Jerinx SID Jadi Tersangka Kasus Pengancaman, Mau Penuhi Panggilan Polisi?

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Sabtu, 7 Agustus 2021 16:45
Jerinx SID Jadi Tersangka Kasus Pengancaman, Mau Penuhi Panggilan Polisi?
Penetapan status dilakukan usai pihak kepolisian melakukan gelar perkara.

Dream - Musisi asal Bali, I Gede Ari Astina alias Jerinx, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pengecaman kepada pegiat media sosial Adam Deni. Penetapan status tersangka itu dilakukan usai polisi melakukan gelar perkara.

" Sudah ditetapkan sebagai tersangka hasil gelara perkara," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus dikutip dari liputan6.com, Sabtu 7 Agustus 2021.

Penetapan status sebagai tersangka diikuti pemanggilan Jerinx SID untuk dilakukan pemeriksaan. Rencananya, ia akan diperiksa pada Senin, 9 Agustus 2021.

" Rencana panggilan untuk dilakukan pemeriksaan dijadwalkan hari Senin," ujar Yusri.

1 dari 3 halaman

Sebelumnya, pihak Kepolisian sudah melakukan pemeriksaan awal kepada Jerinx. Polisi juga sudah menyita handphone milik istri Jerinx, Nora Alexandra.

" Karena saudara J ini menggunakan handphone istrinya pada saat melakukan dugaan pengancaman terhadap pelapor," bebernya.

Polda Metro Jaya telah terbang ke Bali dan memeriksa Jerinx pada akhir bulan lalu.

2 dari 3 halaman

Tak Bisa Datang Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya, Ini Kata Jerinx SID

Dream - Drummer SID, Jerinx, meminta proses pemeriksaan terkait laporan blogger Adam Deni ke Polda Metro Jaya atas dugaan ancaman kekerasan dilakukan di Bali. Jerinx awalnya hendak datang ke Jakarta namun tak bisa datang karena alasan kesehatan.

" Bukan karena saya mangkir melainkan adanya kendala tekhnis pada riwayat kesehatan saya yang menjadi salah satu sarat mutlak penerbangan,"  kata Jerinx dikutip Dream dari akun instagramnya, Senin 26 Juli 2021.

Pria bernama asli I Gede Ari Astina Jerinx itu menegaskan selalu bersikap kooperatif dengan penyidik dalam pemeriksaan kasus yang dilaporkan Adam Deni. Pemanggilan Jerinx seharusnya dilakukan pekan lalu. 

Suami dari Nora Alexandra ini juga berinisiatif menjalin komunikasi secara intensif terkait pemeriksaan di Polda Metro Jaya. 

"  Sebagai warganegara yang baik tentu ketika menerima panggilan pada minggu lalu saya berusaha untuk bersikap kooperatif bahkan mengambil inisiatif terus menjaga komunikasi intens dengan pihak penyidik yang menangani laporan tersebut dalam rangka kewajiban memenuhi panggilan,"  ucapnya.

Dari hasil komunikasi tersebut, Jerinx mengatakan penyidik di Polda Metro Jaya memahami alasannya yang tak bisa datang ke Jakarta untuk pemeriksaan dirinya. 

" Akhirnya penyidik sangat memahami rekam medis berkaitan dengan riwayat kesehatan saya yang menjadi kendala penerbangan dari Denpasar menuju Jakarta pada situasi ketat Darurat PPKM yang masih berlaku hari ini.,"  imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Masalah Salah Paham

Jerinx juga mengatakan diberi kelonggaran oleh penyidik untuk melakukan penyidikan di Bali. Jadi dia tidak perlu melakukan penyidikan ke Jakarta.

Pria berusia 44 tahun ini masih menunggu koordinasi di internal kepolisian terkait proses pemeriksaannya yang sampai saat ini belum mendapat informasi lebih lanjut.

" Untuk itu perlu saya tegaskan kembali sikap saya pada prinsipnya bila ada panggilan dari penegak hukum saya akan hadir kapanpun dan dimanapun baik itu dilakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Polda Bali atau dimanapun,"   tuturnya.

Drummer dari grup musik rock Superman Is Dead ini juga meminta penggemar dan followernya tidak membesar-besarkan masalah tersebut. Ia menilai persoalan yang terjadi antara dirinya dengan AD hanya masalah salah paham.

"  Mohon kawan-kawan tidak perlu diperbesar karena saya menilai ini masalah pribadi hanya salah paham semata dan tuduhan menakut-nakuti pelapor saya merasa terkesan berlebihan karena AD justru malah tak menujukkan ketakutan bahkan menantang saya untuk bertemu dia dan menunggu kedatangan saya ke Jakarta atas laporannya,"   tuturnya.

Beri Komentar