Adik Kriss Hatta Menangis Namanya Dikaitkan dalam Isu Pramugari Garuda

Reporter : Amrikh Palupi
Rabu, 11 Desember 2019 09:36
Adik Kriss Hatta Menangis Namanya Dikaitkan dalam Isu Pramugari Garuda
Cyndyana Lorens membantah namanya termasuk salah satu oknum pramugari dalam tuduhan skandal direksi Garuda.

Dream - Adik kandung aktor Kriss Hatta, Cyndyana Lorens menangis saat mengetahui namanya mendadak dikaitkan dengan kasus direksi PT Garuda Indonesia Tbk. Lewat unggahan instastory Instagram, Lorens yang berprofesi sebagai pramugari membantah tudingan tersebut sekaligus membongkar masa kelam perjalanan kariernya.

Cerita ini berawal kala akun Twitter @digeeembok menyebutkan sejumlah oknum pramugari maskapai penerbangan nasional tersebut yang tersangkut dalam kasus direksi Garuda Indonesia. Di antara beberapa nama pramugari, akun tersebut menyebut nama Lorens.

Meski tak menyebutkan spesifik nama Lorens yang dimaksud, netizen banyak yang mengaitkan sosok pramugari tersebut dengan Cyndyana Lorens. Lewat Instagram, pramugari yang masih berstatus pegawai kontrak ini membantah tuduhan tersebut. 

 

 digembok

Cyndyana merasa tuduhan tersebut telah menyudutkan nama baiknya karena berbanding terbalik dengan cobaannya selama menjadi seorang pramugari.

Menurut Cyndyana, dia selama ini tidak pernah mendapatkan perlakuan spesial selama jadi pramugari kontrak di Garuda. Sebaliknya, dia mengaku menjadi korban dari kebijakan perusahaan.

" Banyak hal terjadi sama saya di tahun ini. Saya korban grounded/diskors tidak terbang selama 6 bulan hanya karena aktivitas media sosial. Hal berikutnya, saya adalah satu-satunya PWKT (pegawai kontrak) yang dimutasi ke Makassar," kata dia.

Terkait pemindahan tersebut, Cyndyana mengatakan jika dia dimutasi sendiri tanpa ditemani kawan-kawannya. Dan keputusan itu muncul 6 hari sebelum dia dinyatakan terkena mutasi.

" Saya pun diberitahu terkait kepindahan di H-6, seperti memindahkan anak ayam. Sedangkan pegawai lain biasanya diberitahu 1 bulan sebelumnya," imbuhnya.

1 dari 5 halaman

Nama Baik Keluarga Tercoreng

Selama ini, lanjut Cyndyana, dia berusaha untuk patuh dengan perintah apapun dari perushaaan. Termasuk dengan perbuatan yang dianggapnya dzolim tersebut.

Namun saat namanya dikaitkan sebagai salah satu oknum pramugari Garuda, Cyndyana menegaskan takkan tinggal diam.

" Untuk semua mbak/mas, selama ini saya selalu diam setiap diterpa gosip dan dizolimi. Saya juga selalu berusaha menjaga nama baik perusahaan. Namun kali ini saya merasa perlu membuka suara. Karena tidak selamanya diam itu emas. Kadang kita perlu mengklarifikasi,' ucapnya.

 cyndy adik kriss Hatta

Cyndyana merasa tuduhan yang beredar di sosial media tak hanya mencemarkan nama baiknya tapi juga keluarga.

" Demi menjaga nama baik saya dan keluarga, maka saya harus melakukan klarifikasi ini," tuturnya.

 

2 dari 5 halaman

Bawa ke Ranah Hukum

Tidak cukup sampai disitu, Cyndyana juga mengancam akan menempuh jalur hukum jika namanya terus dikaitkan dengan cuitan akun @digeeembok.

 Cyndyana Lorens

Foto :  @cyndyanalorens

" Bahkan apabila perlu, saya akan bawa ini ke pihak yang berwajib. Karena akun tersebut sudah menyebarkan fitnah dan mencoreng nama baik profesi kami," imbuh Cyndyana Lorens.

