Slamet Rahardjo (Dream.co.id/Cynthia Amanda Male)
Dream - Aktor senior Slamet Rahardjo punya pandangan tersendiri mengenai perkembangan dunia perfilman nasional. Menurut dia, teknologi memberikan pengaruh cukup besar dan mempermudah proses syuting.
" Dulu pakai seluloid. Seluloid itu mahal sekali. One take itu enggak akan terjadi kalau enggak latihan panjang, sekarang dengan kemajuan teknologi, sudah bisa di-rewind," ujar Slamet di Jakarta, Senin 5 April 2018.
" Makanya, (dulu) kami punya waktu satu bulan untuk latihan. Karena, kalau sudah di-take separuh jalan lupa dialog, bangkrut," jelas aktor yang juga pengajar di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini.
Meski dimudahkan, Slamet mengaku teknologi tidak boleh dijadikan wadah untuk menyepelekan pengambilan gambar. Bagi dia, kehadiran teknologi hanya sebatas untuk memudahkan.
" Teknologi maju hanya untuk membuat praktis, tapi bukan untuk menyepelekan suatu hal. Seperti salah dialog sedikit, merasa bisa diulang dengan mudah, nah, enggak boleh begitu," tutur Slamet.
Aktor berusia 69 tahun ini mengaku merasa nyaman beradu akting dengan para aktor dan aktris muda. Slamet sudah menganggap mereka seperti anaknya sendiri.
" Saya kan ada anak juga di rumah, apa bedanya sama mereka, masa saya enggak kenal generasi muda," jelas Slamet.