Hanung Bramantyo Nangis di Depan Pemain Bumi Manusia, Kenapa?

Reporter : Nur Ulfa
Kamis, 20 Juni 2019 19:27
Hanung Bramantyo Nangis di Depan Pemain Bumi Manusia, Kenapa?
Ini Kata Hanung Bramantyo

Dream - Hanung Bramantyo tidak bisa membendung perasaannya saat menceritakan proses penggarapan film Bumi Manusia. Film ini diambil dari novel terkenal dengan judul yang sama karangan Pramoedya Ananta Toer.

Hanung sampai menangis di hadapan para pemain seperti Iqbaal Ramadan, Mawar De Jongh. Dia merasa terharu bisa menuangkan karya sastra tersohor itu ke layar sinema.

" Di umur 17 tahun saya baca novel ini diam-diam karena takut ditangkap Polisi. Sekarang saya bersyukur kalian menyambut baik ini dan saya terima kasih kepada Iqbaal dan Mawar," kata Hanung di Epicentrum, Jakarta, Rabu 19 Juni 2019.

Bagi Hanung, menggarap Bumi Manusia merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Dia masih tidang menyangka mendapat kepercayaan untuk membuat film tersebut. 

 Bumi Manusia

" Ini kebahagiaan Pak Pram, saya hanya orang beruntung yang bisa diberikan tanggung jawab," ucap Hanung.

Tak hanya itu, Hanung juga terharu mengingat perjuangan Pram dalam menulis Bumi Manusia. Meski dalam penahanan di Pulau Buru dan menjalani hidup dengan segala keterbatasan, Pram tetap bisa menghasilkan karya terbaik.

" Saya bayangin Pak Pram di sini, karena saat menuliis buku ini berada di penjara dan dia meneteskan air mata dan juga keringat," ujarnya.

1 dari 5 halaman

Cerita Hanung Ditertawakan Pram Saat Ingin Garap Bumi Manusia

Dream - Hanung Bramatyo dipercaya Falcon Pictures untuk menjadi sutradara film Bumi Manusia yang diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer dengan judul yang sama.

Bagi Hanung, menjadi sutradara film ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Saat itu, kata Hanung, dia membaca novel Bumi Manusia dua kali saat Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga kuliah.

Setelah membacanya, dia ingin mengangkat novel itu ke dalam film. " Saya dua kali membaca itu pada waktu itu kemudian saya bermimpi saya ingin memfilmkan, karena saya waktu itu udah kuliah di IKJ," kata Hanung di Desa Gamplong, Sleman, Yogyakarta, Kamis 24 Mei 2018.

 para pemain Bumi Manusia

Foto : Nur Ulfa/ Dream.co.id

Saat itu pula dia mendatangi Pramudya untuk menyampaikan keinginannya. Namun sayang, keinginan Hanung pada saat itu ditolak mentah-mentah oleh Pramoedya karena suami Zaskia Adya Mecca ini masih duduk di bangku kuliah.

" Saya datang ke tempatnya Pak Pram dalam rangka masih dalam posisi saya masih mahasiswa, saya bilang ke Pak Pram saya mau memfilmkan novel itu. Pak Pram malah ketawa ngelihat mahasiswa yang lugu gini. Kemudian dia bilang Bumi Manusia udah ditawar sama Hollywood," ucapnya.

 para pemain Bumi Manusia

Foto : Nur Ulfa/ Dream.co.id

Hingga akhirnya, pada 2018 Hanung dipercaya Falcon untuk menggarap film ini. Dan Hanung merasa beruntung keinginan dan impiannya akhirnya terwujud.

" Ya namanya impian bisa aja kandas, saya enggak tahu kenapa saya tidak pernah berhasrat berobsesi membuat suatu film Bumi Manusia, karena menurut saya itu novel yang masterpiece, luar biasa," kata Hanung.

" Akhirnya kemudian saat saya main ke Falcon, tiba-tiba ditawarin sama Pak Naven, mau enggak Bumi Manusia, Ya siapa sih yang enggak mau, buat saya itu mimpi jadi kenyataan," imbuhnya.

