Buat Apa Saja Donasi Rp148 Juta untuk Laila Sari?

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 22 November 2017 12:15
Buat Apa Saja Donasi Rp148 Juta untuk Laila Sari?
Sebelum Laila Sari meninggal dunia, laman Kitabisa.com melakukan penggalangan dana untuk artis senior itu.

Dream - Laman donasi Kitabisa.com menutup kampanye penggalangan donasi untuk Laila Sari beberapa jam sebelum artis senior itu meninggal dunia. Aksi tersebut mampu mengumpulkan dana mencapai Rp148.591.457.

Manager Marketing dan Media Sosial Kitabisa.com, Siti Desiree, mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan Laila pada Senin, 20 November 2017, sekitar pukul 16.00 WIB, atau tiga jam sebelum artis sepuh itu meninggal. Dalam pertemuan tersebut, Laila memberikan amanah terkait penggunaan donasi tersebut.

" Amanah dari Nenek Laila Sari itu memang akan digunakan untuk bayar utang, jadi utang-utang yang tersisa, semisal tunggakan listrik, makanan, kayak gitu-gitu," ujar Siti kepada Dream, Rabu 22 November 2017.

pemakaman Laila Sari© pemakaman Laila Sari

Selain itu, kata Siti, donasi tersebut juga digunakan untuk memperbaiki atap rumah Laila yang bocor. " Sisa dananya ini akan digunakan untuk tabungan pendidikannya Melati," tutur Siti.

Melati merupakan cicit kandung Laila yang saat ini duduk di bangku kelas VII jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Siti mengatakan, Melati adalah sosok yang selama ini mengurus dan merawat Laila.

" Jadi, ya, kata Nek Laila, 'Saya yang penting Melati bisa sekolah, bisa hidup enak' kayak gitu," ucap Siti.

Laila Sari© © 2017 http://www.kapanlagi.com

Siti mengungkapkan, Kitabisa.com berusaha agar sebagian besar donasi yang terkumpul dapat dimanfaatkan untuk biaya pendidikan Melati. Mereka tengah mengupayakan untuk membuatkan tabungan pendidikan untuk Melati.

1 dari 3 halaman

Tak Ada Artis di Pemakaman Laila Sari

Dream - Pemakaman artis senior Laila Sari telah dilangsungkan pagi tadi di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat. Para keluarga, tetangga, hingga driver ojek online mengantarkan jenazah Laila menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

Tidak seperti artis lainnya. Pada pemakaman artis senior benama lengkap Nur Laila Sari Jahrotuljannah itu, tidak terlihat satupun artis yang hadir. Setidaknya, selebritis yang sering wara-wiri di layar kaca saat ini. Sempat ada yang menyebut kehadiran artis lawak lawas turut hadir. Tapi tak juga ada yang mengenalnya. 

pemakaman Laila Sari© pemakaman Laila Sari

Di usia senjanya, Laila masih aktif bekerja dan menjadi tulang punggung keluarga. Sangat tidak mungkin ada artis masa kini yang tak mengenal komedian kawakan ini. Atau minimal, komedian-komedian yang menjadi juniornya saat ini. Tak juga terlihat juga mengantar almarhumah ke peristirahatan terakhirnya. 

para driver ojek online© para driver ojek online

Kepedulian justru ditunjukkan sejumlah driver ojek online. Mereka mengawal jenazah Laila dari rumah duka menuju pemakaman sampai membopong kerandanya.

Para driver ojek online itu tidak hanya berasal dari kawasan dekat rumah Laila. Mereka yang tinggal jauh dari rumah duka rela datang khusus mengantar dan memberikan penghormatan terakhir bagi artis senior itu.

Hal ini sungguh miris, mengingat kiprah Laila begitu besar di jagad entertainment Tanah Air.  Setidaknya 26 judul film telah dibintangi. Sayangnya, kiprah itu tidak mendapat perhatian dari para pegiat hiburan Indonesia.

pemakaman Laila Sari© pemakaman Laila Sari

Selamat jalan Laila Sari, semoga husnul khotimah. Amin. (ism) 

2 dari 3 halaman

Cerita Miris Laila Sari Sering Kelaparan

Dream - Kehidupan artis senior Laila Sari di hari tuanya terbilang miris. Tak jarang, lantaran sepi tawaran pekerjaan, artis 3 zaman ini kerap meminjam uang kesana-kemari.

Ada sebuah fakta mengejutkan menjelang akhir hayatnya. Wanita yang dikenal ceria dan energik itu sering kelaparan.

" Dalam artian sebenarnya, iya (kelaparan)," ujar Darsih, asisten Laila Sari saat di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Selasa, 21 November 2017.

Karena kesulitan ekonomi, Laila sampai sering mengutang di warung hanya untuk bisa makan sesuap nasi.

" Kadang utang dulu di warung. Mak Laila kadang nol, dalam artian benar-benar nol," tambahnya.

Melihat mirisnya kehidupan Laila, Darsih tak menutup mata. Kendati ia juga memiliki kesulitan ekonomi, tapi sebisa mungkin tetap membantu Laila.

" Kadang dua tiga hari aku datang. Berbuat apa yang bisa meringankan. Kadang bawa sembako. Aku kadang juga beri uang," tuturnya.

Lika-liku kehidupan Laela Sari dari awal jejak karirnya hingga akhir hayat, seolah membuktikan bertahan di dunia hiburan Tanah Air tidak mudah.

Darinya juga kita belajar, hidup adalah perjuangan dan perjuangan itu tak mengenal usia. Selamat jalan Mpok Laela Sari. Insyaallah husnul khotimah, Amin.

3 dari 3 halaman

Keranda Laila Sari Dibopong Driver Ojek Online

Dream - Jenazah artis senior Laila Sari dimakamkan hari ini, Selasa, 21 November 2017, di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Diantar rombongan pelayat, jenazah wanita berusia 82 tahun itu tiba sekitar pukul 10.45 WIB.

Sejumlah pelayat mengantarkan jenazah Mpok Laila ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Satu pemandangan yang mengharukan muncul tatkala keranda mendiang Laila dibawa memasuki komplek pemakaman muslim oleh sejumlah driver ojek online.

Salah satu driver ojek online, Hendra Dermawan, mengaku sengaja datang ke TPU Karet Bivak karena ingin membantu proses pemakaman Laila.

pemakaman Laila Sari© pemakaman Laila Sari

"  Komunitas saya se-Jabodetabek dari kemarin sudah rencana, pengawalan buat mak Laila. Walaupun kita enggak saling kenal," ujar Hendra saat di TPU Karet Bivak, Selasa, 21 November 2017.

Menurut Hendra, sejumlah rekan sesama driver juga turut membuka jalur yang dilintasi rombongan pengantar jenazah Mpok Laila. Dengan begitu, kendaraan yang membawa jenazah komedian kawakan itu bisa melintas sehingga cepat tiba di pemakaman. 

" Kita juga menetralisir jalan. Bela-belain datang dari Bekasi," ucap Hendra.

Hendra dan para driver ojek online membantu pemakaman Laila sebagai bentuk kepedulian serta penghormatan terakhir kepada artis yang telah mewarnai dunia hiburan Tanah Air.

" Ini bentuk solidaritas dari ojek online, kita enggak ada disuruh. Supaya ada bukti, ojek online bisa koordinasi buat pengawalan Mak Laila," tutur Hendra.

Beri Komentar