Bacaan Doa Serta Dzikir Pagi dan Petang yang Diamalkan Rasulullah, Mohon Perlindungan pada Allah SWT

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Rabu, 7 Desember 2022 09:36
Bacaan Doa Serta Dzikir Pagi dan Petang yang Diamalkan Rasulullah, Mohon Perlindungan pada Allah SWT
Pagi dan sore menjadi waktu yang sangat tepat untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Dream – Berdoa untuk umat Islam menjadi amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan setiap saat. Selain memohon keinginan terkabul, memanjatkan doa juga sebagai upaya untuk selalu mendakatkan diri kepada Sang Kuasa, mengingat-Nya, dan meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT.

Salah satu kebiasaan berdoa yang dianjurkan dalam Islam adalah memanjatkan doa serta dzikir pagi dan petang. Di pagi hari kita memohon perlindungan kepada Allah SWT untuk mengawali siang hari hingga sore hari. Dengan kebanyakan aktivitas dilakukan di sepanjang waktu itu, doa di pagi hari yang kita panjatkan juga berisi pemohonan agar seluruh pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik.

Begitu pun doa di sore hari yang juga memohon perlindungan dan kebaikan dari Allah SWT dari malam hingga ke pagi hari lagi. Berharap di waktu istirahat tersebut, kita selalu dalam perlindungan Allah SWT dan keesokan harinya dibangunkan kembali dalam kondisi yang lebih segar dan bisa menjalani aktivitas kembali.

Nah, berikut adalah dzikir pagi dan petang yang dibaca oleh Rasulullah saw dan perlu diketahui oleh umat Islam sebagaimana telah dirangkum oleh Dream melalui islam.nu.or.id:

1 dari 3 halaman

Dzikir Pagi dan Petang

Dzikir Pagi dan Petang© Shutterstock.com

Setiap hari hendaknya kita tak pernah lupa untuk selalu memanjatkan doa kepada Allah SWT. Karena segala hal yang terjadi pada kehidupan manusia di dunia ini adalah atas kehendak Allah SWT. Salah satu doa yang bisa sahabat Dream amalkan tersebut adalah dzikir pagi dan petang. Berikut adalah bacaannya yang perlu umat Islam ketahui:

Doa Perlindungan dari Ciptaan-Nya

Doa ini dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali yang terdapat dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim dan Ibnu Sinni berikut ini:

أَعُوذُبِكَلِمَاتِاللهِالتَّامَّاتِمِنْشَرِّمَاخَلَقَ

A‘ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min syarri mā khalaq.

Artinya: “ Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan ciptaan-Nya,” (HR Muslim dan Ibnu Sinni).

Doa Perlindungan dari Nafsu, Setan, dan Sekutunya

Dzikir pagi dan petang berikutnya adalah doa memohon perlindungan dari nafsu, setan, dan sekutunya. Karena keberadaan setan ada di mana-mana yang bisa sewaktu-waktu mengganggu manusia. Oleh karena itu, kita bisa berusaha untuk melindungi diri dari gangguannya dengan cara berdoa. Berikut adalah bacaan doanya yang bisa sahabat Dream amalkan:

اللَّهُمَّفَاطِرَالسَمَوَاتِوَالأَرْضِ،عَالِمَالغَيْبِوَالشَّهَادَةِرَبَّكُلِّشَيْءٍوَمَلِيْكَهُ،أَشْهَدُأَنْلَاإِلَهَإِلَّاأَنْتَ،أَعُوذُبِكَمِنْشَرِّنَفْسِيْوَشَرِّالشَّيْطَانِوَشِرْكِهِ

Allāhumma fāthiras smāwāti wal ardhi, ‘ālimal ghaibi was syahādah, rabba kulli syai’in wa malīkah, asyhadi an lā ilāha illā anta. A‘ūdzu bika min syarri nafsī wa syarris syathāni wa syirkih.

Artinya: “ Tuhanku, pencipta langit dan bumi, yang mengetahui hal yang ghaib dan nyata, tuhan dan penguasa segala sesuatu. Aku bersaksi tiada tuhan selain Kau. Aku berlindung kepada-Mua dari kejahatan nafsuku, kejahatan setan dan sekutunya,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

2 dari 3 halaman

Dzikir Pagi dan Petang

Doa agar Dihindarkan dari Mudharat

Dzikir pagi dan petang selanjutnya adalah memohon agar dihindarkan dari yang mudharat. Doa ini ada dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan At-Turmudzi yang dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali: 

بِسْمِاللهِالَّذِيلَايَضُرُّمَعَاسْمِهِشَيْءٌفِيالأَرْضِوَلَافِيالسَّمَاءِوَهُوَالسَّمِيْعُالعَلِيْمُ

Bismillāhil ladzī lā yadhurru ma‘as mihī syai’un fil ardhi wa lā fis samā’i wa huas samī‘ul ‘alīm.

Artinya: “ Dengan nama Allah, Zat yang apa pun di bumi dan di langit tidak mudharat dengan asma-Nya. Dia mahadengar dan mahatahu,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

Dua Kalimat Syahadat

Dzikir pagi dan petang dilanjutkan dengan membaca dua kalimat syahadat dengan Allah SWT dan malaikat sebagai saksinya. Berikut bacaannya yang perlu sahabat Dream amalkan:

اللَّهُمَّإِنِّيأَصْبَحْتُأَشْهَدُكَوَأَشْهَدُحَمَلَةَعَرْشِكَوَمَلَائِكَتَكَوَجَمِيْعَخَلْقِكَأَنَّكَأَنْتَاللهُالَّذِيلَاإِلَهَإِلَّاأَنْتَ،وَأَنَّمُحَمَّدًاعَبْدُكَوَرَسُولُكَ

Allāhumma innī ashbahtu asyhaduka wa asyhadu hamalata ‘arsyika wa malā’ikatika wa jamī‘a khalqika annaka antallāhul ladzī lā ilāha illā anta, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasūluk.

Artinya: “ Tuhanku, aku berpagi hari, aku menyaksikan-Mu dan menyaksikan malaikat penanggung arasy, malaikat-Mu, dan semua makhluk-Mu bahwa Kau adalah Allah, tiada tuhan selain-Mu, dan Muhammad adalah hamba dan rasul-Mu,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

Pujian kepada Allah SWT

Dzikir pagi dan petang yang terakhir adalah dengan membaca pujian kepada Allah SWT. Berikut adalah bacaannya:

اللَّهُمَّمَاأَصْبَحَبِيمِنْنِعْمَةٍفَمِنْكَوَحْدَكَلَاشَرِيْكَلَكَ،لَكَالحَمْدُوَلَكَالشُّكْرُ

Allāhumma mā ashbaha bī min ni‘matin fa minka wahdaka lā syarīka laka, lakal hamdu wa lakas syukru.

Artinya: “ Tuhanku, nikmat yang menyertaiku berpagi hari ini semata berasal dari-Mu yang esa, tiada sekutu bagi-Mu. Bagi-Mu segala puji dan syukur,” (HR Abu Dawud).

3 dari 3 halaman

Ayat Al-Quran tentang Memohon Perlindungan Allah SWT

Selain dari hadis, ada juga doa memohon perlindungan yang terdapat di dalam Al-Quran. Berikut adalah ayat-ayat Al-Quran tentang memohon perlindungan Allah SWT sebagaimana dikutip dari islampos.com:

Surat Al-A’raf Ayat 200 – 201

وَاِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطٰنِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّهٗ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌاِنَّ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا اِذَا مَسَّهُمْ طٰۤىِٕفٌ مِّنَ الشَّيْطٰنِ تَذَكَّرُوْا فَاِذَا هُمْ مُّبْصِرُوْنَۚ

Artinya: Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa apabila mereka dibayang-bayangi pikiran jahat (berbuat dosa) dari setan, mereka pun segera ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat (kesalahan-kesalahannya).” (QS. Al-A’raf: 200 – 201)

Surat Yusuf Ayat 18

وَجَاۤءُوْ عَلٰى قَمِيْصِهٖ بِدَمٍ كَذِبٍۗ قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ اَنْفُسُكُمْ اَمْرًاۗ فَصَبْرٌ جَمِيْلٌ ۗوَاللّٰهُ الْمُسْتَعَانُ عَلٰى مَا تَصِفُوْنَ

Artinya: Dan mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) darah palsu. Dia (Yakub) berkata, “ Sebenarnya hanya dirimu sendirilah yang memandang baik urusan yang buruk itu; maka hanya bersabar itulah yang terbaik (bagiku). Dan kepada Allah saja memohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan.” (QS. Yusuf: 18)

Surat Al-Anbiya Ayat 112

قَالَ رَبِّ احْكُمْ بِالْحَقِّۗ وَرَبُّنَا الرَّحْمٰنُ الْمُسْتَعَانُ عَلٰى مَا تَصِفُوْنَ ࣖ

Artinya: Dia (Muhammad) berkata, “ Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami Maha Pengasih, tempat memohon segala pertolongan atas semua yang kamu katakan.” (QS. Al-Anbiya: 112)

Surat Gafir Ayat 27

وَقَالَ مُوْسٰىٓ اِنِّيْ عُذْتُ بِرَبِّيْ وَرَبِّكُمْ مِّنْ كُلِّ مُتَكَبِّرٍ لَّا يُؤْمِنُ بِيَوْمِ الْحِسَابِ ࣖ

Artinya: Dan (Musa) berkata, “ Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari perhitungan.” (QS. Gafir: 27)

Surat Gafir Ayat 56

اِنَّ الَّذِيْنَ يُجَادِلُوْنَ فِيْٓ اٰيٰتِ اللّٰهِ بِغَيْرِ سُلْطٰنٍ اَتٰىهُمْ ۙاِنْ فِيْ صُدُوْرِهِمْ اِلَّا كِبْرٌ مَّا هُمْ بِبَالِغِيْهِۚ فَاسْتَعِذْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّهٗ هُوَ

السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan (bukti) yang sampai kepada mereka, yang ada dalam dada mereka hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang tidak akan mereka capai, maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (QS. Gafir: 56)

Beri Komentar