Titi Qadarsih (foto : Kapanlagi.com)
Dream - Kabar duka datang dari artis senior Titi Qadarsih. Wanita berusia 73 tahun ini menghembuskan nafas terakhir hari ini.
Kabar ini pertama kali terdengar lewat unggahan foto anaknya, Indra Qadarsih, di media sosial.
" Innalillahi wa innailaihi rooji'uun. Telah berpulang ibunda kami tercinta Titi Qadarsih binti Sardjan. Dalam perjalanan pulang ke rumah beliau di Cinangka," tulis Indra melalui akun instagram @indraqadarsih, Senin 22 Oktober 2018.
Di akhir kalimat, Indra yang juga mantan pemain keybord grup band Slank ini meminta agar masyarakat yang mengenal sang bunda memafkan kesalahan ibundanya semasa hidup.
" Jika ada salah mohon dimaafkan dan jika beliau ada tanggungan yg blm ditunaikan mhn kbri kami. Tksh. Indra dan kel," tuturnya.
Banjir ucapan doa pun mengalir ke Indra setelah mengunggah foto sang bunda bersama cucunya.
" Innalillahi wainnaillaihi Rojiun, Smoga almarhumah khusnul khotimah, ditempatkan yg terbaik disisiNYA..Mas Indra & Kel diberikan kesabaran, ketabahan serta kekuatan...Aamiin YRA," tulis akun @meity273.
" Innalillahi wa innalillahi rooji'un, turut berduka cita semoga ibunda tercinta di tempatkan disisiNya," kata akun @ardina1502.
Diketahui semasa hidupnya, Titi telah bermain dalam puluhan film, di antaranya ada `Di Balik Tjahaja Gemerlapan` (1966), `Buah Terlarang` (1979), `Rumah Pondok Indah` (2006), `Terowongan Casablanca` (2007).
Dream - Kabar duka menyelimuti Roro Fitria. Ibunda tercinta dari Roro, Retno Winingsih meninggal dunia pukul pada pukul 06.30 WIB, Senin 15 Oktober pagi ini. Kabar duka tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Roro, Asgar Sjarfie.
" Iya benar meninggal dunia, ini kami mau ke rumah sakit," kata Asgar Sjarfie saat dihubungi, Senin, 15 Oktober 2018.
Asgar menjelaskan bahwa Ibunda Roro meninggal dunia akibat sesak napas yang diidapnya. Retno sempat dibawa ke rumah sakit tapi takdir berkata lain.
" Kemarin tim kami jam delapan (malam) ke sana, itu beliau sesak napas. Dibawa ke rumah sakit. Malam kritis," ujarnya.
Mengenai kabar meninggalnya sang ibunda kata Asgar, Roro begitu kaget dan sangat sedih. Terlebih kini Roro masih mendekam di jeruji besi akibat kasus narkoba yang menjeratnya.
" Roro sudah tahu, kami lagi urus surat-suratnya biar dia bisa keluar. Kami yang kasih tahu," paparnya. (ism)
Dream – Belum lama ini, dunia kuliner dirundung duka. Pendiri bisnis Roti Bakar Eddy yang legendaris, Eddy Supardi, meninggal dunia.
Pria berusia 67 tahun ini menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 10 Oktober 2018 pukul 16.25. Kabar duka ini disampaikan oleh sang anak, Risdianty Eddy Supardi, di akun Instagramnya.
“ Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Selamat jalan,” tulis Risdianty, dikutip Dream, Jumat 12 Oktober 2018.
Ya, nama Eddy Supardi sudah melegenda. Pria asal Solo, Jawa Tengah, ini sudah lama berkecimpung di bisnis roti bakar. Bisnisnya ini sudah berdiri sejak tahun 1971 alias sudah 47 tahun.
Kesuksesannya ini bermula dari kenekatannya mengadu nasib di Jakarta pada 1966.