Wasiat Yana Zein untuk Anak Pertama

Reporter : Amrikh Palupi
Jumat, 2 Juni 2017 09:52
Wasiat Yana Zein untuk Anak Pertama
Yana Zein ingin putrinya meneruskan sekolah sampai jenjang kuliah dan sukses.

Dream - Putri pertama Yana Zein,  Aurelia Callista Carilla mengakui sang bunda memiliki pesan untuknya.  Bunda ingin dia menyelesaikan sekolah dan sukses. 
 
" Cita-cita mami adalah aku menjadi orang yang sukses dan aku kuliah. Sekolah dengan selesai, " kata anak Yana Zein,  Aurelia Callista Carilla ditemui di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, kemarin. 
 
Aurelia melihat selama ini sang bunda tidak pernah melupakannya meski dalam sakit. Dia pun menyesal belum memberikan apapun kepada sang bunda selama hidup. 

yana© yana

 
" Mami sesulit apapun tidak pernah lupain aku sama Lika. Itu yang bikin aku sakit hati karena aku ngerasa belum kasih apa-apa ke mami,"  ucapnya. 
 
Selain itu Aurelia merasa menyesal tidak bisa bicara banyak sebelum menghembuskan nafas terakhir pada Kamis 1 Mei 2017 pukul 01.00 WIB di Rumah Sakit Mayapada. 
 
" Aku nyesal tidak bisa bicara sama dia untuk terakhir kali, kalau aku sayang dia dan dia itu berharga buat aku. Itu penyesalahn aku. Kalau aku tahu, aku akan bilang mami itu berarti buat aku," ucapnya.   (ism) 
 

1 dari 3 halaman

Keluarga Yana Zein Akui Kesulitan Biaya Pemakaman

Dream - Jenazah Yana Zein saat ini masih disemayamkan di rumah duka, Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan. Sebelumnya tersiar kabar pihak keluarga kesulitan untuk membiayai pemakaman dan peti jenazah.

Terkait hal ini, Swetlana Zein, ibunda dari Yana membenarkan hal tersebut. Menurutnya, pihak keluarga akan menjual apapun yang dimiliki untuk membiayai pemakaman Yana secara layak.

" Jual apa yang kita peroleh. Mobil sudah ngga ada. Tanah ngga ada. Jadi kita jual apa yang miliki, " kata Swetlana saat ditemui di rumah duka Rumah Sakit Fatmawati Jakarta, Kamis 1 Mei 2017.

Sementara untuk pemakaman sendiri, rencananya jenazah Yana akan dimakamkan pukul 12.00 WIB di Kampung Kandang, Jatinegara, Jakarta Timur pada Jumat 2 Juni 2017.

" Sudah (dapat pemakaman). Mungkin Insya Allah besok jam 12 di Kampung Kandang. Alhamdulillah saya ucapkan banyak-banyak terima kasih atas dukungannya, " ucap adik Yana Zein, Haris Zamani saat ditemui di Rumah Duka RS Fatmawati, Jakarta.

2 dari 3 halaman

Ibunda Jelaskan Kronologis Meninggalnya Yana Zein

Dream - Ibunda Yana Zein, Swetlana Zein tidak menyangka sang putri bakal meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya. Pasalnya setelah menjalani pengobatan di China dan pulang ke Indonesia Yana terlihat segar dan jauh lebih baik.

" Yana itu kan pulangnya tanggal 28 dari China berobat di sana empat bulan. Terus waktu jemput kelihatannya sudah sehat sudah fit jadi mukanya sudah bagus ceria. Dia juga bisa jalan dan lain-lain, " kata Swetlana, di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Kamis 1 Mei 2017.

Malam harinya menurut sang bunda, Yana masih makan. Barulah keesokan harinya Yana tidak mau makan karena merasa lelah. Kondisi badannya juga terlihat lemas sampai mengalami sesak napas.

" Besoknya lagi tambah lemas, terus sesak napasnya dari perut ke sini (nunjuk ke bagian samping perut) saya bilang kamu harus ke dokter lalu kita pergi ke dokter, " ucap Swetlana.

Lalu tim dokter menyatakan detak jantung Yana tidak beraturan, yaitu 152 sedangkan untuk ukuran normal 90. Hal itu membuat Yana harus dipasang alat bantu supaya detak jantungnya normal.

Tapi kemudian kondisi Yana kembali menurun. Dari hasil rontgen dokter ternyata paru-paru Yana ada cairan dan harus ada tindakan.

 Rontgen ternyata di paru-paru ada air harus diambil. Sudah cukup banyak yaitu 700 cc. Yana keliatannya agak sedikit berkurang sesaknya, " kata Swetlana.

Yana ternyata sempat jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri setelah alat pacu jantung menempel pada tubuhnya. Tak lama setelahnya Yana dinyatakan meninggal dunia pada hari Rabu malam pukul 01.00 WIB di Rumah Sakit Mayapada.

" Jadi saya pas pergi Yana jatuh pingsan, minta izin sama saya minta ke kamar ICU. Supaya pasang pacu jantungnya. Setelah pasang itu semua Yana nggak sadarkan diri, dipasangkan macam macam alat dan dikasih macam macam obat terus tapi Yana nggak sadarkan diri, " tuturnya.

3 dari 3 halaman

Putri Pertama Yana Zein Simpan Penyesalan Mendalam

Dream - Putri pertama Yana Zein, Aurelia Callista Carilla mengaku begitu kehilangan usai sang bunda meninggal dunia pada Kamis 1 Mei 2017 di Rumah Sakit Mayapada pada pukul 01.00 WIB.

" Aku lebih sedih karena aku kehilangan mamiku yang tersayang, " kata Aurelia Callista Carilla berkaca-kaca ditemui di Rumah Sakit Fatmawati, Kamis 1 Mei 2017.

Aurelia pun mengaku menyesal di detik-detik terakhir tidak bisa bersama sang bunda. " Aku nyesal aku tidak bisa bicara sama dia untuk terakhir kali, kalau aku sayang dia dan dia itu berharga buat aku. Itu penyesalan aku. Kalau aku tahu, aku akan bilang mami itu berarti buat aku," ucapnya.

Padahal sebelumnya menurut Aurelia sang bunda dalam keadaan baik. Seperti saat pertama kali pulang ke Indonesia pada Minggu 28 Mei 2017. Kondisi Yana yang menurun tidak diketahui oleh Aurelia bahkan ia tidak menyangka sang bunda bakal meninggal dunia.

" Mami tidak pesan apa-apa. Ini tuh dadakan. Tidak tahu apa yang terjadi sebelumnya, " kata Aurelia.

Aktris bernama lengkap Suryana Nurzaman Zein meninggal pada usia 50 tahun di rumah sakit Mayapada, Lebakbulus, Jakarta. Sebelumnya Yana menjalani pengobatan kanker payudara di China selama empat bulan. Kebaktian akan dilangsungkan pada Jumat 2 Juni 2017 besok dan dilanjutkan upacara pemakaman di Kampung Kandang, Jatinegara, Jakarta Timur.

Beri Komentar