Apoteker di Bali Ubah 4000 Liter Arak Jadi Larutan Hand Sanitizer

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Minggu, 12 April 2020 12:01
Apoteker di Bali Ubah 4000 Liter Arak Jadi Larutan Hand Sanitizer
Hand sanitizer tersebut dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dream - Hand sanitizer menjadi barang langka di sejumlah daerah, terutama di Bali. Banyak orang membutuhkan barang ini untuk mencuci tangan agar terbebas dari virus corona.

Mengatasi kelangkaan tersebut, apoteker di Universitas Udayana Bali menciptakan hand sanitizer dari bahan arak. Ide ini pertama kali dicetuskan oleh Kapolda Bali, Irjen Petrus Reinhard Golose.

Cemas akan pasokan hand sanitizer yang makin sulit didapat, Petrus mengumpulkan 4.000 liter arak sitaan dari pabrik-pabrik lokal. Arak-arak itu disumbangkan ke Program Studi Farmasi Universitas Udayana.

Para apoteker di universitas tersebut mengubah arak itu menjadi hand sanitizer yang dapat menangkal virus corona. Dalam waktu sepekan, tim Universitas Udayana berhasil membuat cairan pembersih tangan dengan kandungan alkohol 96 persen untuk memenuhi standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Minyak cengkeh dan mint juga ditambahkan dalam campuran hand sanitizer tersebut. Fungsinya untuk mengurangi iritasi di kulit.

" Sejauh ini kami telah memproduksi 10.600 botol sanitizer tangan menggunakan arak dan kepolisian Bali telah memberikannya kepada orang-orang yang membutuhkan," ujar Koordinator Prodi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana, Dewa Ayu Swastini, dikutip dari Channel News Asia.

Bali dilaporkan menangani 49 kasus positif virus corona dengan 2 kematian yang dikonfirmasi.

1 dari 5 halaman

Video Perawat Ini Buktikan Virus Corona Bisa Menyerang Meski Pakai Sarung Tangan

Dream – Penyebaran virus corona bisa dengan cara yang sederhana sekali. Seseorang bisa tertular virus penyebab penyakit Covid-19 ini meski sudah menggunakan sarung tangan sekalipun.

Seorang perawat di Michigan, Amerika Serikat, melihat banyak orang menggunakan sarung tangan ketika hendak belanja ke toko atau ketika keluar rumah. Meski mengenakan sarung tangan, perawat tersebut mengatakan upaya pencegahan menjadi tak berguna bila si pemakai tidak sering mencuci tangan.

Virus corona diketahui bisa melakukan kontaminasi silang terhadap tubuh dengan cara yang sederhana sekali. Perawat dari Michigan tersebut membuat sebuah video untuk mengedukasi masyarakat tentang penyebaran virus dengan cara sederhana.

Dilansir dari Bored Panda, inilah cerita perawat Michigan tersebut:

2 dari 5 halaman

Pengamatan di Toko Kelontong

Perawat yang diketahui bernama Molly Lixey itu membuat sebuah video yang menunjukkan seberapa cepat dan sederhana virus corona menyebar di sebuah toko kelontong.

Sementara kebanyakan orang tahu penyebaran virus corona melalui bersin dan batuk, bahkan hanya dengan napas ketika berbicara.

Video tersebut ia bagikan di media sosial Facebook dengan nama akun @Molly Lixey.

3 dari 5 halaman

Sarung Tangan Bukan Jaminan Aman

Ilustrasi

Molly menggunakan cat warna sebagai ilustrasi cara virus corona menulari manuia. Video itu sengaja dibuat agar informasi disampaikan sesederhana mungkin dan dapat mengedukasi masyarakat. Menurutnya cat menjadi alat yang sempurna untuk menjelaskan proses kontaminasi virus corona.

Masyarakat percaya bahw dengan menggunakan sarung tangan ketika berbelanja akan membuat mereka aman dari penularan virus corona. Padahal meski menggunakan sarung tangan mereka tetap bisa terinfeksi virus corona usai memegang benda.

4 dari 5 halaman

Cara Virus Corona Menyebar

Ilustrasi

Dalam video tersebut Molly menggambarkan kontaminasi silang virus corona dengan cara yang sangat sederhana namun dapat memahamkan netizen. Ia menggunakan cat warna sebagai ilustrasi virus.

Molly membuat simulasi lewat sebuah cerita keseharian manusia. Berawal dari cerita Molly pergi ke toko kelontong. Ia memulainya dengan mengenakan sarung tangan. Selanjutnya dia terlupa dengan ponselnya yang tertinggal di mobil. Ia kembali untuk mengambil ponsel tersebut.

Di dalam toko, Molly mengambil keranjang belanja dan membersihkannya. Disaat itu ia mencelupkan tangannya ke mangkuk cat. Ketika mengambil keranjang belanja diibaratkan ia mencelupkan tangannya ke dalam cat tersebut. Ingat, cat adalah ilustrasi virus corona.

Aktivitas belanja Molly berlanjut dengan mengambil berbagai kebutuhan di dalam toko tersebut sembari sekali-kali memegang wajahnya. Praktis, cat di tangannya menempel di wajah. Kemudian tiba-tiba ada sambungan telepon yang masuk, Molly spontan langsung mengangkat telepon itu. Dia tak menyadari jika tangannya masih ada terkena cat. Dan akhirnya cat hinggap lagi di pipi Molly.

5 dari 5 halaman

Perawat Itu Mengingatkan Rajin Cuci Tangan

Ilustrasi

Dari penjelasan video tersebut, Molly mengingatkan orang-orang untuk rajin mencuci tangan dengan benar. Meskipun memakai sarung tangan, virus masih hinggap di tangan. Maka jangan sekali-kali menyentuh area wajah.

Dalam video itu Molly melepaskan sarung tangannya. Dan taukah kamu, cat itu ternyata menempel juga di tangan Molly. Betapa virus corona dapat menginfeksi manusia dengan cara yang sederhana sekali.

Molly mengatakan dalam video tersebut, “ tidak ada gunanya memakai sarung tangan jika kamu tidak mencuci tangan setiap kali selesai menyentuh suatu benda.(Sah)

 

Beri Komentar