Cerita Seram Bawa Pulang Mesin Cuci Tua Dari Tempat Pembuangan
Dream - Sebuah video viral yang diyakini berasal dari Amerika Serikat memperlihatkan seorang wanita menemukan sofa lusuh di pinggir jalan senilai hampir US$8.000 atau setara Rp120 juta.
Sadar mendapatkan rejeki nomplok, wanita tersebut membawa pulang sofa itu untuk direstorasi.
Setelah setiap jengkal sofa dibersihkan dengan berbagai cara, wanita itu meletakkan furnitur di ruang tamu untuk memperindah rumahnya.
Aksi wanita tersebut mungkin terdengar simpel dan menguntungkan karena membawa pulang barang mewah ke rumahnya.

Dia tidak takut kalau ada 'hal-hal' di luar nalar yang menghantuinya setelah mengambil barang yang bukan miliknya.
Namun lain ceritanya jika yang menemukan barang berharga bukan miliknya adalah warga Indonesia atau Malaysia yang masih percaya mitos.
Karena mitologi yang tertanam dalam cerita-cerita rakyat, sebagian respon masyarakat kedua negara itu akan mengasosiasikannya dengan unsur mistis.
Seperti kisah seorang netizen yang mendapatkan pengalaman menyeramkan setelah menemukan sebuah mesin cuci tua.

" Tidak baik membawa pulang barang-barang yang tidak diketahui asalnya. Ini cerita saya. Dulu waktu masih kuliah, saya pernah membawa pulang mesin cuci tua.
" Saat masih awal-awal di rumah, mesin cuci tersebut tidak menampakkan gejala aneh.
" Namun satu hari, mesin cuci dalam kondisi tidak dicolokkan ke stopkontak listrik. Tapi setiap jam 3 pagi, mesin cuci berbunyi bip," ujarnya.
Netizen tersebut kemudian bercanda bahkan hantu pun mencuci pakaiannya, agar selalu terlihat putih.
Sebagian netizen pun memiliki pandangan yang sama. Mereka mengatakan bahwa setiap barang bekas berisiko memiliki 'penunggu'.
" Barang-barang yang dibuang mungkin dikutuk, atau pernah jadi tempat pembunuhan. Tidak boleh sembarangan membawa pulang. Tahu-tahu rumah kita berhantu."
" Nanti ada penampakan kuntilanak dan pocong di rumah. Semahal dan seindah apapun barang tersebut tidak akan dibawa pulang ke rumah."
" Harus hati-hati dengan meja rias yang ada cerminnya. Jangan diambil kalau ada yang membuangnya."
Selain itu, ada juga yang beranggapan bahwa alasan kurang tertarik dengan furnitur lama dan bekas adalah serangan serangga.
Sumber: mStar