Hana Hanifa Minta Maaf

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 15 Juli 2020 15:38
Hana Hanifa Minta Maaf
Hana Hanifah menyampaikan permohonan maaf kepada orang tuanya hingga warga Medan.

Dream - Hana Hanifah, bintang FTV yang diamankan polisi terkait dugaan prostitusi di Medan, Sumatera Utara, menyampaikan permohonan maaf pada Selasa, 14 Juli 2020 malam.

Didampingi pengacaranya Machdi Ahmad, Hana Hanifah menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua hingga warga Medan.

" Saya memohon maaf kepada orang tua saya dan kepada kerabat saya. Saya mengucapkan permohonan maaf kepada warga Kota Medan," kata Hana di Polrestabes Medan, Selasa 14 Juli 2020.

1 dari 3 halaman

Hana tampak mengenakan baju putih, jaket hitam dengan kepala ditutupi selendang biru. Dia menutupi sebagian wajahnya dengan masker juga mengucapkan terima kasih.

“ Dan saya berterima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara, Bapak Kapolres Medan dan Satreskrim Polrestabes yang sudah menjaga saya selama di Kota Medan. Dan tim penasehat hukum Machi dan Kak putri. Status saya di sini hanya sebagai saksi,” jelasnya singkat.

Polisi pun mempersilahkan Hana pulang dan berkumpul kembali bersama keluarganya setelah menjalani pemeriksaan maraton sejak Minggu kemarin.

 

2 dari 3 halaman

“ HH menjadi saksi karena menjadi obyek yang diperdagangkan sesuai UU Tindak Pidana Perdaganagan Orang (TPPO) nomor 1 tahun 2007 sementara ini kita jadikan saksi,” tutur Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Selasa, 14 Juli 2020 malam di Mapolrestabes.

Polrestabes Medan sendiri telah menetapkan satu tersangka, yaitu R (35), orang yang membawanya kepada A, pria yang ditemukan sekamar dengan Hana tanpa busana di kamar hotel.

“ Hasil gelar perkara, kita menetapkan satu orang tersangka berinisial R. Ia ditangkap di lobi hotel,” ujar Riko.

3 dari 3 halaman

Riko menyebutkan, peran R adalah perpanjangan tangan dari mucikari yang disebut berinisial J warga Jakarta yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

“ Kita buru tersangka J (DPO) di Jakarta,” tegas Riko.

Dijelaskan Riko, R lah yang mengurus segala keperluan Hana mulai dari tiba di Bandara Kualanamu hingga hingga bertemu A. R sendiri kesehariannya sebagai driver taksi online dan mengaku baru pertama kali terlibat dalam kejahatan ini.

“ R ini sebagai mucikari atau hanya membantu akan didalami. Karena pengakuan dia hanya membantu menjemput dan mengurusi saksi H ini selama di Medan dengan imbalan Rp4 juta,” bebernya.

A sama seperti Hana hanya dijadikan saksi. A yang telah mentransfer uang Rp20 juta ke Hana adalah seorang pengusaha.

(Sah, Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar