Satu Tim Repsol Honda, Marc Marquez Beri Peringatan ini ke Sang Adik

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 6 Februari 2020 06:24
Satu Tim Repsol Honda, Marc Marquez Beri Peringatan ini ke Sang Adik
Alex sadar ada tanggung jawab besar yang diemban di tim ini.

Dream - Pembalap adik kakak, Alex dan Marc Marquez akan menjadi partner melahap lintasan balap di ajang MotoGP tahun ini. Keduanya resmi bergabung dalam tim Repsol Honda di akhir musim lalu.

Alex mengisi kekosongan posisi Jorge Lorenzo yang pensiun sejak musim lalu.

“ Saya sangat senang dan bangga bisa bergabung dengan Repsol Honda Team,” kata dia dalam acara “ Repsol Lubricants Show” di Jakarta, baru-baru ini.

Bergabung di tim yang telah lebih dahulu dihuni sang kakak, Alex akan banyak mendapat masukan dari Marc. Meski berstatus saudara kandung, keduanya tetap akan bersaing untuk menjadi yang terbaik.

Menurut Alex, berada di tim yang sama dengan kakaknya akan menjadi tantangan tersendiri. Terlebih Marc adalah sang juara dunia MotoGP musim 2019.

“ Tapi, saya juga merasa memiliki tanggung jawab yang besar di sana,” kata dia.

1 dari 6 halaman

Di Sirkuit Bersaing, di Rumah Berbagi Bocoran

Mengenai sang adik yang jadi rekan setim, Marc bangga. “ Rasanya campur aduk saat adik saya bergabung, saya bangga dengan Alex. Walaupun begitu, di sirkuit kami harus berkompetisi," ujar lelaki kelahiran Spanyol, 17 Februari 1993 tersebut.

Marc memastikan akan tetap profesional sebagai seorang pembalap meski berada satu tim dengan adiknya. Di dalam sirkuit ia akan bersaing secara sehat dengan adiknya. Namun saat di rumah, sang kakak takkan segan berbagi ilmu dengan Alex.

“ Kalau di rumah, kami akan tetap berbagi ilmu dan saling berbagi,” kata dia.

Marc menambahkan sebagai figur seorang kakak dan juga seseorang yang sudah terjun di dunia balap, ia tidak lupa untuk selalu berbagi, berdiskusi dan membantu adiknya dalam latihan.

(Laporan: Raissa Anjanique Nathania)

2 dari 6 halaman

100 Ribu Tiket MotoGP Mandalika Sudah Bisa Dipesan, Buruan Booking

Dream - Buat kamu penggemar MotoGP bersiap-siaplan menonton langsung ajang balap motor favoritmu. Penyelenggara Mandalika Grand Prix Association (MGPA) telah membuka prebooking 100 ribu tiket MotoGP 2021.

Jika tak ada halangan, ajang balap motor MotoGP ini akan digelar di Mandalika, Indonesia, pada tahun 2021 mendatang.

Dikutip dari Merdeka.com, Rabu 29 Januari 2020, pemesanan tiket ini sudah bisa dibuka melalui situs themandalikagp.com sejak 20 Januari 2020. Memasuki minggu pertama, sudah ada 3.200 tiket yang telah dipesan.

“ Tapi, itu prebooking. Nanti sisanya dibeli sewaktu balap,” kata Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M. Mansoer, di kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Jakarta.

 

 © Dream

 

Para pemesan tiket prebooking mendapat keistimewaan karena bisa mendapatkan slot tiket lebih awal dan memilih kelas.

Selain mengakomodasi antusiasme penggemar MotoGP, prebooking tiket MotoGP Mandalika dibuat untuk melihat antusiasme pecinta dan penonton MotoGP di Indonesia.

Dengan begitu, MGPA sebagai promotor dapat mempersiapkan kebutuhan transportasi, akomodasi dan industri pendukung lainnya dalam menyambut gelaran event MotoGP Indonesia 2021. Terkait harga tiket, nanti secara resmi baru akan diumumkan pada Agustus 2020.

3 dari 6 halaman

Harga Disesuaikan dengan Kemampuan

Selain di arena sirkuit, pihaknya akan menjual tiket di beberapa titik perbukitan. Soal harga, nanti akan disesuaikan dengan kemampuan masyarakat setempat.

" Kalau biasanya di Sepang US$100 sekian, kalau di situ kita sesuaikan dengan kemampuan masyarakat," kata dia.

