Jadi Bahan Lawakan Joshua, Begini Reaksi Anisa Eks Cherrybelle

Reporter : Nur Ulfa
Senin, 22 Januari 2018 13:13
Jadi Bahan Lawakan Joshua, Begini Reaksi Anisa Eks Cherrybelle
Anisa merasa lawakan Joshua itu....

Dream - Nama eks personel Cherrybelle, Anisa Rahma sempat jadi materi lawakan mantan penyanyi cilik yang kini jadi komika, Joshua Suherman, saat stand up comedy, beberapa waktu lalu.

Lawakan Joshua itu lalu berbuntut panjang. Penyanyi yang tenar dengan lagu 'Diobok-obok' itu dilaporkan ke polisi, lantaran goyanannya dianggap melecehkan Islam.

Lalu, bagaimana reaksi Anisa saat namanya dibawa-bawa dalam bahan guyonan Joshua?

" Kalau masalah itu, enggak mau terlalu banyak komentar ya, soalnya juga enggak ada urusannya sama aku," kata Annisa saat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu 21 Januari 2018.

Anisa merasa tidak sakit hati dengan materi lawakan Joshua yang menyangkutpautkan namanya.

" Enggak merasa tersinggung sama sekali, malah doa saja semoga masalahnya bisa selesai dengan baik dengan kedua belah pihak gitu," tuturnya.

Diketahui Joshua Suherman dilaporkan ke polisi oleh Forum Umat Islam Bersatu. Joshua dianggap telah melecehakan agama islam lewat lawakannya.

1 dari 4 halaman

Tika Eks T2 Curhat Soal Isi Lawakan Komika, Sindir Pedas Joshua?

Dream - Mantan penyanyi Tika T2 mendadak menulis unggahan panjang soal isi lawakan para komika. Tika mengaku tak habis pikir dengan keputusan para komedian stand up comedy yang dianggapnya bisa memancing keributan.

Seperti diketahui, jagat dunia sosial media sedang dihebohkan dengan aksi panggung Joshua Suherman karena isi lawakannya yang dianggap melecehkan agama. Mantan penyanyi cilik ini bahkan dilaporkan Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) karena telah dianggap melecehkan agama.

Tak menyebutkan untuk siapa pesan itu disampaikan, penyanyi jebolan Akademi Fantasi ini mengunggah sebuah potret pelawak legendaris Indonesia, S Bagio. Keterangan foto panjang mengiringi foto tersebut.

" Jadi pelawak itu susah, mas. Kita nggak bisa sembarangan ndagel... Agama, suku, warna kulit itu bukan bahan lelucon" .

Tika menuliskan agama bukanlah materi yang pantas untuk dijadikan bahan lawak.

" Indeed. Lucu bukan berarti harus mencemooh. Lucu bukan berarti mengolok-olok. Kalau komedian yang pintar pasti bisa cari materi-materi lawakan yang tidak mencemooh pada satu hal,"

  Pergolakan Batin Tika Eks T2 Sebelum Putuskan Berhijab© MEN

Menurut Tika, mengritik boleh saja dilakukan namun bukan berarti dengan cara mencemooh. Apalagi jika isi lawakan berisi tentang agama, ras, dan warna kulit yang bisa memicu keributan. 

" Herannya entah sudah keberapa kalinya. Terulang lagi terulang lagi hal hal yang diluar jalur yg dilakukan oleh beberapa komedian muda," lanjut Tika.

Tika menduga para komika sebetulnya sadar dengan konsekuensi membawa isi lawakan yang dianggapnya tak berkelas tersebut. 

" Padahal mungkin harusnya mereka tau dng lawakan gak berkelas seperti itu, dengan mencemooh agama manapun, ibadah agama manapun , itu bisa memacu Keributan."

Di akhir tulisan, Tika juga menanyakan apa alasan pelawak menjadikan agama sebagai materi. Padahal menurutnya banyak cara agar lawakannya lucu dan keren.

" Apa memang maunya bikin ribut? Atau mereka pikir melakukan hal tsb itu bikin mereka keren?? Ngga sih..sama sekali gak keren. Kalian malah terlihat Bodoh," tutup Tika.

Unggahan Tika langsung menuai komentar dari netizen. Meski ada yang kontra, namun tak sedikit juga yang pro dengan pendapatnya.

" Marah karena agama dan Allah di cela dengan cara elegant tuh gini,"   tulis akun @n.b.yuwono7013.

" Jazakillahu khoiron ya ukhti, semoga post ini menjadi salah satu amal ibadah kita, membela agama Allah Tuhan Semesta Alam pemilik langit dan bumi, amin,"   kata akun @mhamidds.

" Sukaaaak pendapatnya. Materi Sara bukan lelucon,"   timpal @wijayantiok.

  tika ramlan instagram© instagram

 

2 dari 4 halaman

Komentar Mengejutkan Deddy Corbuzier Tanggapi Kasus Joshua

Dream - Kasus dugaan penistaan agama yang dialamatkan ke Joshua Suherman memantik perdebatan. Benarkah Joshua memang sengaja menyinggung agama dalam leluconnya?

Di vlog terbarunya, Deddy Corbuzier meminta masyarakat kembali memikirkan lawakan Joshua tersebut. Bahkan, Deddy membandingkan lawakan Joshua dengan sebuah artikel yang berbicara mengenai biksu, pendeta, dan Gus Dur yang ditulis di laman NU Online.

