2 Anggota Paskibraka Meninggal Jelang Hari Pengibaran Bendera

Reporter : Puri Yuanita
Kamis, 17 Agustus 2017 10:19
2 Anggota Paskibraka Meninggal Jelang Hari Pengibaran Bendera
Namun, menjelang 17 Agustus 2017, dimana saat Dirgahayu Indonesia ke-72 harus ada sebuah cerita duka. Dua orang anggota Paskibra meninggal dunia.

Dream - Menjadi anggota Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera) merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Dibutuhkan kemampuan yang mumpuni serta fisik yang sehat agar lolos menjadi tim Paskibra.

Tim Paskibra memang dipersiapkan sejak beberapa bulan sebelum hari kemerdekaan Indonesia tiba. Setelah terpilih, biasanya para anggota berlatih secara rutin agar saat pengibaran bendera pasukan pengibar bendera terlihat rapi, kompak dan sukses.

Namun, menjelang 17 Agustus 2017, dimana saat Dirgahayu Indonesia ke-72 harus ada sebuah cerita duka. Seorang anggota Paskibra meninggal dunia.

Inilah dua wanita anggota Paskibra yang meninggal dunia:

 

 

1 dari 2 halaman

Tiba-tiba Sesak Napas

Tiba-tiba Sesak Napas © Dream

1. Sosok Aritya

Aritya Syamsuddin merupakan pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Ia mengeluh sakit lalu dilarikan RSUD I Lagaligo, Jl Sangkurwira, Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, setelah dirawat dua malam, sejak Minggu, 13 Agustus 2017. Dua hari kemudian ia dinyatakan meninggal dunia. Almarhumah tergabung di pasukan 17.

Artiya merupakan anak dari Staf Kantor Camat Mangkutana, Syamsuddin Losong. Aritya adalah siswi kelas 10 SMAN 4 Luwu Timur yang dulunya bernama SMAN 1 Mangkutana. Camat Mangkutana, Awaluddin mengatakan, pada hari Sabtu tanggal 12, Aritya masih mengikuti latihan.

Minggu dini hari, dia dilarikan ke rumah sakit karena mengeluh sesak napas.

" Informasi dari orangtuanya tiba-tiba sesak (napas)," Selasa 15 Agustus 2017.

Suasana haru saat pemakaman sangat terasa. Puluhan anggota Paskibra Mangkutana berseragam paskibra menggotong dan mengiringi keranda almarhumah menuju tempat pemakaman.

Rasa haru dan tangis sesama anggota paskibra, teman, sahabat dan keluarga Aritya mengiringi proses pemakaman.

 

 

2 dari 2 halaman

Divonis Menderita...

Divonis Menderita... © Dream

2. Aknes Yurikho

Aknes Yurikho merupakan anggota Paskibra Kota Palu. Aknes Yuriko juga dikabarkan meninggal dunia, Senin 14 Agustus 2017 sekitar pukul 20.30 di RSUD Undata Palu.

Ia meninggal hanya berselang dua hari setelah merayakan ulang tahun ke-16. Anak pasangan Maat Suprianto dan Cucu Yuningsi ini dikenal ceria dan selalu bersemangat. Saat terbaring di rumah sakit Aknes masih sempat mengunggah status di akun facebooknya 23 Juli lalu.

Saat itu Aknes sempat menuliskan keinginannya untuk kembali berlatih bersama rekan-rekannya.

" PENGEN pulang ke rumah, Aknes rindu latihan. Saya tidak mau di rumah sakit. Ya Allah, cepat sembuhkan saya dari penyakit ini."

Berdasar informasi dari pihak keluarga, almarhumah awalnya hanya sakit gigi. Setelah itu, orangtuanya membawa almarhumah ke rumah sakit dan divonis menderita radang tenggorokan.

Ia dirawat di rumah sakit setelah lima hari lalu menghembuskan napas terakhirnya.

" Keinginnanya ikut Paskibra sangat besar meski dia sakit," ujar Maat Suprianto.

(Sumber: planet.merdeka.com)

Beri Komentar