Norman Kamaru, Potret `Artis Instan` yang Kini Jualan Bubur

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 11 September 2014 08:15
Norman Kamaru, Potret `Artis Instan` yang Kini Jualan Bubur
Norman sebelumnya sempat lontang lantung tanpa tujuan dan pekerjaan di daerah Kalibata. Kini dengan usaha yang dirintis, dia mulai pondasi kehidupan barunya dari nol.

Dream - Setelah sekian lama tak terdengar kabarnya, Norman Kamaru langsung mengejutkan dengan profesi barunya saat ini.

Demi menyambung hidup mantan anggota Brimob ini memilih jualan bubur Manado di Kalibata, Jakarta Selatan.

Di warung kecil bernuansa biru, Norman nampak cekatan menyiapkan bahan dan melayani pembelinya. Senyum ceria yang khas tetap menyapa semua orang, tak ada rasa malu bahwa dulunya dia adalah selebritis.

Norman sebelumnya sempat lontang lantung tanpa tujuan dan pekerjaan di daerah Kalibata. Kini dengan usaha yang dirintis, dia mulai pondasi kehidupan barunya dari nol.

Jika mengingat tiga tahun silam, Norman Kamaru menjadi fenomena berkat goyangan dari lagu India, 'Caiya Caiya'. Jogetnya direkam oleh temannya saat bertugas di pos jaga ketika dia tengah menghibur rekannya yang tengah patah hati.

Video itu segera menyebar dan menjadi fenomena. Nama Norman Kamaru pun melambung dan segera menghiasi berbagai media. Karier keartisannya boleh dibilang cukup instan yang diboomingkan oleh media dan masyarakat. Tapi sayangnya ia terlena dan tak bisa mempertahankan popularitas.

Norman pun sempat tak ambil pusing ketika ia dipecat sebagai anggota Brimob melalui sidang kode etik di Polda Gorontalo. Ia dikeluarkan dari kesatuannya karena melanggar kedisplinan, meninggalkan tugas tanpa izin.

Kala itu dia berpikiran tanpa ikatan -- sebagai polisi bisa leluasa mengambil tawaran pekerjaan, seperti manggung atau main sinetron.

Sayangnya dia mengambil keputusan yang mungkin salah. Setelah tak jadi polisi karir Norman mendadak surut. Minimnya pengetahuan pada industri hiburan membuat ia tak bisa menjaga karirnya dan perlahan-lahan mulai terlupakan.

" Sekarang saya mengutamakan usaha ini (jualan bubur dan makan khas manado) ketimbang menjadi entertainment, karena entertainment tak selalu ada di atas," kata Norman.

Tak sedikit artis instan yang mengalami nasib serupa dengan Norman Kamaru. Bahkan para penyanyi yang dulunya ikut ajang pencari bakat kini harus berjuang antara mencari job untuk bertahan hidup dan membayar hutang, akibat SMS untuk 'mengebom' agar menang.

(Ism, Sumber: Kapanlagi.com)

Beri Komentar