Lokasi Tragedi Mina Ditutup Sementara

Reporter : Idho Rahaldi
Kamis, 24 September 2015 23:00
 Lokasi Tragedi Mina Ditutup Sementara
Lokasi TKP di Mina ditutup sementara oleh pemerintah setempat

Dream - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan, akibat tragedi Mina yang menewaskan ratusan orang meninggal dan luka-luka, kini Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung ditutup oleh pemerintah setempat.

Menurut Fahri yang saat ini sedang berada di Mekah, akibatnya siapapun tidak ada lagi yang diperkenankan melihat langsung TKP termasuk pejabat dari pemerintah Indonesia.

" Tetapi kami dan pihak amirul haj terus berkordinasi dengan rumah sakit setempat untuk mengidentifikasi korban dari pihak Indonesia," tutur Fahri dalam rilis yang diterima, Kamis Malam 24 September 2015.

Fahri menyampaiakan, secara kronologis tragedi Mina terjadi akibat penumpukan, karena tidak diatur sedemikian rupa. Kata dia, memang hal tersebut tidak bisa dihindari dalam menjalankan setiap prosesi ibadah haji. 

" Hanya prosesi wukuf di Arofah yang disepakati sebagai titik dimana seluruh jamaah haji dari seluruh negara dan mazhab berada di padang Arofah pada 9 dzulhijjah atauu Rabu, 23 September 2015," ucapnya.

Dia menuturkan, kemudian selanjutnya apa yang terjadi setelah di Arofah tidak diatur regulasinya oleh pemerintah Arab Saudi dan tidak dikomunikasi secara ketat.

" Aturannya diserahkan pada masing-masing negara dan bahkan masing-masing jamaah," terang Fahri.

Dia menjelaskan, karena hal tersebut maka berbondong-bondong lah mereka yang ingin segera menuntaskan rukun dan wajib haji ke mina untuk melontarkan jumrah pada saat yang sama.

" Inilah yang terjadi pada jalur musibah itu," ucapnya.

Kata Fahri, dapat dipastikan bahwa yang jadi korban adalah jemaah haji yang memutuskan untuk berangkat melontarkan setelah subuh karena peristiwa itu terjadi pada pagi hari.

" Padahal di masjidil haram dalam yang sama ada solat Idul Adha," terangnya.

Beri Komentar