Erwin Gutawa Di Java Jazz Festival 2020 (Foto: Bayu Herdianto/KLY)
Dream - Konser yang menggaet nama Chrisye tidak pernah sepi sekalipun. Begitu pula kala gubahan legendaris ini dibawakan kembali oleh Erwin Gutawa di Java Jazz Festival 2020.
Konser yang dikunjungi oleh beberapa tokoh seperti penata panggung Ole Senja Bahtiar, Jay Subiakto dan putra Chrisye, Pasha Chrismansyah ini menampilkan rekaman gambar maupun suara asli pelantun Kala Cinta Menggoda di 1994-2007.
Suasana semakin hangat ketika mendengar sapaan Chrisye dari speaker dan layar. " Assalamualaikum, selamat malam, bersama teman saya Erwin Gutawa. Siap goyang ya, siap nyanyi" .

Semusim yang dibawakan dengan gaya medley rock n roll menjadi lagu pembuka konser tersebut. Lalu, dilanjutkan lagu Aku Cinta Dia, Nona Lisa, Hura-Hura, Anak Sekolah yang dibawakan dengan sentuhan dangdut dan Seperti yang Kau Minta.
Gerald Situmorang turut memainkan instrumen gitar pada konser tersebut. Ia menambahkan kesan dreamy dan lengkap pada lagu Angin Malam serta Sendiri yang dibawakan tanpa lirik.
Selanjutnya, komponis 57 tahun ini membawakan lagu Selamat Jalan Kekasih, Untukku dan karya Erwin serta Gita Gutawa setelah 5 tahun Chrisye wafat, yaitu Kidung Abadi.

" Saya menciptakan lagu setelah 5 tahun Chrisye wafat. Berkat teknologi, kami berhasil merangkai 246 suku kata diambil dari master suara asli Chrisye menjadi satu rangkaian nada baru. Liriknya ciptaan Gita Gutawa, musiknya saya, suaranya Chrisye sendiri," jelas Erwin.
Konser tersebut ditutup oleh lagu Kisah Cintaku, Cintaku dan Pergilah Kasih yang berhasil membuat penonton menyalakan blitz dan mengangkat ponselnya ke atas.
Advertisement