Perjalanan Awal Mula Titi Dj Putuskan Jadi Mualaf

Reporter : Amrikh Palupi
Selasa, 28 April 2020 10:46
Perjalanan Awal Mula Titi Dj Putuskan Jadi Mualaf
Merasakan hal berbeda setiap kali mendengar suara azan berkumandang.

Dream - Titi DJ menceritakan awal mula memutuskan menjadi mualaf. Ia mengaku mulai memeluk Islam karena pernikahannya dengan mantan suaminya Bucek Depp.

Namun, Tak banyak yang tahu jika keputusan Titi menjadi muslimah justru tak secara langsung dipengaruhi pernikahan tersebut.

" Sebenarnya waktu SD. Pengalaman pertama saya mengenal Islam waktu SD. Jadi waktu SD ada pelajaran agama Islam, yang non-Islam boleh keluar ruangan atau duduk di dalam," kata Titi Dj dikutip Dream dari youtube Ada Ada Aja, Senin 27 April 2020.

TITI DJ© titi dj

foto : @ti2dj

" Nah waktu kecil aduh ngapain ya di luar panas, mendingan di dalam saja (ruang kelas)," ujarnya.

Selama mengikuti pelajaran agama Islam itu, Titi tanpa sadar bisa menghafal surat Al-Fatihah di luar. Padahal statusnya saat ini belum menjadi seorang muslimah.

1 dari 5 halaman

Merasakan Sesuatu Saat Mendengar Azan

TITI DJ© titi dj

Selanjutnya, selesai Sekolah Dasar (SD), wanita 52 tahun ini kembali merasakan hal berbeda setiap kali mendengar suara azan berkumandang.

" Sudah besar dengar suara azan kok enak ya, kok kayaknya adem gitu, merdu gitu ya," ucapnya.

Sampai akhirnya dia bertemu dengan mantan suaminya Bucek Depp yang telah memberinya tiga orang buah hati, Salma, Salwa, Daffa.

" Memang pada saat itu berencana menikah. Saya bilang sebelum menikah saya masuk Islam," kenang Titi.

2 dari 5 halaman

Calon Suami Syok

TITI DJ© titi dj

Foto : @ti2dj

Mendengar keinginannya, Bucek sempat terkejut. Sebelum mengajak menikah, Bucek tak pernah memaksa Titi untuk menjadi mualat saat itu.

" Ih yang benar. Saya tidak minta lho, iya saya yang mau," kata Titi.

Sampai akhirnya, Titi mengucapkan kalimat syahadat di masjid. Menurutnya, hal tersebut membuat pengalaman spiritual dari Titi.

" Iya, ada rasa tersendiri sih yang tidak bisa lukiskan dengan kata-kata kayaknya sakral gitu ya. Walaupun pada saat itu masih muda tapi merasa bahwa ya ini adalah pilihan," tuturnya.

Sumber : youtube.com

3 dari 5 halaman

"Kalau Kamu Masuk Islam, Lebih Baik Mama Mati"

Dream - Menjadi seorang mualaf menjadi kenyamanan tersendiri untuk si cantik pemilik nama Isya Jeeperson ini. Sejak September 2010, wanita kelahiran Medan, 25 Maret 1992 ini berkomitmen memeluk agama Islam karena ketertarikannya dengan dunia muslim.

" Ini bisa dibilang hidayah. Aku sangat tertarik dengan bahasa Arab dan semua yang diajarkan dalam agama Islam,"  kata anak ketiga dari tiga bersaudara ini kepada Dream.co.id saat ditemui di apartemennya kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan. 

Dukungan lingkungan yang mayoritas muslim juga membuat Isya makin mantap menjadi mualaf. Juga semakin banyak tahu bagaimana Islam itu. " Sekitar bulan sembilan empat tahun lalu alhamdulillah aku resmi muslim," ujar dia. 

Wanita yang lahir dengan nama Marisa Cris Hari Sartika ini mengaku, butuh perjuangan ekstra menjelaskan ke keluarganya di Medan. Penjelasan tentang keputusannya pindah agama.

Mulanya masih diam-diam. " Soalnya mama aku bilang kalau aku masuk Islam lebih baik mama mati. Aku takut nantinya mama marah, jadi stroke," kata Isya. 

Apalagi saat ini tinggal mama seorang. Kekhawatiran dan ketakutan Isya pun dikalahkan dengan rasa yakin dan hati yang mantap untuk mengatakan kejujuran di depan keluarga besarnya.

" Mama nangis, diam dan masuk kamar. Tidak sedikit juga keluarga yang berontak supaya aku pindah agama lagi. Tapi walaupun menerima caci-maki aku tetap kuat karena hatiku sudah yakin dan nyaman memeluk Islam," ujar wanita yang disibukan dengan aktivitas di dunia tarik suara ini.

4 dari 5 halaman

Mantan model majalan remaja ini mengaku, berkat bantuan Allah dan kegigihannya mendalami Islam, keluarga pun berbalik mendukung. Ibarat pepatah sekeras apapun batu karang akan tergerus sedikit demi sedikit dengan air.

" Aku percaya kalau Allah akan kasih jalan. Aku semakin yakin dan terus belajar banyak tanya dengan sesama muslim dan guru spiritualku. Nyari-nyari pengetahuan tentang Islam itu lebih detail lagi. Alhamdulillah sekarang mereka mendukung sekali karena lihat aku serius," ungkap pemain film Azrax ini.

Isya menambahkan dukungan yang diberikan dari keluarga membuatnya semakin mantap menjalani kehidupan sebagai mualaf.

5 dari 5 halaman

" Mama cuma pesan harus serius dan yakin dengan keputusan yang diambil jangan sampai agama jadi permainan. Aku makin yakin menjadi mualaf. Bismillah Allah selalu bersamaku," kata Isya.

Anak dari pasangan almarhum Irian Bakti dan Rosani Ginting ini berharap menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi kebanggaan orang-orang di sekitarnya.

" Bismillah semoga bisa selalu istiqomah. Semua kebaikan yang diberikan Allah aku berusaha selalu mensyukurinya dengan terus mengingatnya di setiap kondisiku. Karena Allah yang membuatku yakin menjalani hidup," harap Isya. (Ism)

Beri Komentar