Chef Renatta Moeloek Pamer Selfie di Toilet, Netizen Salfok Ini

Reporter : Amrikh Palupi
Senin, 20 Januari 2020 13:35
Chef Renatta Moeloek Pamer Selfie di Toilet, Netizen Salfok Ini
Lihat pose Chef Renatta Moeloek.

Dream - Chef Renatta Moeloek memperlihatkan pose tak biasa saat di kamar mandi. Tak biasa lantaran chef berusia 25 tahun sedang buang air besar dengan pose selfie.

Renatta mengunggah foto itu karena ingin mengerjai dua rekannya chef Arnold dan Juna. Jadi Renatta ingin saat kedua rekannya menggunakan toilet bekas dirinya jadi bau tak sedap.

#selfieSambilBoker ngabarin Arnold dan Juna bahwa toilet sedang saya bombardir, jadi yang habis ini mau pakai toilet mampus kalian (Exhaust saya matiin) #PertemanSehat," tulis Renatta Moeloek dikutip Dream, Jumat 17 Januari 2020.

Tentu saja unggahan mantan kekasih vokalis grup Kahitna, Pradikta Wicaksono atau Dikta ini langsung ramai dikomentari warganet usai diunggah kembali akun gosip @neng_jepret.

 Chef Renatta Moeloek© Chef Renatta Moeloek

Mereka memuji kecantikan wajah dari Renatta, meski sedang buang air besar tetap terlihat cantik.

" Dia boker muka masih stay cool. Gak ngebayang kalo gue muka udah 1000 gaya," kata akun @pusdirsahabatdaihatsu.

" Cewek cantik bar-bar d toilet “ haduuh di wc aja cantik” .. cewek jelek bar-bar d toilet “ ah elah , muka sm kloset masih bagusan klosetnya," kata akun @22netizen87.

" boker j cakep ya ampun," tulis akun @kirana.ava.

" Lagi boker aja cantik," kata akun @rikasusan96.

1 dari 5 halaman

Jadi Juri Tamu MasterChef, Komentar Gibran Tak Kalah Pedas dari Chef Juna

Dream - MasterChef Indonesia Season 6 menghadirkan sejumlah kejutan yang berhasil menyita perhatian publik.  Salah satunya adalah kedatangan anak Presiden RI, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep yang menjadi bintang tamu.

Selain popularitas namanya, dua putra presiden Joko Widodo ini diketahui telah cukup lama berkecimpung di dunia Kuliner. Gibran dengan usaha martabak, dan si bungsu Kaesang yang moncer dengan usaha nugget pisang.

Selain itu, bersama salah satu juri yakni Chef Arnold Poernomo, Gibran dan Kaesang juga mendirikan tempat makan bernama Mangkok Ku.

Pada episode MasterChef Indonesia Season 6 yang tayang Minggu 12 Januari 2020 kemarin, Gibran dan Kaesang berkesempatan untuk berperan layaknya juri MasterChef.

 

   

2 dari 5 halaman

Rasanya Lucu

Mereka diminta memberi tantangan dan memberi komentar untuk hasil masakan ke-22 peserta MasterChef Indonesia.

Gibran bahkan memberi komentar yang tidak kalah pedas dari komentar Chef Juna.

Ia menyebut makanan seorang peserta sebagai makanan yang terburuk.

" So far, ini masakan kalian yang terburuk," ujar Gibran.

Berbeda dari kritik tajam Gibran, Kaesang justru memberi komentar kocak. Kaesang sempat menggambarkan rasa makanan dari seorang peserta dengan kata 'lucu'.

" Rasanya lucu," ujar Kaesang.

Penasaran seperti apa? Yuk intip videonya dibawah ini:

Jadi Juri Tamu MasterChef, Gibran Beri Komentar Tak Kalah Pedas dari Chef Juna

Foto: Instagram.com/masterchefina

3 dari 5 halaman

Ini Videonya

 

 

 

4 dari 5 halaman

Tips Bisnis Kuliner ala Chef Arnold

Dream - Membuka bisnis kuliner bukanlah hal yang mudah. Kamu harus punya strategi tepat untuk bisa bertahan di industri tersebut.

Chef Arnold Poernomo berbagi tips untuk bisnis kuliner. Arnold menyarankan untuk belajar masak agar bisa membuat masakan yang berkualitas.

“ Pertama-tama yang dilakukan adalah self empowerment. Belajar masak dulu sampai matang,” kata Arnold di Jakarta, Selasa 17 Desember 2019.

Selanjutnya, kamu bisa mencari pengalaman kerja di sebuah tempat untuk mengenal bisnis kuliner. Jika keterampilan sudah oke, barulah bisa meluncurkan bisnis.

“ Sekarang social media sangat berguna dan ada platform yang bisa menjadi retail kalian,” kata dia.

 

   

5 dari 5 halaman

Jangan Lupa Orisinalitas

Memperhatikan bahan dan kualitas makanan merupakan salah satu cara untuk bisa bertahan di industri kuliner. Tapi, orisinalitas dan keunikan juga diperlukan agar makanan buatanmu unik dan hanya bisa ditemukan di satu tempat.

“ Banyak yang copycat, enggak ada originality dari hidangan atau product. Kalau sudah pakai bahan original dan sudah punya identitas, pasti mempromosikan dan menjualnya lebih pede. Kalau cuma beda branding, tidak akan bertahan lama,” kata dia.

Maka dari itu, Arnold tidak menyarankan membuka bisnis makanan hanya karena mengikuti hype, seperti boba dan geprek. Karena tren akan cepat berlalu dan bisnisnya tidak akan bertahan lama.

“ Bisnis makanan hype itu tidak sustain. Hype akan terlalu ikutin tren. Tren akan cepat turun. Contohnya boba dan geprek-geprekan. Bikin makanan yang bisa dinikmati setiap hari,” kata dia.

Beri Komentar