Gagal Lebaran di Kampung, Limbad Tak Bisa Naik Pohon Buat Tebar Angpao

Reporter : Nur Ulfa
Sabtu, 23 Mei 2020 11:20
Gagal Lebaran di Kampung, Limbad Tak Bisa Naik Pohon Buat Tebar Angpao
Limbad membagikan uqng dengan dilempar dari atas pohon

Dream - Tak seperti Lebaran tahun-tahun sebelumnya yang mudik ke kampung halaman di  Tegal, Jawa Tengah, Limbad bersama keluarga harus merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah di Jakarta.

" Rencananya hanya di rumah saja. Karena nggak bisa kemana-mana. Terus kebetulan asli Tegal dan nggak bisa pulang juga kan. Ya udah ikutin anjuran pemerintah saja," ujar Limbad di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Belum lama ini.

Limbad mengatakan banyak momen yang bakal terlewatkan dalam perayaan Lebaran tahun ini. Salah satu kebiasaan yang rutin dilakukannya saat berlebaran di kampung halaman adalah membagikan uang kepada warga kampungnya.

Tapi cara membagian uang yang dilakukannya di kampung halamannya cukup unik. Limbad akan memanjat pohon dan membagikan uang Lebaran dari atas.

 Lim© Instagram

" Biasanya master Limbad ini suka aneh, suka naik pohon kelapa di atas nanti panggil orang terus bagi-bagi duit dari atas pohon kelapa," ungkapnya.

Kebiasan seperti ini sudah dilakukan Limbad sudah lama dan menjadi kebiasannya setiap perayaan Idul Fitri. Sehingga orang-orang di kampungnya pun memang menunggu momen seperti ini jika Limbad mudik.

" Semacam kayak budaya ya, Karena dulu papa nya master Limbad juga ngelakuin hal yang sama. Jadi master Limbad pengin ngelakuin itu," imbuh dia.

1 dari 5 halaman

Detik-detik Master Limbad Digiring Polisi karena Hendak Mudik

Dream- Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak pulang ke kampung halaman atau mudik pada hari raya Idul Fitri mendatang.

Meski tidak dilarang, pemerintah meniadakan kegiatan mudik bersama seperti yang biasa dilakukan di tahun-tahun sebelumnya.

Langkah ini ditujukan untuk mencegah penyebaran virus Corona yang saat ini makin bertambah.

Imbauan itu ditujukan untuk seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Baru-baru ini beredar video seorang pesulap terkenal, Master Limbad digiring oleh Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto.

Dalam video berdurasi 2 menit itu, tampak Limbad bersama rekan-rekannya ditegur Polisi karena hendak mudik ke kampung halaman.

2 dari 5 halaman

Cerita Dalam Video Pendek yang Beredar

Master Limbad beserta timnya hendak mudik ke kampung halaman, namun niat itu tidak memperoleh izin dari Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto. Master Limbad beserta tim diberi arahan untuk tidak mudik dalam situasi seperti saat ini.

" Master boleh makan paku, boleh sekuat linggis, tapi virus corona jangan main-main. Master harus balik, tidak boleh mudik," kata Juang dengan tegas kepada Limbad dan rekan-rekannya.

3 dari 5 halaman

Video yang Beredar Merupakan Kampanye Melawan Pandemi Covid-19

 polres cianjur© Ilustrasi foto : Instagram @polrescjr

(Foto: Instagram @polrescjr)

Video yang beredar di sosial media itu salah satu kampanye Kapolres Cianjur yang mengimbau masyarakatnya untuk sementara tidak melakukan mudik ke kampung halaman.

Video pendek yang digagas Polres Cianjur dalam rangka kampanye melawan pandemi virus corona ini, bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19 agar tidak semakin meluas.

Master Limbad didapuk sebagai pemeran dalam video pendek itu untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat.

4 dari 5 halaman

Kapolres Cianjur dan Master Limbad Sumbang APD dan Bagi-bagi Sembako

 polres cianjur© Ilustrasi foto : Instagram @polrescjr

Selain kampanye melalui video pendek tersebut, Master Limbad bersama personil kepolisian Polres Cianjur menyambangi rumah sakit untuk memberikan dukungan terhadap tenaga medis, sebagai garda terdepan dalam perang melawan virus corona.

Mereka menyerahkan bantuan berupa 20 alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan, 45 botol hand sanitizer dan 240 susu kaleng murni.

Selain itu, mereka juga memberikan bantuan berupa sembako kepada para pedagang kecil dan mayoritas UKM, yang mengalami penurunan pendapatan yang dratis karena wabah covid-19 ini.

Dengan bantuan itu mereka berharap dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi dampak pandemi ini.

5 dari 5 halaman

Pesan dari Kapolres Cianjur

 polres cianjur© Ilustrasi foto : Instagram @polrescjr

Pesan dari AKBP Juang Andi Priyanto kepada masyarakat Cianjur, “ Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Cianjur, tunda dulu mudiknya, sayangi keluarga kita, sayangi saudara-saudara kita, semoga kita semua segera terhindar virus corona,” ungkap Juang Priyanto.

Juang mengharapkan, agar situasi seperti saat ini untuk tidak mengeluarkan statement yang macam-macam sehingga menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Mari kita bersama-sama sebagai warga yang baik untuk mendukung supaya virus yang mewabah ini dapat diatasi, “ ungkap Juang.  

Kapolres Cianjur juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan akhirnya membeli stock sembako yang berlebihan sehingga akan terjadi penimbunan dan kelangkaan bahan pangan yang menyulitkan masyarakat.

Juang juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan menjaga jarak sesuai apa yang sudah diinstruksikan.

Beri Komentar