nomor satu," ucapnya.
Dream - Hendra Sumendap mengakui pernah mengalami kejadian mengerikan saat membawa 135 penumpang. Diakui Hendra saat itu sirip pesawat yang dia bawa salah satunya tidak berfungsi.
" Dulu saya pernah ngalami saat take off sirip pendaratannya itu tidak bisa dinaikin. Jadi kita harus kembali mendarat di Bandara Soekrno Hatta waktu itu, dengan 135 penumpang," kata Hendra.
Saat itu, ingin memberikan keselamatan kepada penumpang, meski Hendra sempat berputar-putar diatas sebelum akhirnya mendarat kembali dengan selamat.

" Kita muter-muter dulu berusaha membetulkan apa dan permasalahan seperti apa. Setelah tidak bisa dibetulkan kita kembali mendarat di Bandara Soekarno Hatta, dikit kelebihan berat," ucapnya.
Menurut Hendra, pesawat itu memiliki keamanan luar biasa. Bahkan kata dia keamanan pasawat setiap hari selalu di cek sebelum diterbangkan.
" Pesawat itu paling safety, setiap landing diperiksa, setiap hari diperiksa, setiap minggu diperiksa, setiap 100 jam, 500 jam, 1000 jam diperiksa, itu lho," tuturnya.
Namun menurut Fitri tragedi yang menimpa Lion Air JT610 terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat itu sudah takdir yang diberikan Allah SWT.

" Tapi mungkin ini sudah takdir ya. Mungkin semuanya sudah melakukan pencegahan dari pihak tekhnik," kata dia.
" Semuanya sudah melakukan pencegahan yang terbaik tapi yang namanya takdir itu kan ya tidak bisa dihindari," imbuhnya.
Ini video rekaman wawancara Fitri seperti dikutip dari Youtube Transtv: