Cerita Sedih dan Kecewa MUA Ketipu Kliennya, Bilangnya Untuk Foto Keluarga Nyatanya Buat Akad Nikah

Reporter : Sugiono
Kamis, 15 September 2022 14:35
Cerita Sedih dan Kecewa MUA Ketipu Kliennya, Bilangnya Untuk Foto Keluarga Nyatanya Buat Akad Nikah
Dia sebenarnya tidak mempermasalahkan apabila kliennya bisa jujur sedari awal. Masalah harga, semua bisa dinegosiasikan.

Dream - Meski terlihat mudah, merias wajah bukan pekerjaan yang gampang. Butuh keterampilan khusus dan jam terbang tinggi agar makeup artist (MUA) mampu menghasilkan riasan yang sempurna.

Saat ini banyak bermunculan MUA yang makin mempermudah kaum Hawa untuk tampil cantik di hari-hari spesial mereka, seperti pernikahan, acara keluarga, atau acara resmi.

Namun makeup untuk setiap acara tentu saja berbeda, karena produk yang dipakai untuk mengaplikasikan riasan juga memiliki tingkat kualitas yang berbeda pula.

1 dari 7 halaman

Makanya, setiap MUA pasti punya daftar paket rias yang berbeda-beda harganya. Harga paket rias pengantin dengan acara keluarga sudah pasti berbeda. Lebih mahal paket rias pengantin karena makeupnya harus dibuat tahan lama.

Karena itu, semua MUA pasti akan merasa tertipu jika ada klien yang mengaku ingin dirias untuk acara keluarga, tapi ternyata buat acara akad nikah.

Kejadian seperti itulah yang dialami seorang MUA yang lagi galau karena kliennya tidak jujur saat pertama kali mau dirias olehnya.

2 dari 7 halaman

Curhatan tersebut diunggah sendiri oleh MUA asal Malang melalui sebuah video di akun TikTok @slimpiiiiii pada 14 September 2022.

Dalam video berdurasi satu menit tiga detik, dia merasa sedih dan kecewa karena kena tipu untuk kedua kalinya oleh klien.

Katanya, sang klien minta dirias dengan tampilan foto acara keluarga. Padahal kliennya itu ternyata seorang pengantin yang akan melangsungkan akad nikah.

" Sedih banget, ke 2 kalinya ditipu client. Bisa dibilang 'ditipu' kan ya. Bilangnya buat foto acara keluarga ternyata dibuat akad," tuturnya.

3 dari 7 halaman

Pada awalnya, kliennya menghubunginya untuk menanyakan harga makeup lamaran. Setelah diberitahu harganya, kliennya seolah menghilang, tidak ada kelanjutan.

Hingga satu bulan kemudian, kliennya muncul lagi untuk menanyakan harga paket rias acara keluarga dengan tampilan yang natural.

Akhirnya kliennya setuju dengan harga yang ditawarkan. Setelah deal harga dan tanggal acara, kliennya pun datang ke salon miliknya.

4 dari 7 halaman

Namun, dia merasa curiga waktu kliennya datang ke salonnya. Pasalnya, kliennya datang bersama temannya yang sudah dirias seperti mau ke acara kondangan.

" Yaudah pas tgl 12 September minta makeup jam 6 pagi di salon aku.. dia ke salonku, dia bawa temen udah dandan.

" Dalem hatiku katanya mau foto keluarga, tapi dia kok dianter sama temennya, trus temennya juga udah dandan rapi gitu," katanya.

Saat itu dia mencoba untuk berpikiran positif tentang kliennya, dan menghiraukan masalah penampilan teman kliennya.

5 dari 7 halaman

Sampai pada akhirnya, dia baru tahu kalau yang dimakeup adalah pengantin setelah pengikutnya di Instagram memberitahu.

" Ehh pagi aku upload foto hasil makeup dia dan captionnya 'Makeup photoshoot', ada salah satu followersku bilang 'Bukan bridesmaid deh sil. Ini mah mau akad'," terangnya.

Mendengar penjelasan pengikutnya, dia langsung sedih dan jengkel karena merasa ditipu oleh klien yang tidak jujur dari awal.

" Mau menikah kok malah menipu. Nggak berkah," katanya di chattingan dengan pengikutnya.

6 dari 7 halaman

Dia sebenarnya tidak mempermasalahkan apabila kliennya bisa jujur sedari awal. Masalah harga, semua bisa dinegosiasikan.

" Sebenernya gapapa sih kalo jujuran dari awal kan enak. Daripada bilangnya mau foto acara keluarga ternyata akad.

" Padahal nikah itu acara sakral banget lo ya.. kok beraninya malah kayak gitu. InsyaAllah aku ikhlas mba, tapi untuk kalian jangan dicontoh," pungkasnya.

7 dari 7 halaman

Video curhatan MUA merasa dibohongi klien ini pun viral dan menuai berbagai komentar dari netizen.

Sebagian ada yang meminta si MUA untuk ikhlas dengan apa yang sudah terjadi agar mendapat ganti yang lebih baik.

Sementara yang lainnya menyindir si MUA karena tidak ada unsur merugikan dalam kasus yang dialaminya.

Namun ada yang mengatakan si MUA tetap rugi karena nama baiknya sebagai perias dipertaruhkan.

" Jadi ruginya bukan soal materi beb, tapi NAMA BAIK MUAnya. Misal ada yg nyeletuk 'MUANYA SIAPA SIH KOK AKAD PUCET dsb'."

Sumber: Brilio

Beri Komentar