Rilis Single Ruang Bahagia, Curhat Influencer Hanggini Jalani Hubungan Posesif

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 24 September 2020 06:23
Rilis Single Ruang Bahagia, Curhat Influencer Hanggini Jalani Hubungan Posesif
Kamu pernah mengalami ke-posesif-an?

Dream – Buat para pengguna Instagram, pasti sudah nggak asing lagi dengan akun @hanggini. Dara manis bernama lengkap Hanggini Purinda Retto sudah dikenal masyarakat Indonesia sebagai entertainer muda berbakat mulai dari bintang sinetron, model iklan, presenter, influencer sekaligus YouTuber.

Selain berkecimpung di dunia kecantikan dan film, belakangan ini Hanggini aktif di bidang tarik suara. Jeha, sapaan akrabnya, diketahui sudah merilis dua single lagu turut yang berjudul “ Lebih Darinya” dan “ Kau Bintang”.

Di 2020,  Hanggini kembali hadir dengan single terbarunya yang berjudul “ Ruang Bahagia” di bawah naungan label rekaman Rans Music.

1 dari 4 halaman

Curahan hatinya

Hanggini© Hanggini

Lagu bergenre Pop ini bercerita tentang hubungan percintaan yang posesif, dan diciptakan sendiri oleh Hanggini dibantu pasangan musisi handal Dimas Wibisana serta Bianca Nelwan.

“ Mungkin tiap orang yang mendengarkan lagu ini akan punya persepsinya masing-masing. Tapi sejujurnya sih lagu ini tentang seseorang yang merasa hidupnya terlalu di posesif-in pasangan dan terlalu terjebak dengan kata-kata cinta,” ungkap Jeha lewat keterangannya pada Jumat, 18 September 2020 kemarin.

“ Karena saat kita berada di suatu hubungan yang posesif, jadi merasanya enggak terlalu bebas untuk melakukan hal apapun. Merasa dikekang, sampai merasa (seperti) gue nih pantas enggak sih untuk punya ruang kebahagiaan gue sendiri, atau gue harus mengikuti apa yang orang lain bilang terus, atau gue harus terus terpenjara dengan kata-kata dan perasaan cinta ini,” cerita tentang isi hatinya di lagu ini.

2 dari 4 halaman

Melodi tidak sedih

Di kesempatan ini, Jeha cerita bahwa lagu “ Ruang Bahagia” ini sebenarnya sudah ada dari awal 2019 lalu, saat dirinya sedang melakukan proses rekaman single keduanya dan berawal ketika wanita berambut panjang ini mencurahkan isi hatinya pada Dimas Wibisana dan Bianca Nelwan.

“ Jadi aku bilang sama Kak Bianca dan Kak Dimas kalau curhatan aku ini ingin aku tuangkan menjadi sebuah lagu. Dan proses buat lagu ini cepet banget kok, kayak sambil curhat aja. Mungkin cuma sekitar 30 menit sudah jadi sampai bagian Reff. Dan aku akhirnya memutuskan bahwa lagu ini jadi single aku berikutnya,” katanya antusias.

Walau berasal dari sebuah curhatan isi hati tapi Hanggini memilih untuk tidak menyampaikan lirik demi liriknya dengan melodi yang sedih.

Aransemen musik yang manis dan permainan melodi yang indah dari gitar akustik sang Music Arranger, Dimas Wibisana terdengar fresh dan terasa pas dengan karakter suara Hanggini yang jujur dan adem di telinga.

 

3 dari 4 halaman

Diproses di tengah pandemi

Hanggini© Hanggini

Meski proses pengerjaan lagu ini sempat tertunda cukup lama ditambah adanya pandemi, namun Hanggini mengatakan penyelesaian proses rekaman berjalan lancar.

“ Ini sempat ada kesulitan sih karena saat itu udah mau take vocal di studio ternyata kondisi badanku lagi enggak bersahabat. Tenggorokan ku radang dan mulai batuk-batuk, jadinya batal,” cerita Jeha mengenang.

“ Lalu take vocal yang ke-2 itu udah di masa pandemi, saat itu asam lambung aku yang lagi bermasalah. Wah itu berat banget sih, karena aku bersendawa terus kan. Kemudian proses Workshop juga cuma bisa via video conference. Walaupun begitu, aku bisa menyelesaikan proses rekamannya dengan lancar,” tambahnya.

 

4 dari 4 halaman

Senang dan menikmati prosesnya

Hanggini© Hanggini

Bagi cewek kelahiran 21 September 1999 ini musik merupakan kebahagiaannya di mana ia sangat senang dan menikmati dalam menjalani kariernya. Walau kondisi pandemi,  Hanggini tetap komitmen mengeluarkan karya baru untuk para penikmat musik Indonesia.

“ Memang kondisi sekarang sedang serba sulit yah, Tapi semoga lagu ini bisa memberi semangat tersendiri, semoga yang mendengarkan bisa menikmati lagu ini, dan bisa merasakan perasaan yang aku tuangkan di lagu ini,” tutup Jeha.

Beri Komentar