2 dari 5 halaman

Alasan Hanung Bramantyo Pilih Iqbaal di `Bumi Manusia`

Dream - Hanung Bramantyo memiliki alasan memilih Iqbaal Ramadhan menjadi peran utama Minke di `Bumi Manusia`. Film yang didaptasi lewat novel kenamaan dengan judul sama karya Pramoedya Ananta Toer.

" Pertama tertulis dalam jelas, Minke umur 20 dan Anelis umur 17. Jadi memang anak-anak muda," kata Hanung saat di Desa Gamplong Sleman Yogyakarta, Kamis malam 24 Mei 2018.

Menurut Hanung, karakter Minke tak beda jauh dengan karakter asli Iqbaal. Meski berlatar tahun 1908, namun karakter Minke sendiri seperti menggambarkan karakter anak muda zaman sekarang.

 para pemain Bumi Manusia

Foto : Nur Ulfa/Dream.co.id

" Pada saat itu Eropa kemajuannya luar biasa. Baik teknologi dan fashion, itu yang dilawan oleh Minke. Itu persis sama anak milenial itu. Menjadi global yang diidam-idamkan saat ini. Saya tidak perlu kasih buku tebal ke Iqbaal, tinggal pakaikan baju adat yah jadilah Minke," katanya.

Sedangkan Iqbaal menyadari, sedikit banyak karakter Minke hampir sama dengan kehidupannya saat ini. Pria 18 tahun ini pun bangga bisa memerankan tokoh Minke pemeran utama dalam Bumi Manusia ini.

" Aku sekolah di tempat di mana ada anak-anak dari 90 negara. Bagaimana caranya aku harus tetap membawa nama baik Indonesia itu sendiri. Karakter Minke adalah tentang keberanian, sosok yang kharismatik, berani mengemukakan pendapatnya, berani melawan saat diperlakukan tidak adil," tutur Iqbaal.

 para pemain Bumi Manusia

Foto : Nur Ulfa/Dream.co.id

Film Bumi Manusia menceritakan sepasang kekasih bernama Minke dan Annelies yang banyak mengalami konflik. Film yang berlatar belakang kebangkitan nasional antara 1890 - 1918 ini sempat dilarang beredar pada masa Orde Baru. Kini buku tersebut sudah dicetak dalam 43 bahasa di seluruh dunia.

Film ini rencananya akan mulai syuting pada bulan Juli hingga Agustus, dengan memilih dua negara yaitu di Indonesia ada Yogyakarta dan Semarang dan juga Belanda. (ism) 

3 dari 5 halaman

Hanung Bramantyo Bebas Berteriak Lewat The Gift

Dream - Hanung Bramantyo siap merilis film terbarunya, The Gift. Menurut Hanung film ini menceritakan tentang kisah seorang lelaki buta dengan gadis yang mencintai kegelapan.

Hanung merasa film ini sangat spesial. Sebab, dalam membungkus cerita sampai menjadi sebuah film, suami Zaskia Adya Mecca ini menumpahkan semua idenya.

"Di film ini, sepanjang karier saya, film ini yang saya bebas teriak. Ini. Saya enggak berfikir bahwa penonton di sini akan nangis nih, harus harus nangis, harus ketawa. Ngalir saja," kata Hanung Bramantyo di kantor Dream, Rabu 16 Mei 2018.

hanung bramantyo

Sumber Foto : Amrikh Palupi/ Dream

Ayah lima anak ini mengakui, The Gift merupakan suatu film yang berbeda. Dia akan menampilkan gaya Hanung dalam membuat film yang jarang ditemui sebelumnya.

"Saya ingin membuat sesuatu yang lain, idenya tuh tidak lebih dari seseorang perempuan jatuh cinta dengan laki-laki dan laki-laki jatuh cinta dengan perempuan. Tetapi bagaimana cara membungkus itu semua, itu yang sebetulnya mengalami perbedaan. Ketiga memperoleh ide ini saya buat dengan gaya saya," ucapnya.

