Kolaborasi Musisi Tanah Air untuk Selamatkan Orang Utan

Reporter : Dwi Ratih
Senin, 27 September 2021 06:12
Kolaborasi Musisi Tanah Air untuk Selamatkan Orang Utan
Musisi Tanah Air Berkolaborasi untuk Selamatkan Orangutan

Dream – Orang utan merupakan salah satu jenis kera besar yang hidup di hutan tropis Indonesia, khususnya di Pulau Kalimantan dan Sumatera.

Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) telah mengeluarkan status populasi terancam kritis atau biasa disebut critically endangered (CR) untuk Orangutan Sumatera. Artinya, kondisi flora dan fauna tersebut menghadapi risiko kepunahan yang sangat tinggi di alam liar.

Andy F Noya, Founder Yayasan Benih Baik Indonesia, menjelaskan, kondisi orang utan yang tersisa hingga hari ini sangat mengenaskan. Ditambah dengan rumah bagi para primata yang semakin hari kian sempit akibat eksploitasi hutan oleh perusahaan-perusahaan sawit.

“ Ada orangutan yang menggendong anaknya dalam kondisi banyak sekali peluru di tubuhnya, bahkan ratusan. Ini menunjukkan betapa manusia biadab memperlakukan orang utan yang di beberapa negara kita dilihat sebagai karunia Tuhan yang luar biasa. Tapi di sini, diperlakukan secara semena-mena,” kata Andy dalam peluncuran Music for Adventure, Jumat 24 September 2021.

Music for Adventure© Dream.co.id/Elyzabeth Yulivia

1 dari 3 halaman

Sederet pemusik Tanah Air

Turut menjaga kelestarian orang utan, Eiger Adventure sebagai brand penyedia perlengkapan kegiatan luar ruang untuk iklim tropis, meluncurkan album kompilasi musik bertajuk Music for Adventure.

Album musik ini merupakan hasil kolaborasi para musisi Tanah Air, yakni Iwan Fals, Endank Soekamti, Fourtwnty, Fiersa Besari, Alffy Rev, Navicula, dan lima musisi hasil audisi.

Music for Adventure© Dream.co.id/Elyzabeth Yulivia

Menciptakan karya lagu yang bertemakan petualangan dan lingkungan, nantinya seluruh hasil keuntungan penjualan album akan didonasikan untuk misi konservasi orang utan di Indonesia.

“ Ini movement yang luar biasa ya, di mana live cycling-nya itu jelas. Musisi mengambil sesuatu dari alam lalu membuat karya yang dikembalikan lagi ke alam,” ujar Erix Soekamti, Produser dan Founder Beli Album Fisik (BAF).

2 dari 3 halaman

Hasil penjualan akan didonasikan

Erix menjelaskan, proses pembuatan album ini sangat unik karena pencarian inspirasi, penulisan lagu hingga rekaman suaranya dilakukan secara outdoor agar semakin dekat dengan alam.

Dijual seharga Rp499 ribu, album ini datangan dengan CD 12 lagu, DVD yang memuat proses kreatif di balik pembuatan lagu, sertifikat, benih tanaman, photocard, photobook, kaus, masker eksklusif, serta perlengkapan makan berbahan kayu.

Music for Adventure© Dream.co.id/Elyzabeth Yulivia

Sebanyak 100% hasil penjualan akan disumbangkan melalui Benihbaik.com sebagai wadah penyalur donasi kepada Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

3 dari 3 halaman

Kenang-kenangan untuk Eigerian

Music for Adventure© Dream.co.id/Elyzabeth Yulivia

General Manager Marketing Eiger Adventure, Riadi Suwarno berharap, album kompilasi ini bisa menjadi kenang-kenangan bagi Eigerian dan penikmat musik.

“ Karena kami yakin, alam dan musik merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Inilah salah satu cara kami dalam mengambil peran untuk menyatukan dan mengingatkan kita semua, yaitu melalui musik,” tutup Riadi.

Laporan: Elyzabeth Yulivia

Beri Komentar