Punya Istri Terpaut Usia 28 Tahun, Bopak Castello: 'Ini Takdir'

Reporter : Nur Ulfa
Rabu, 5 Agustus 2020 06:23
Punya Istri Terpaut Usia 28 Tahun, Bopak Castello: 'Ini Takdir'
Bopak telah menikah empat tahun dengan Gita Resya

Dream - Sekitar empat lama menikah dengan Gita Resya, Bopak Castello akhirnya memperlihatkan wajah sang istri di depan publik. Gita tampil menemani Bpoak saat menjadi bintang tamu di Brownis.

" Ini istri, namanya Gita Resya. Istri bopak yang terakhir sampai selamanya," ujar Bopak di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Agustus 2020.

Menikah pada tahun 2016,  Bopak menceritakan jika Gita Resya saat ini baru berusia 25 tahun. Usia istrinya itu terpaut 28 tahun dengan umur Bopak yang sudah menginjak 53 tahun. 

Menurut Bopak, usia yang terpaut sangat jauh itu bukan hal yang harus menjadi perdebatan di masyarakat. Sebaliknya, Bopak memutuskan menikahi Gita untuk menghindari fitnah dari orang lain.

 
 
 
View this post on Instagram

Bahagia jika kamu dapat menggunakqn bahasa hati.. By bopak castello... @gitaresya16

A post shared by Bopak Castello (@bopakcastello_new) on

" Perbedaan memang jauh, Bopak nikahin dia untuk menghilangkan fitnah orang banyak kan katanya kaka om girang, padahal nggak," katanya.

Bopak menceritakan perkenalannya dengan Gita berkat bantuan dari sesama Azizs Gagap. Diketahui Gita merupakan teman dari anaknya Azis.

" Kami dikenalin sama Aziz, jadi Gita kan dekat dengan anaknya Azis, kita pacaran 3 tahun juga nggak ada yang tahu," ucapnya.

Memiliki pasangan hidup yang usianya terpaut sangat jauh, Bopak menganggap kondisi ini sebagai Takdir dari Allah SWT.

" Kalau Bopak beranggapan ini takdir, kan kita nggak ada yang tahu. Cinta nggak kenal waktu dan manusia butuh proses," ucap dia.(Sah)

1 dari 4 halaman

Cara Bopak Castello Bertahan Hidup dengan Satu Paru-paru

Dream - Pelawak Bopak Castello didiagnosa paru-paru sebelah kirinya tidak berfungsi lagi.  Untuk menunjang kesehatannya, Bopak tetap harus menjalani pengobatan.

Bahkan ia sampai mendatangi 'orang pintar' agar paru-parunya yang tinggal sebelah itu, tetap berfungsi dengan baik.

" Sempat kita berobat secara gaib, non-medis, supranatural. Ada efeknya. Tapi intinya kan semua sugesti," ujar Bopak di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Februari 2020 kemarin.

Pria bernama asli Indrayana Bidwy ini sadar, bahwa hidupnya tidak lagi senormal orang yang memiliki dua paru-paru sehat. 

" Paru-paru sudah nggak berfungsi baik lagi. Sudah bocor. Paru itu kayak serambi kan titik titik, bocor satu-dua enggak bisa ditambel lagi jadi normal," ujar pria berdarah Banjar ini. 

Maka dari itu Bopak kini mulai menjaga pola hidupnya. Ia juga terus mengkonsumi obat-obatan. Termasuk obat-obatan herbal, agar tetap bisa hidup.

" Oh iya selalu, obat alami kayak kita minum daun salam, sereh, itu ternyata bagus, sirsak, madu, itu. Kita lakonin semua," tuturnya.

2 dari 4 halaman

Hidup dengan Satu Paru-paru, Bopak Castello Makin Bersyukur


Dream 
- Bopak Castello harus menjalani hidup hanya dengan satu paru-paru. Diketahui paru-paru Bopak yang sebelah kiri sudah tidak berfungsi lagi. Karena itu, hingga saat ini Bopak masih terus menjalani pengobatan.

" Saya masih terus berobat dari yang medis sampai nonmedis," ucap Bopak di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Februari 2020.

Selama menjalani pengobatan, sang istri Gita Resya, terus membantu dan merawatnya. Bopak pun bersyukur. Karena di saat kondisi tidak seprima dulu, Gita masih setia mendampingi.

" Iya istri nemenin, kita sehat ditemenin, kita sakit tetap dia temenin," ujarnya.

Karena mendapatkan perawatan dari sang istri, Bopak merasa hidupnya kini sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Karena istrinya memang sangat protektif kepadanya semenjak paru-parunya hanya berfungsi satu.

"  Bawel dalam hal kesehatan, karena kita termasuk orang yang nggak tertib. Semenjak ada istri dikontrol makan minumnya," paparnya.

3 dari 4 halaman

Paru-Paru Rusak Satu, Bopak Castello Ingat Dosanya pada Orangtua

Dream - Bopak Castello mengatakan, penyakit paru-paru yang dia idap tidak ada hubungan dengan sikapnya kepada kedua orangtua di masa lalu. Menurut dia, paru-paru sebelah kirinya tidak berfungsi lagi karena gaya hidup.

" Saya memang perokok berat dan sering tidur di sembarang tempat," ujar Bopak Castello di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis 7 November 2019.

Meski demikian, Bopak tidak menampik merasa berdosa kepada kedua orangtuanya. Dia pernah berbuat salah kepada ayah bundanya.

" Ya memang ada dulu protes kita sama orangtua. Itu memang benar, yang namanya kita udah laki-laki kan, pancaroba," tambah dia.

Merasa khilaf, pria 52 tahun yang sejak muda tidak tinggal bersama orangtuanya itu berdoa agar kesalahannya dimaafkan.

" Jadi hari itu juga Bopak minta maaf, sampai tiap hari Bopak minta doa sama Allah. Ya Allah, ketemukan saya dengan orangtua dengan keadaan saya tidak susah. Kalau bisa saya membahagiakan orangtua," tutur Bopak.

4 dari 4 halaman

Beri Komentar