Hanung mengatakan bukan pertama kali dia jatuh cinta kepada suatu ide pembuatan film, namun saat merealisasikan dia harus berbagi pendekatan dengan produser film mereka. Artinya tidak semua ide yang ada di otaknya bisa secara real dicantumkan dalam film.

 

‘Kisah seorang lelaki buta dengan gadis yang mencintai kegelapan’

A post shared by Hanung Bramantyo (@hanungbramantyo) on

"Sebetulnya berkarier di film sekali dua kali. Tapi memang saya jarang sekali menemukan film yang ketika baca idenya saya jatuh cinta. Ketika baca ide ini keren nih cuma persoalannya ketiga disodorkan idenya saya suka tapi ketika eksekusi selalu menggunakan pendekatan-pendekatan dari produser," tuturnya.

[crosslink_1]

4 dari 5 halaman

Hanung Bramantyo Rasakan Ramadan Berbeda di Tahun Ini

Dream - Hanung Bramantyo merasakan perbedaan besar dalam menjalani Ramadan tahun ini. Selama bulan puasa, ayah lima orang anak ini bebas dari proses syuting sehingga bisa fokus menjalani ibadah sepanjang Ramadan.

" Sebetulnya Ramadan tahun ini saya tidak syuting jadi saya bisa fokus dengan ibadah," ujar Hanung saat berkunjung ke kantor Dream, Rabu, 16 Mei 2018.

Suami Zaskia Adya Mecca menambahkan ingin menghabiskan waktunya selama Ramadan bersama keluarga. Dia bahkan berdoa agar tak ada permintaan syuting dadakan yang bakal mengganggu rencananya itu.

" Amin moga-moga tidak direcokin dengan film," kata suami Zaskia Adya Mecca itu.

 hanung bramantyo

Sumber foto: Amrik Palupi/Dream

Sepanjang Ramadan ini Hanung memang tak sepenuhnya libur dari pekerjaan. Masih ada pekerjaan yang harus diselesaikannya. Namun, pekerjaan itu tak menuntutnya perhi keluar kota dan bisa dilakukan di rumah.

" Ada pekerjaan dengan editing film, skenario tapi semua itu bisa dikerjakan di rumah, itu yang membuat spesial. Karena tahun kemarin saya syuting film The Gift," ucapnya.

 zaskia dan hanung

Sumber Foto : Instagram @zaskiaadyamecca

Pria asal Yogyakarta ini menceritakan tidak bisa fokus beribadah pada Ramadan tahun lalu. Saat itu, Hanung yang sibuk dengan kegiatan syuting tak bisa menjalankan berbagai amalan puasa seperti berzikir dan sholat malam.

" Saya ingin Ramadan tahun ini menjalankan semua itu untuk ibadah, untuk Tuhan," tuturnya.

5 dari 5 halaman

Ramadan Masa Kecil Yang Dirindukan Hanung

Menilik ke masa kecilnya, Hanung mengaku sangat merindukan momen saat menjalani ibadah sholat tawarih bersama. Sutradara berusia 42 tahun ini masih ingat betul setiap momen saat terawih bersama teman-teman sebayanya.

" Itu satu hal yang kita tunggu-tunggu," kata Hanung.

 hanung bramantyo

Sumber foto; Amrik Palupi/Dream

Pengalaman lain yang dirasakan Hanung saat Ramadan adalah tugas mengumpulkan tanda tangan ustaz atau imam masjid. Momen itu itu tidak bisa dilupakan seumur hidupnya.

Sebagai sutradara yang dituntut kreatif, Hanung kecil juga sudah menunjukan bakat tersebut. Menyadari aktivitas meminta tanda tangan akan membosankan, Hanung dan teman-temannya memutuskan untuk mendengarkan khutbah di masjid yang berbeda.

" Dari situ kemudian kita bisa saling banyakan tanda tangan," kenang Hanung.

(Sah)

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone