Prilly Latuconsina (Foto : Akun Instagram @prillylatuconsina96)
Dream - Prilly Latuconsina segera merilis buku ke dua. Tahun lalu, aktris cantik ini telah menelurkan buku pertama berjudul 5 Detik dan Rasa Rindu dan menjadi best seller.
" Bulan depan Insyaallah launching, " kata Prilly Latuconsina ditemui di Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, Kamis 23 Agustus 2018.
Dara 21 tahun ini mengatakan, buku kedua itu berjudul Fatamorgana. Judul tersebut diambil dari nama karakter pria yang ada pada buku itu. " Judulnya Fatamorgana, nama panjang Gana itu Fatamorgana," kata dia.
" Filosofinya juga dia itu keindahan yang enggak nyata buat si Via ini. Jadi kayak indah tapi enggak bisa dimilikin, suka ilang gitu aja, " tambah Prilly.
Laporan: Rahma Yultus
Menurut aktris yang membintangi film Danur ini, buku ke dua itu merupakan kisah percintaan remaja antara Gana dengan gadis bernama Via yang akhirnya saling ingin melupakan satu sama lain.
" Tentang cewek namanya Via, nama samarannya, cowoknya namanya Gana. Mereka berdua itu pretty much they're so much in love, tapi karena ego masing-masing mereka akhirnya pisah," ucapnya.

Prilly Latuconsina (Instagram @prillylatuconsina96)
" Ini gimana caranya Via itu bisa hidup tanpa adanya kehadiran Gana dan gimana Via berusaha ngelupain si Gana gitu," imbuh Prilly.
Buku ke dua ini memang baru dirilis bulan September mendatang. Namun dia sudah memiliki wacana untuk buku ke tiga nanti.
Menurut Prilly, buku ke tiga nanti akan menampilkan puisi-puisi bahagia yang mengisahkan sosok aktor ganteng Maxime Bouttier yang tak lain kekasih hatinya.

Foto : Rahma Yultus/Dream
" Mungkin di buku ketiga kali (nulis tentang Maxime Bouttier) sayangnya buku ini (kedua) masih sakit hati - sakit hati dan mungkin buku ketiga senang-senang baru dia, (Maxime Bouttier)" ungkap Prilly.
Prilly mengaku, kegemaran menulis sudah ada sejak kecil. Kebiasaan tersebut melahirkan kecintaannya pada merangkai kata yang dituangkan dalam karya tulis.
" Dari kecil suka nulis diari. Semua yang terjadi hari ini ditulis, jadi mungkin dari situ kali ya kebiasaan aku ngayal, bisa merangkai kata-kata juga," tuturnya.

Prilly Latuconsina (Instagram @prillylatuconsina96)
Gadis kelahiran 15 Oktober 1996 ini, kegemaran menulis buku menjadi salah satu cara meluapkan emosi dengan cara yang baik.
" Aku menulis itu bisa menjadi satu hal di mana kita bisa meluapkan emosi kita dengan cara yang baik gitu. Ada orang yang nulisnya di lagu, cuman aku kalau lagu enggak bisa. Jadi lebih senang dalam bentuk buku, jadi emosi-emosi yang dirasa ditumpahin semua ke buku sih, " kata dia.