Shutterstock.com
Dream - Salah waktu mustajab untuk berdoa yaitu setelah sholat fardu. Karena itulah, kita dianjurkan mengisinya dengan zikir dan doa.
Allah memberikan kita segala nikmat. Sehingga kita bisa menjalani hidup dengan nyaman dan tenteram.
Karena itu, Allah hanya meminta kita bersyukur kepada-Nya. Berterima kasih atas apa yang sudah kita terima.
Allah pun bakal menambah nikmat-Nya kepada kita. Selama kita mau bersyukur.
Nah, tepat kiranya kita memanfaatkan waktu setelah sholat untuk berdoa. Sebagai ungkapan syukur, dianjurkan membaca doa ini.
اللَّهُمَّ لَكَ صَلَّيْتُ وَلَكَ دَعَوْتُ وَإيَّاكَ رَجَوْتُ فَأسْأَلُكَ أنْ تَجْعَلَ لِي في صَلاَتِي وَدُعَائِي بَرَكَةً تُكَفِّرُ بِهَا سَيِّئَاتِي وَتُبَيِّضُ بِهَا وَجْهِي وَتُكْرِمُ بِهَا مَقَامِي وَتَحُطُّ بِهَا عَنِّي وِزْرِي اللَّهُمَّ احْطُطْ عَنِّي وِزْرِي وَاجْعَلْ مَا عِنْدَكَ خَيْرَاً لِي الْحَمْدُ للهِ الَّذِي قَضَى عَنِّي صَلاَةً كَانَتْ عَلَى المُؤْمِنِيْنَ كِتَاباً مَوْقَوتاً.
Allahumma laka shollaitu wa laka da'awtu wa iyyaka rajawtu fa as aluka an taj'alali fi shalati wa du'ai barakatan tukaffiru biha sayyiati wa tubayyidhu biha wajhi wa tukrimu biha maqomi wa tahuththu biha 'anni wizri. Allahummahthuth 'anni wizri waj'al ma 'indaka khoiran li. Alhamdulillahil ladzi qadla 'alayya 'anni shalatan kanat 'alal mu'minina kitabam mawquta.
Artinya,
" Ya Allah, kepada-Mu aku shalat, kepada-Mu aku berdoa, hanya kepada-Mu aku berharap. Aku memohon kepada-Mu agar Engkau menjadikan di dalam shalat dan doaku keberkahan yang bisa menghapus kesalahan-kesalahanku, dan Engkau menyinari wajahku dengannya, Engkau memuliakan kedudukanku dengannya, dan Engkau menggugurkan dosaku dengannya. Ya Allah, gugurkanlah dosaku, dan jadikanlah apa yang ada di sisi-Mu yang paling baik bagiku. Segala puji bagi Allah yang telah mewajibkan bagiku shalat yang mana shalat tersebut wajib bagi orang-orang beriman dengan kewajiban yang diberi waktu."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Sholat merupakan ibadah yang dilakukan mulai dari takbiratul ikhram hingga salam. Seluruh rukunnya harus terpenuhi agar dapat sah dan diterima.
Sholat bagi Muslim adalah inti yang terbagi dalam fardlu dan sunah. Sholat fardlu dikerjakan sebanyak lima kali sehari, sedangkan sunah dilakukan di waktu-waktu utama tertentu.
Ketika salam dengan menolehkan kepala ke kanan dan kiri, maka sholat kita sudah selesai. Kita bisa mengerjakan amalan lain.
Rasulullah Muhammad SAW punya kebiasaan berdoa ketika salam. Sebab, ini termasuk saat yang mustajab,
Sedangkan doa yang dibaca Rasulullah adalah berikut. Doa ini tercantum dalam hadis riwayat Ibnu Sunni.
اللَّهُمَّ لا تُخْزِنِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلا تُخْزِنِي يَوْمَ الْبَأْسِ، فَإِنَّ مَنْ تُخْزِهِ يَوْمَ الْبَأْسِ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ
Allahumma la tukhzini yaumal qiyamati wa la tukhzini yaumal ba'si fa inna man tukhzihi yaumal ba'si faqad akhzaitahu.
Artinya,
" Ya Allah, jangan Engkau hinakan aku di hari kiamat dan jangan Engkau hinakan aku di hari kengerian, karena sesungguhnya orang yang Engkau hinakan."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Berwiwarusaha, atau bahasa kerennya menjadi enterpreneur, tengah menjadi tren di kalangan kaum muda kekinian. Banyak anak muda yang sudah bekerja sebetulnya menyimpan mimpi memiliki usaha sendiri.
Menjadi pebisnis biasanya dikarenakan adanya harapan untuk mendapatkan lebih banyak manfaat untuk kehidupan. Selain untuk diri sendiri, tak jarang para pemimpi ini ingin turut menyejahterakan orang-orang di sekitar.
Ada pula yang beralasan menjadi pebisnis karena memiliki waktu yang lebih bebas serta pergaulan lebih luas.
Meski terdengar menyenangkan, menjadi enterpreneur tentu banyak tantangannya. Belum lagi ketika bisnis yang baru dibangun harus menanggung rugi cukup besar. Rasanya kepala jadi cekot-cekot.
Namun begitu, seorang enterpreneur memang harus tahan banting. Tidak menyerah meski jatuh berkali-kali.
Agar usahamu lancar dan sukses, amalkan doa ini setiap kali usai sholat.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ، وَالْعَزِيْمَةَ عَلَى الرُّشْدِ، وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ وَأَسْأَلُكَ حُسْنَ عِبَادَتِكَ وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيْمًا وَأَسْأَلُكَ لِسَانًا صَادِقًا وَأَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ وَأَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ
Allahumma inni as aluka tsabata fil amri, wal 'azimata 'alar rusydi, wa as aluka syukra ni'matika, wa as aluka husna 'ibadatika, wa as aluka qolban saliman, wa as aluka lisanan shadiqon, wa astaghfiruka lima ta'lamu innaka anta 'allamul ghuyub.
Artinya:
" Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ketegaran dalam menghadapi permasalahan dan memohon petunjuk-M, aku memohon kepada-Mu agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu, aku memohon kepada-Mu agar giat beribadah kepada-Mu, aku memohon kepada-Mu hati yang bersih dan lisan yang jujur, aku memohon kepada-Mu kebaikan yang Engkau ketahui, aku memohon kepada-Mu curahan ampunan dari segala dosa yang Engkau ketahui, karena hanya Engkaulah yang Maha Mengetahui segala yang gaib."
Sumber: Bincang Syariah