" Saya ceritain, nah nanti Anda mengatakan apakah ini termasuk penistaan atau tidak," kata Deddy pada video yang diakses Dream, Minggu, 14 Januari 2018.

Humor yang Deddy maksud yaitu kedekatan antara para penganut agama dengan Tuhan. Singkat cerita, biksu dan pendeta merasa Tuhan dekat dengan mereka karena panggilan Tuhan dalam agama mereka.

Sementara itu saat Gus Dur ditanya mengenai itu, dia menjawab," Yang paling jauh itu saya, Soalnya memanggil Tuhan saja menggunakan toa."

 

Deddy pun bertanya kepada masyarakat, apakah humor semacam itu tergolong ke dalam penistaan agama. Sebab, banyak humor semacam itu telah muncul.

" Ribuan, ratusan ribu humor menggunakan agama, ras, antargolongan, gua nggak ngerti. Tapi, yang saya tahu, Indonesia diambang krisis," ujar Deddy.

Agar kejadian semacam itu tak terulang, Deddy berharap masyarakat berhati-hati.

" Indonesia masih Indonesia yang dulu. Persatuan Indonesia, dan sila yang keempat, permusyawarahan, artinya segala sesuatu harus diselesaikan secara musyawarah. Kalau salah kita didik menjadi lebih benar lagi. Saya harap tidak terjadi hal-hal yang terus heboh dan sebagainya lagi," kata dia.

" Dan satu yang pasti. Ketuhanan yang Maha Esa," ujar dia.

3 dari 4 halaman

Tonton Isi Lawakan Joshua, Ini Kata Pandji Pragiwaksono, di Luar Dugaan!

Dream - Nama Joshua Suherman dan Ge Pamungkas tengah menjadi sorotan publik beberapa waktu belakangan. Kedua komika itu dianggap melecehkan agama Islam saat melakukan aksi stand up comedy.

Joshua sendiri sudah dilaporkan oleh Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) ke Mabes Polri. Sementara Ge Pamungkas telah menyatakan permintaan maafnya.

Kasus dugaan pelecehan agama ini pun menuai pro kontra di tengah masyarakat. Beragam pendapat bermunculan, salah satunya datang dari komika yang namanya sudah populer, Pandji Pragiwaksono.

Melakui akun Twitter miliknya @Pandji, pemain film 'Insya Allah Sah' itu ikut mengomentari materi Joshua dan Ge yang dianggap mengandung unsur penghinaan agama.

" Setau gue, ga ada komika Indonesia yg menertawakan agama. Yg selalu ada (dan ditangkap masy scr salah) adalah membahas manusia & perilakunya karena agama / atas nama agama. Manusianya yg jadi objek. Makanya kalau kamu perhatikan, manusianya yg tersinggung,"  tulis Pandji.

Menurut Pandji, Joshua dan Ge tak bermaksud untuk menertawakan agama, melainkan membahas perilaku manusianya. " Saya udah nonton video Ge & Jojo. Mrk tidak menertawakan agama. Mereka membahas perilaku manusianya. Skrg gini deh, kita pikirkan logikanya aja: Mungkinkah org dgn sadar & sengaja menertawakan agama lalu membiarkan diunggah di jejaring sosial? :))) Gila atau nekat?"   lanjutnya.

Pandji menilai materi stand comedy Joshua dan Ge secara gamblang tak memperlihatkan adanya unsur penghinaan agama.

" Gak kok. Terang benderang tidak menghina agama. Saya rasa dijelaskan disocmed gak akan kelar & saya sudah lama enggan berdiskusi di ranah internet. Mendingan ktemuan & ngobrol. Setau saya, Ge bahkan membuka kesempatan utk dialog. Tabayyun. Usul saya, indahkan ajakan Ge :),"   tulis Pandji.

" Paling bener begini. Kalau suka ya konsumsi. Kalau tidak ya tinggalkan. Gak perlu caci maki apalagi boikot. Masak saya harus boikot Bieber hanya karena lagunya ga enak menurut saya? :))),"   katanya.

4 dari 4 halaman

Apa Komentar Joshua?

Dream - Kuasa hukum artis Joshua Suherman, Achmad Budi Prayoga menilai materi yang dibawakan kliennya di panggung Stand Up Comedy tidaklah bermasalah. Dia justru mempertanyakan desakan agar kliennya meminta maaf. 

" Permintaan maaf yang mana? Salahnya yang mana? Ini kan yang harus diklarifikasi dulu," jelas Achmad dalam sambungan telepon kepada awak media, Selasa, 9 Januari 2018.

Joshua dilaporkan Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) ke Bareskrim Mabes Polri diduga karena menyampaikan materi lawakan yang dinilai melecehkan agama Islam. Joshua pun dituntut untuk meminta maaf di hadapan umat Islam.

  joshua suherman© joshua suherman

Menurut Achmad, apa yang disampaikan kliennya merupakan kritik sosial yang dikemas dengan candaan. Dan Joshua sama sekali tidak berniat menyinggung Islam. 

" Itu kan yang disebutkan nama orang per orang, bukan soal Islamnya, bukan soal ajaran Islam, mana yang menyinggung Islam yang mana? Ini kan ada yang perlu diluruskan gitu loh pemahaman orang," kata Achmad.

Beri Komentar