Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Tidak ada yang bisa memprediksi apa yang terjadi di masa depan. Termasuk masa depan seseorang, apakah akan sukses atau merugi.
Masa depan bisa disiapkan sedari sekarang. Lewat tabungan, lewat karya, maupun lewat profesi.
Meski begitu, tidak ada jaminan seseorang akan sukses. Karena sukses tidaknya seseorang juga bergantung pada kuasa Allah SWT.
Mungkin sebagian dari kita sempat mengalami kerisauan memikirkan masa depan. Hal ini kerap terjadi lantaran kita tidak pernah tahu akan jadi seperti apa nanti.
Agar terbebas dari kerisauan tersebut, kita dianjurkan membaca doa ini. Insya Allah, masa depan kita akan dibuat cerah oleh Allah SWT.

Allahummarzuqni nafsan muthmainnah tuqina bi wa'dika wa tusallimu li amrika wa tardla bi qadlaika.
Artinya,
" Ya Allah, berilah aku rezeki jiwa yang tenang, yang yakin terhadap janji-Mu, pasrah terhadap keputusan-Mu, dan ridha terhadap takdir-Mu."
Sumber: Bincang Syariah.
Dream - Dalam bekerja, kita tentu melakukan hal yang kita kuasai. Karena kita sudah paham dengan pekerjaan tersebut.
Penguasaan kita mengenai suatu hal tentu berpengaruh terhadap hasil kerja yang dilakukan. Pekerjaan jadi bagus dan kita makin terampil.
Tetapi, ada kalanya kita berhadapan pada sesuatu yang tidak kita pahami. Sementara, hal itu butuh diselesaikan dengan segera. Kita jadi berpikir bagaimana cara menjalankannya. Kemudian muncul keraguan apakah masalah tersebut bisa selesai atau tidak.
Ketika mengalami hal ini, baca doa yang dilafalkan Nabi Nuh AS. Doa tersebut terdapat dalam Surat Hud ayat 47.

Rabbi inni a'udzubika an as aluka ma laisa li bihi 'ilmun wa illa taghfirli wa tarhamni akum minal khosirin.
Artinya,
" Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkai dari memohon kepada-Mu sesuatu yang tiada aku mengetahui (hakikat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, maka aku akan termasuk orang-orang yang merugi."
Dream - Sebagaian dari kita tentu pernah diminta untuk berbicara di khalayak ramai. Entah saat rapat warga maupun pertemuan-pertemuan tertentu.
Untuk mereka yang baru pertama kali tampil, berbicara atau pidato di hadapan orang banyak nyatanya tidak mudah. Seringkali ada kegugupan yang menyerang.
Sebelum naik ke atas panggung atau sekadar berdiri di depan undangan, sering kali kita dihinggapi kecemasan. Ada kekhawatiran pesan yang kita sampaikan tidak diterima dengan jelas. Sehingga, orang jadi salah dalam memahami perkataan kita.
Salah satu kunci agar berbicara di muka umum lancar adalah ketenangan. Selain itu, sikap yang tidak kaku.
Agar ucapan kita lancar ketika di hadapan banyak orang, dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut kerap dibaca Nabi Musa AS dan terekam dalam Surat Thaha ayat 25.

Rabbisyrahli shadri wa yassir li amri wahlul 'uqdatam mil lisani yafqahu qauli.
Artinya,
" Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku dan mudahkanlah untukku urusanku dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku supaya mereka mengerti perkataanku.