500 Juta Akun Yahoo Dibajak, Termasuk Punya Kamu?

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 26 September 2016 09:01
500 Juta Akun Yahoo Dibajak, Termasuk Punya Kamu?
Selain itu, Yahoo juga mengungkapkan bahwa serangan cyber tersebut kemungkinan 'disponsori oleh negara'.

Dream - Yahoo mengakui adanya serangan cyber besar-besaran pada jaringannya pada 2014. Kemungkinkan peretas telah mencuri data dari setengah miliar penggunanya.

Yahoo, baru mengkonfirmasi serangan itu berbulan-bulan setelah ramai jadi perbincangan di internet. Dari penyelidikan internal diketahui jika 'informasi akun pengguna tertentu telah dicuri' dan serangan itu datang dari 'pelaku yang diyakini didukung negara'.

" Berdasarkan investigasi yang sedang berlangsung, Yahoo percaya bahwa informasi yang terkait dengan setidaknya 500 juta akun pengguna telah dicuri," bunyi pernyataan dari raksasa internet di Amerika Serikat itu.

Menurut Digital Asia One, bocornya data tersebut disebut-sebut sebagai serangan terbesar yang pernah dialami oleh sebuah organisasi tunggal.

" Yahoo bekerja sama dengan penegak hukum mengenai hal ini,” kata seorang analis keamanan komputer bernama Graham Cluley.

 

1 dari 2 halaman

Data Apa Saja yang Dibajak

Data Apa Saja yang Dibajak © Dream

Cluley mengatakan sekitar 200 juta akun mungkin telah diakses dan data yang diretas saat ini sedang ditawarkan secara online.

Yahoo mengatakan informasi yang dicuri mungkin termasuk nama, alamat email, tanggal lahir, dan password, bersama dengan pertanyaan keamanan yang dienkripsi atau tidak terenkripsi, beserta jawabannya yang bisa membantu peretas membobol akun online lainnya.

Dia menambahkan, Yahoo percaya yang mereka peretas disponsori negara. Tapi, raksasa teknologi itu tidak memberikan rincian tuduhan mereka itu.

" Jika saya harus menyampaikan berita buruk bahwa perusahaan saya telah diretas, saya akan merasa jauh lebih senang mengatakan bahwa para penyerang adalah 'yang disponsori negara,' bukan anak-anak remaja," kata Cluley dalam sebuah posting blog.

 

2 dari 2 halaman

Ini yang Dilakukan Jika Kena Bajak

Ini yang Dilakukan Jika Kena Bajak © Dream

Meski begitu, data yang dicuri tidak termasuk informasi yang terkait dengan pembayaran atau rekening bank, kata perusahaan yang berbasis di Silicon Valley itu.

Yahoo meminta pengguna yang terdampak untuk mengubah password, dan merekomendasikan siapa saja yang belum melakukannya sejak 2014 untuk mengambil tindakan yang sama sebagai tindakan pencegahan.

" Pembobolan online dan pencurian oleh aktor yang disponsori negara kini menjadi semakin umum di industri teknologi," kata Yahoo dalam rilisnya.(Sah)

 

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More