10 Teladan Rasulullah Menjaga Keharmonisan dengan Istri

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 10 Maret 2015 16:31
10 Teladan Rasulullah Menjaga Keharmonisan dengan Istri
Rasulullah selalu bersikap lemah lembut terhadap istri, bahkan tak enggan membantu mengerjakan urusan rumah tangga.

Dream - Rasulullah Muhammad SAW memiliki gelar sebagai 'uswatun khasanah'. Kepribadian Rasulullah yang begitu mulia menjadi teladan bagi setiap Muslim.

Teladan yang diajarkan Rasulullah tidak hanya sebatas pada persoalan ibadah. Hal itu mencakup juga pada hubungan antar manusia, terutama dalam membina rumah tangga.

Dalam hal rumah tangga, Rasulullah ternyata memiliki sifat santun dan penyayang. Bahkan, Rasulullah tidak segan membantu istri-istrinya mengerjakan pekerjaan rumah tanpa harus diminta.

Setidaknya terdapat 10 cara Rasulullah yang bisa menjadi contoh bagi para suami dalam menjaga keharmonisan dengan istri. Berikut 10 teladan Rasulullah tersebut:

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

1 dari 10 halaman

Berpuasa Karena Tidak Ada Makanan

Pernah suatu pagi Rasulullah merasa sangat lapar. Tetapi, tidak ada satupun makanan yang bisa disantap untuk sarapan.

Rasulullah kemudian bertanya kepada Aisyah RA, " Belum ada sarapan ya Humairah?" (Humairah adalah panggilan sayang untuk ‘Aisyah yang berarti " Wahai yang kemerah-merahan" ).

'Aisyah menjawab, " Belum ada apa-apa wahai Rasulullah."

Tanpa wajah kesal, Rasulullah lantas berkata," Jika begitu aku puasa saja hari ini."

 

http://uswahislam.blogspot.com/2013/02/10-teladan-rasulullah-melayani-istrinya.html

2 dari 10 halaman

Segera Pulang Usai Salat Jamaah

Rasulullah selalu bersegera pergi ke masjid begitu mendengar Azan. Rasulullah selalu menjalankan salat berjamaah dengan para sahabatnya.

Usai salat, Rasulullah segera pulang ke rumah.

 

http://uswahislam.blogspot.com/2013/02/10-teladan-rasulullah-melayani-istrinya.html

3 dari 10 halaman

Tidak Enggan Mengerjakan Urusan Rumah Tangga

Setiap kali pulang ke rumah, bila melihat istrinya memasak, Rasulullah tidak enggak membantu di dapur.

Aisyah RA menceritakan, " Kalau Rasulullah berada di rumah, Rasulullah selalu membantu urusan rumah tangga."

 

http://uswahislam.blogspot.com/2013/02/10-teladan-rasulullah-melayani-istrinya.html

4 dari 10 halaman

Menjahit Pakaian Robek Sendiri

Rasulullah sosok yang tidak pernah mau merepotkan orang lain. Jika merasa pekerjaan bisa dilakukan sendiri, Rasulullah akan melakukan pekerjaan itu tanpa meminta bantuan.

Sala satunya, Rasulullah pernah melihat ada baju robek. Rasulullah tidak meminta istrinya untuk memperbaiki pakaian tersebut.

Tanpa malu, Rasulullah mengambil jarum dan benang kemudian menjahit bagian pakaian yang robek tersebut.

 

http://uswahislam.blogspot.com/2013/02/10-teladan-rasulullah-melayani-istrinya.html

5 dari 10 halaman

Marah Melihat Suami Memukul Istri

Meski terkenal penyabar, Rasulullah ternyata juga bisa marah. Tetapi, kemarahan itu disampaikan tetap dengan cara yang santun.

Salah satu penyebab Rasulullah marah adalah ketika ketika melihat ada seorang suami yang memukul istrinya. Kepada pria itu, Rasulullah menegur, " Mengapa engkau memukul isterimu?"

Pria itu menjawab dengan gemetar, " Isteriku sangat keras kepala! Sudah diberi nasihat dia tetap begitu juga, jadi aku pukul dia."

" Aku tidak menanyakan alasanmu," sahut Rasulullah. " Aku menanyakan mengapa engkau memukul teman tidurmu dan ibu dari anak-anakmu?"

 

http://uswahislam.blogspot.com/2013/02/10-teladan-rasulullah-melayani-istrinya.html

 

6 dari 10 halaman

Bersikap Lemah Lembut Terhadap Istri

Sebagai pemimpin, Rasulullah dikenal sangat tegas. Tetapi, Rasulullah ternyata juga bersikap lemah lembut, terutama kepada istrinya.

Rasulullah bersabda, " Sebaik-baik lelaki adalah yang paling baik, kasih dan lemah lembut terhadap isterinya."

Meski lemah lembut, hal itu tidak mengurangi kewibawaan Rasulullah sebagai pemimpin.

 

http://uswahislam.blogspot.com/2013/02/10-teladan-rasulullah-melayani-istrinya.html

7 dari 10 halaman

Jauh dari Sifat Sombong

Rasulullah merupakan sosok yang mendapat derajat lebih tinggi dari Allah SWT. Tetapi, hal itu tidak membuat Rasulullah merasa sombong.

Kecintaannya yang tinggi terhadap Allah SWT dan rasa kehambaan yang sudah melekat dalam diri Rasulullah SAW menolak sama sekali rasa kesombongan.

 

http://uswahislam.blogspot.com/2013/02/10-teladan-rasulullah-melayani-istrinya.html

8 dari 10 halaman

Selalu Menempatkan Diri Setara Dengan Orang Lain

Rasulullah telah mendapat anugerah kemuliaan dari Allah SWT. Hal itu membuat kedudukan Rasulullah jauh lebih tinggi dibandingkan dengan orang lain.

Meski demikian, Rasulullah sama sekali tidak pernah menanggap dirinya lebih tinggi. Saat berhadapan dengan lawan bicaranya, termasuk pula istrinya, Rasulullah selalu menempatkan diri setara dengan orang itu.

 

http://uswahislam.blogspot.com/2013/02/10-teladan-rasulullah-melayani-istrinya.html

9 dari 10 halaman

Rajin Ibadah Meski Sudah Dijamin Masuk Surga

Allah SWT telah memberikan jaminan kepada Rasulullah. Seluruh pintu surga terbuka lebar-lebar khusus untuk Rasulullah.

Meski demikian, jaminan itu tidak pernah membuat Rasulullah terlena. Setiap malam, Rasulullah selalu mendirikan salat malam.

Rasulullah selalu menjalankan salat malam cukup lama hingga fisiknya tidak mampu. Pernah suatu malam Rasulullah terjatuh lantaran kakinya bengkak akibat terlalu lama berdiri.

 

http://uswahislam.blogspot.com/2013/02/10-teladan-rasulullah-melayani-istrinya.html

10 dari 10 halaman

Beribadah Untuk Bersyukur

Rasulullah terkenal sebagai ahli dalam ibadah. Meski fisiknya sudah tidak mampu, Rasulullah tetap saja menjalankan salat malam.

Pernah suatu ketika Aisyah RA bertanya, " Ya Rasulullah, bukankah engkau telah dijamin surga? Mengapa engkau masih bersusah payah begini?"

Dengan ringan Rasulullah menjawab, " Ya Aisyah, apakah aku tidak boleh menjadi hambaNya yang bersyukur?"

 

http://uswahislam.blogspot.com/2013/02/10-teladan-rasulullah-melayani-istrinya.html

Beri Komentar