Wakil Walikota Bengkulu, Dedi Wahyudi (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Wakil Walikota Bengkulu, Dedi Wahyudi mengatakan, pemerintah Kota Bengkulu berencana mengubah salah satu wilayah bernama Pulau Tikus menjadi Pulau Hidayah.
Dia menjelaskan, Pulau Tikus itu sekarang keadaannya kosong dan ukurannya terus mengalami penyusutan akibat abrasi.
" Pulau ini awalnya tiga hektar luasnya, terus menyusut menjadi dua hektar, hingga sekarang menjadi setengah hektar," kata Dedi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis, 15 November 2018.
Untuk menyelematkan pulau tersebut, pemerintah daerah rencananya mereklamasi di kawasan tersebut. Pada 2019 nanti, proses reklamasi rencananya mulai dijalankan.
" (Rencananya) kita akan reklamasi besar-besaran," ucap dia.
Setelah Pulau Tikus selesai direklamasi, namanya akan diubah menjadi Pulau Hidayah. Pemberian nama itu tentu memiliki makna. Pemerintah Kota Bengkulu berharap orang yang datang ke pulau tersebut dapat mendapat hidayah atau peningkatan keimanan.
" Nanti akan ada pesantren mini, kita akan datangkan ustaz, para penghafal Alquran ke Pulau Hidayah," ucap dia.
Tak hanya itu, pemerintah Kota Bengkulu juga akan menerapkan wisata syariah di Pulau Hidayah. Para pengunjung yang datang harus dengan pasangan sahnya.
" Di mana nanti yang datang laki-laki dan perempuan datang mereka tidak boleh pacaran. Harus dengan muhrimnya," ujar Dedi.
Advertisement

Spesies Kucing Baru Ditemukan di Bolivia, Ukurannya Lebih Kecil dari Kucing Rumahan

Kurang Tidur Bikin Kepala Sakit? Ini yang Terjadi pada Tubuh dan Cara Mengatasinya

Sarapan Sebaiknya Protein atau Karbohidrat? Ahli Gizi Ungkap Pilihan yang Lebih Tepat

Mengapa Motif Batik Mega Mendung Mirip dengan Desain Awan China?

5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Kopi, Bisa Ganggu Pencernaan

5 Tipe Orang yang Suka Menunda Pekerjaan, Anda Termasuk yang Mana?
