© MEN
Dream - Nia Ramadhani masih ingat cibiran banyak orang saat awal menikah dengan Ardi Bakrie. Dia dicap sebagai wanita matre karena menikah dengan Ardi.
" Gue waktu pertama awal-awal nikah sama Ardi kan orang orang ngomongin, 'Ah itu Nia matre, duitnya doang'," kata Nia, dikutip dari tayangan Nyonya Bos.
Nia sempat kesal dengan tudingan itu. Sebab, saat menikah dengan Ardi, Nia merupakan artis papan atas dengan penghasilan yang lumayan.
" Itu awal-awal gue kayak kenapa sih, orang gue juga punya duit. Gue mikir kenapa ke situ ya?" ucap Nia.
Namun, saat itu Nia tidak bertindak apa-apa. Akhirnya dia sadar seharusnya kala itu membalikkan cibiran itu. Dia merasa dipilih oleh Ardi karena punya sesutau yang tak dimiliki wanita lain.
" Harusnya kalau sekarang pengen bilang ke orang-orang, 'kenapa kata ini orang punya duit pilih gue bukan lo'. Artinya kan aku punya sesuatu yang orang lain enggak punya, ya cari aja sendiri di diri lo kelebihannya," imbuh Nia.
Dream - Nia Ramadhani membereskan baju-baju dan tas-tas milik putrinya, Mikhayla Zalindra Bakrie. Istri Ardi Bakrie itu mengeluarkan barang-barang tak terpakai milik Mikhayla dari lemari.
Saat membereskan baju-baju itu, Nia disarankan oleh sang asisten untuk membuat giveaway dengan barang-barang Mikhayla itu.
" Ini buat apa?" tanya asisten Nia Ramadhani, Theresa Wienathan.

" Giveaway, kasih ke orang..." ujar asisten Nia Ramadhani lainnya.
Mendengar usulan itu, Nia Ramadhani sempat tak setuju karena barang bekas. " Masa giveaway, barang bekas coy...." ujar Nia Ramadhani.
Asistenya mengatakan jika banyak netizen yang mau dengan barang bekas Mikhayla maupun Nia Ramadhani. Ia pun akhirnya berniat memberikan barang-barang itu ke orang yang membutuhkan.

" Ya kan bekas dari Nia Ramadhani," tambah asisten lainnya.
" Iya tahu, banyak tahu yang mau giveaway dari Nia Ramadhani. Pasti banyak orang yang senang," tambah Theresa Wienathan.
Nia Ramadhani akhirnya mau membuat giveway barang-barang putrinya itu. " Nih juga kasih orang juga, kali aja ada yang mau. Yuk mau yuk mau yuk," kata Nia Ramadhani.
Sumber : YouTube.com
Dream - Nia Ramadhani menceritakan pengalaman tak terlupakan saat kado ulang tahun untuk ayah mertuanya, Aburizal Bakrie, dikembalikan. Bukannya tidak suka dengan hadiah tersebut, kado itu ternyata 'ditolak' karena alasan yang baru diketahuinya.
Menurut Nia dia lupa memberikan kartu ucapan pada kado tersebut. Alhasil, sang mertua yang bekas politisi dan salah satu pengusaha kaya itu terpaksa mengembalikan hadiah pemberitannya.
" Dia (Aburizal Bakrio) bilang 'nggak mau, kapan-kapan ntar kasih kalau ada kartunya," kata Nia Ramadhani dikutip Dream dari acara Nyonya Boss Trans TV, Rabu 2 Desember 2020.
© © Nia Ramadhani
Selama ini, ujar Nia, sang suami, Ardie Bakrie, sebetulnya selalu mengingatkannya jika ayahnya selalu menanyakan kartu ucapan saat menerima kado ultah. Namun saat itu, mantan pemain sinetron itu mengaku lupa.
" Dia (Aburizal Bakrie) nggak mau kalau nggak ada kartu. (Kalau nggak ada) ucapannya dia nggak mau."
Pengembalian kado oleh sang metua tentu saja mengejutkan Nia. Ia tak menyangka jika ayah mertuanya memang selalu ingin setiap kado yang diterima saat ulang tahun diisi kartu ucapan.
" Untuk pertama kalinya gue waktu itu beberapa tahun lalu. Hah dibalikin lagi (kadonya) karena harus ada kartunya dengan tulisan. jadi itu yang mereka lakukan," kata Nia Ramdhani.
" Sebenarnya itu yang seharunya kita perlu. Misalkan tahu kalau we are matter loh," imbuh Nia.
(Sah, Sumber : youtube.com)
Dream - Nia Ramadhani dikenal sebagai artis yang hidup bergelimang harta. Maklum, selama ini dia kerap tampil glamor, apalagi setelah menikah dengan Ardi Bakrie.
Namun Nia Ramadhani mengaku kehidupannya saat masih duduk di bangku SMP tak seberuntung sekarang. Nia mengaku sempat kesulitan pergi ke sekolah karena harus naik angkot.
" Bukan mama mau ngajarin mandiri. Lama-lama sampe di tahap nyokap udah males nganterin atau apa, jadi kita naik angkutan umum," kata Nia Ramadhani.
Menurut Nia, jarak rumahnya di Cinere dengan sekolahan di Pondok Indah lumayan jauh. Dia bahkan harus ganti tiga angkot untuk tiba di sekolah.
" Lo tahu enggak perjalanan dari rumah gue , rumah di Cinere mau nimba ilmu segitu kerasnya lo tahu enggak gue naik angkot nomor 61, naik angkot D02 sampe situ ada metromini atau kopaja dari situ sampe bunderan Pondok Indah berenti jalan sendiri. Dari bunderan lumayan jauh ke sekolah," ucap Nia.
Bagi Nia, keadaan susah yang pernah dia alami bisa berubaha menjadi kehidupannya yang seperti sekarang.
Nia pun berpesan kepada orang-orang yang punya pengalaman yang sama tidak berputus asa. Karena suatu hari nanti hidup pasti berubah.
" Buat kalian teman teman yang sekarang lagi ngerasain apa yang aku rasain dulu tenang aja, santai aja kita enggak selalu disitu, ya tergantung ya jalnin aja terus, usaha terus," ungkap Nia.