Gelagat Tak Biasa Istri Ifan Seventeen, Dylan Sahara Sebelum Meninggal

Reporter : Nur Ulfa
Sabtu, 29 Desember 2018 09:01
Gelagat Tak Biasa Istri Ifan Seventeen, Dylan Sahara Sebelum Meninggal
Ifan merasa permintaan sang Dylan Sahara sebelum manggung tak pernah dilakukannya selama ini.

Dream - Ifan Seventeen menyambut tahun 2019 dengan penuh duka. Kehilangan tiga personil Seventeen, kesedihan Ifan semakin mendalam setelah sang istri, Dylan Sahara, ikut menjadi korban terjangan tsunami Anyer pada 22 Desember 2018 lalu. 

Berusaha tegar dengan garis nasib yang dijalaninya, pria bernama asli Riefian Fajarsyah itu mencoba menceritakan detik-detik pertemuan terakhirnya saat diwawancara stasiun televisi TVOne baru-baru ini. 

Menurut Ifan, Dylan di hari jelang kepergiannya memang menunjukan galagat yang tak biasa. Sang istri tiba-tiba sangat manja saat dia akan manggung di acara Family Gathering unit bisnis PLN di Tanjung Lesung, Anyer, Banten, hari itu. 

Dylan lanjut Ifan, meminta dipangku padahal masih ada kursi kosong yang disediakan di belakang panggung. 

“ Tiba-tiba nyamperin aja ke belakang panggung. Padahal dia orangnya enggak pernah kayak gitu,” kata Ifan.

 

1 dari 4 halaman

Pelukan Terakhir Sang Istri

Ternyata gelagat tak biasa Dylan tak berhenti disitu. Setelah minta dipangku, kata Ifan, Dylan juga minta dipeluk padahal saat itu dia harus bergegeras naik ke panggung.

Kelakuan Dylan tersebut dianggap tak biasa karena selama ini wanita asal Ponorogo itu dikenal sebagai pribadi periang dan tak suka merepotkan orang lain. 

“ Paling dia suka cari makan aja, eh tiba-tiba dia nyamperin ke belakang panggung minta pangku, terus minta peluk," ujarnya.

Satu hal tak lazim lain yang dilihat Ifan dari Dylan sesaat sebelum tsunami Anyer menerjang adalah sang istri meminta dicium. Namun Ifan tak bisa memenuhi permintaan tersebut.

Ifan berjanji akan mencium Dylan usai manggung. Namun kini kata Ifan, janjinya justru tak ditepati. Dylan sudah  meninggal dunia akibat tersapu tsunami.

“ Ya gitulah aku nyiumnya nggak kena, karena aku ngeledekin. Nanti aku ciumnya abis manggung. Ya Allah, kan beda lagi ceritanya kalau aku tahu ya (istri mau meninggal)," tutur Iran sambil meneteskan air mata.(Sah)

2 dari 4 halaman

Terungkap, Hal Pilu yang Dipendam Ifan Seventeen Usai Dylan Sahara Berpulang

Dream - Wajah Ifan Seventeen selama ini terlihat tegar menerima kepergian sang istri, Dylan Sahara, dan tiga personil bandnya. Orang-orang terdekat pria bernama lengkap Riefian Fajarsyah ini berpulang setelah tak bisa menyelematkan diri dari terjangan tsunami Banten pada Sabtu malam, 22 Desember 2018.

Di balik ketegaran Ifan, saudara kembarnya, Riedhan Fajarsyah mengungkapkan kabar mengejutkan.

Riedhan mengatakan Ifan sebetulnya sangat terpukul dengan musibah yang dialaminya. Namun dia berusaha tidak menunjukan kesedihannya di depan publik.

“ Pasti terpukul lah. Tapi Ifan itu di keluarga adalah sosok yg paling tegar. Itu dari dulu,” kata Riedhan saat ditemui Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, baru-baru ini. 

Sebagai anak kembar dan sangat mengenal karakter saudaranya, Riedhan merasakan apa yang dialami Ifan.  Jika bersedih seperti saat ini, Lanjut Riedhan, Ifan cenderung tak mau terlihat lemah.

“ Mungkin kalau di depan orang-orang dia bisa kuat. Cuma di depan saya, depan mama, dia cerita gak kuat sendiri,” ujarnya.

Disinggung perihal Ifan yang masih bisa tersenyum di hadapan publik meski musibah berat menderanya, Riedhan mengatakan, saudara kembarnya memang memiliki sifat ramah. 

“ Saya nggak pernah lihat dia marah. Yang selalu saya lihat itu senyum. Jarang saya, bahkan nggak pernah dengar kata-kata yang keluar dari dia itu menyakitkan hati orang lain. Orang yang sangat baik ya,” imbuhnya.(Sah)

 

 

3 dari 4 halaman

2 Jam Terapung di Tengah Laut

Dream - Ifan Seventeen tak berhenti melantunkan sholawat saat tubuhnya terombang-ambing di laut usai tsunami Banten perlahan-lahan mulai mereda. Pria bernama Riefian Fajarsyah itu menjadi satu-satunya personil Seventeen yang selamat saat tsunami menerjang Pantai Tanjung Lesung, Sabtu malam 22 Desember 2018.

Perjuangan Ifan bertahan hidup dari amuk tsunami Banten itu tak mudah. Suami Dylan Sahara itu sempat pasrah dengan nasibnya saat berusaha bertahan dua jam di lautan.

" Pakai kotak kecil gitu berempat 2 jam lebih, itu mikir ga mungkin hidup," kenang Ifan seperti dikutip Dream dari tayangan cumicumi, Kamis, 27 desember 2018.

Selama 2 jam terombang ambing diatas laut, Ifan mengaku sempat muntah-muntah melihat banyak jasad bergelimpangan.

 

4 dari 4 halaman

Pasrah dan Terus Bersholawat

Semangat Ifan untuk bertahan hidup sempat memudar saat dia melihat daratan sudah semakin menjauh dari lokasinya. Dia pun sudah ikhlas jika harus meninggal di hari tersebut.

" (Mau) menyeberang, badan sudah berat karena banyak keminum. Kalau mati ya mati," ujarnya.

Tak putus asa, Ifan tak henti-hentinya terus bershalawat agar tetap hidup. dan terbukti hingga saat ini Ifan masih tetap hidup, meski ditinggaloleh 3 rekannya dan istrinya Dylan Sahara.

" Allah masih ngasih jalan. Selawat deh aku, selawat terus enggak berhenti," paparnya.

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie