(eberita.org)
Dream - Masih ingat dengan Muhammad Yusuf? Salah satu mata pemuda 19 tahun asal Bogor itu buta setelah dilempar telur busuk saat merayakan ulang tahunnya.
Dia pun menceritakan insiden yang terjadi pada malam hari jelang tanggal 20 Januari 2017 lalu.
Katanya, saat itu teman-temannya melemparkan beberapa telur busuk ke kepalanya sambil bersenda gurau. Tak disadari, sebagian telur busuk itu mengenai matanya.
Aksi lempar telur bahkan terkadang ditaburi tepung memang sudah jadi gaya anak muda masa kin dalam merayakan ultah. Namun Yusuf tak menduga jika ada bahaya mengintai dibalik lemparan telur itu.
Beberapa hari setelah perayaan ulang tahun itu, Yusuf merasakan ada yang tidak biasa.
© Dream
Mata kirinya mulai terasa sakit dan membengkak. Yusuf kemudian mencoba menggunakan es batu untuk menghilangkan denyutan pada matanya, namun tidak berhasil.
Hari selanjutnya, kondisi mata kirinya semakin parah sampai mengeluarkan nanah.
" Sakit dan pedih, sampai saya tak bisa tidur selama 3 hari," kata Yusuf yang kini terpaksa memakai kaca mata.
Kini kondisi matanya semakin membaik. Tetapi, penglihatan mata kirinya tidak berfungsi atau buta.
© Dream
Menurut Asih, kakak Yusuf, keluarganya sedang berusaha mengumpulkan biaya operasi cangkok mata sebesar Rp50 juta.
" Kak, aku ingin mataku dapat melihat kembali," ungkap Yusuf pada kakaknya setelah matanya dipastikan buta oleh spesialis mata pada awal bulan lalu.
Saat ini, Yusuf dan kakaknya dibantu oleh situs kitabisa.com yang melakukan penggalangan dana untuk operasi cangkok mata.

Hingga hari Rabu kemarin, sumbangan untuk Yusuf telah mencapai hampir Rp50 juta sejak penggalangan dana mulai dijalankan 21 hari yang lalu.
(eberita.org)
Advertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%