Mansoer menambahkan arena sirkuit bisa menampung 97 ribu kursi penonton. Itu belum termasuk arena perbukitan.

Dia meyakini antusias publik akan tinggi mengingat sirkuit Mandalika menjadi jalurnya di jalan raya pertama di dunia. Ini akan membuat para penonton kagum dengan keindahan Mandalika.

4 dari 6 halaman

Selain MotoGP, Jokowi Ingin Mandalika Jadi Sirkuit F1

Dream – Selain MotoGP tahun 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tenyata berharap Indonesia menjadi tempat pelaksanaan balap mesin jet darat, mobil Formula 1 (F1). Dengan berlangsungnya ajang balap ini diharapkan upaya branding Indonesia di sport tourism akan semakin kuat.

“ Beliau menyampaikan bahwa F1 ini patut kita jajaki untuk diselenggarakan dalam rangka country branding Indonesia dan juga dalam memperkuat brand sports tourism di Indonesia selain MotoGP, dan juga upaya Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2032,” kata Direktur Utama Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar Mansoer, usai bersama Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir diterima oleh Presiden Jokowi, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dikutip dari setkab.go.id, Kamis 23 Mei 2019.

Mansoer menyatakan akan menindaklanjuti arahan Jokowi dengan melihat kemungkinan Sirkuit Mandalika bisa digunakan sebagai arena balap F1.

Untuk diketahui, sirkuit di Lombok ini sebelumnya dipersiapkan untuk menggelar ajang balap MotoGP tahun 2021.

“ Kami akan segera menindaklanjuti arahan Bapak Presiden untuk melihat kemungkinan F1 dapat diselenggarakan di Sirkuit Mandalika,” kata dia.

Mansoer mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak yang akan bekerjasama dalam hal ini dalam menyelenggarakan balap F1. Ia berharap dalam waktu dekat bisa menyampaikan hal-hal lebih lanjut tentang kemungkinan membawa F1 di Indonesia setelah MotoGP.

Sejauh ini, lanjut Abdulbar, pemerintah sangat mendukung penyelenggaraan MotoGP di Mandalika. Bahkan, Jokowi menyampaikan di depan pers juga bahwa jalan akses dari bandara ke Mandalika akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), kemudian akan ada pelebaran runway bandara, dan juga perbaikan pelabuhan untuk cruise.

“ Jadi support dari pemerintah sangat jela,” kata dia.

5 dari 6 halaman

Bangun Sirkuit Bersama Partner

Perusahaan pelat merah ini hanya membangun sirkuit bersama dengan rekanannya, Vinci. ITDC merupakan pemilik tanah. Kini, pembangunan sirkuit masih tahap homoglasi. Lalu, dokumen teknis akan diselesaikan.

Konstruksi jalan untuk MotoGP akan dilakukan pada Oktober 2019.

“ Jadi bulan Oktober Insya Allah kita akan mulai membangun dalam jangka waktu 12 bulan akan selesai jalan hanya sepanjang 4,3 kilometer. Dan di sini kami juga sudah memastikan bahwa itu bisa dipakai untuk F1 juga,” kata dia.

Mengenai kemungkinan penyesuaian spek pembangunan sirkuit dari arena balap motor menjadi juga arena balap F1, Mansoer mengatakan, meskipun baru mendapat berita ini beberapa hari lalu, namun pihaknya langsung dengan desainer tracknya mendapat kepastian bahwa bentuknya tidak perlu diubah.

“ Hanya ada perlakuan untuk topsoil dan beberapa sinyal-sinyal atau sensor yang harus kita tambahkan karena sifatnya agak berbeda tapi tidak akan merubah signifikan sekali dari sisi budget maupun dari sisi teknis jalan,” kata dia.

6 dari 6 halaman

Tidak Ada Pemborosan

Sementara Ketua KOI, Erick Thohir menilai, track yang sedang dibangun di Mandalika bisa juga dimanfaatkan untuk arena balapan mobil. Tak ada pemborosan untuk arena balap F1 ataupun kendaraan balap mobil yang lain.

Bahkan, menurut Erick, pembangunan sirkuit ini tak hanya membuka peluang sebagai penyelenggara balap, tetapi juga investasi wisata.

“ Kita tahu Indonesia sedang menjajaki tidak hanya halal tourism tapi juga bagaimana menjajaki menjadi negara yang tidak kalah bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Thailand, Malaysia dalam menjual sports tourism ataupun kebudayaan,” kata dia. 

Beri Komentar
Potret Aktifitas Prisia Nasution Saat Jelajahi Alam