3 dari 5 halaman

Sidang Kasus Penganiayaan, Kriss Hatta Sindir Uang Damai Rp150 Juta

Dream - Kriss Hatta mengaku ikhlas menjalani proses persidangan kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan Anthony Hilenaar. Sebelumnya Kriss diketahui telah membayar uang damai senilai Rp 150 juta.

" Nggak kok, Nggak nyesel. mungkin saya yang lebih mampu," ujar Kriss Hatta saat menjalani sidang perdagangan di Pengadilan Negeri, Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2019.

Menurut Kriss uang damai itu semula diberikan agar kasus hukum yang dilaporkan oleh Anthony bisa dicabut. Kala itu, Kriss juga menilai tindakan itu merupakan salah satu cara yang tepat.

Namun harapan tersebut tak sesuai kenyataan. Kriss masih harus menjalani persidangan dari kasus penganiayaan di malam hari tersebut. 

" Itu salah satu iktikad baik saya dengan keluarga sudah ditempuh dengan adanya perdamaian," katanya.

Kini Kriss hanya bisa berharap uang ratusan juta yang diberikannya bisa dipergunakan dengan baik oleh Anthony. 

" Uang nominal Rp 150 juta, ya saya berharap uang itu berguna buat keluarga pelapor," imbuhnya.(Sah)

4 dari 5 halaman

Kriss Hatta Punya Bukti Keterlibatan Mantan Kekasih dalam Kasusnya

Dream - Kriss Hatta curiga ada campur tangan wanita berinisial H dalam kasus penganiayaan yang menyeretnya ke meja hijau. Dia mengaku punya bukti pertemuan antara sang pelapor, Anthony Hilenaar, dengan wanita yang pernah dekat dengannya itu.

" Soalnya pelapor dengan dia (H) ada pertemuan ya dan kita ada pembuktian," ujar Kriss Hatta di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu 9 Oktober 2019.

Kriss Hatta merasa permasalahannya dengan Anthony dibesar-besarkan. Menurut dia, pemukulan yang ia lakukan kepada Anthony merupakan kejadian biasa saja. " Ini kan cuma kasus sepele ya yang dibesar besarkan."

" Kecuali kasus besar seperti pembunuhan berencana, pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Atau ini kasus penipuan Rp100 miliar. Ini kan beda, ini masalah perkelahian sesama lelaki," imbuhnya.

Dia yakin masalah ini sampai ke pengadilan karena ada keterkaitan dengan kasus lamanya dengan wanita inisial H tersebut.

" Ini tuh kasus lama pada 6 maret 2019 gue kira kasus 351 ayat 1 harusnya tidak nunggu tiga bulan dan ini konteksnya berantem bukan penganiayaan. Dan gue yakin ada beberapa orang yang engak suka gue," ujarnya.

Dalam kasus ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Kriss Hatta dengan Pasal 351 ayat 1 KUHP. Dia terancam hukuman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

5 dari 5 halaman

Kasus Penganiayaan, Kriss Hatta Divonis 5 Bulan Penjara

Dream - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis penjara selama 5 bulan kepada Kriss Hatta. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan penganiayaan.

" Menjatuhkan pidana kurungan lima bulan," demikian amar putusan Majelis Hakim yang dibacakan dalam sidang pada Selasa 10 Desember 2019. 

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa yaitu kurungan selama 10 bulan. Selain itu, vonis itu dikurangi dengan masa tahanan yang telah dijalani Kriss. 

Sehingga, Kriss akan bebas akhir bulan ini. Dia pun sudah tak sabar lagi untuk menghirup udara bebas.

" Tanggal 24 atau 25 Desember nanti tepat saya lima bulan. Jadi tinggal 10 hari lagi,” ujar Kriss usai persidangan.

Sebelumnya, Kriss terjerat kasus penganiayaan lantaran memukul Anthony Hillear di salah satu club di Jakarta. Tak terima atas perlakuan Kriss, Anthony melaporkan pemukulan yang dia alami ke pihak yang berwajib.

Beri Komentar
Bikin Geleng-geleng Kepala, 3 Mobil Ini Sukses Terjang Banjir