Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Pandemi Covid-19 menunjukkan betapa tingginya semangat sosial masyarakat Indonesia maupun dunia. Tidak sedikit dari mereka memilih menjadi relawan menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan.
Tidak melulu soal harta, tidak sedikit masyarakat di perkampungan maupun di kota yang ternyata peduli dengan sesama. Mereka membagikan apa yang mereka punya untuk membantu saudaranya yang kesusahan.
Pandemi Covid-19 saat ini bisa kita maknai sebagai ladang amal. Kita bisa menyebarkan berbagai bentuk kebaikan kepada sesama.
Menyalurkan makanan dan bahan pokok kepada mereka yang membutuhkan. Memberikan donasi untuk modal usaha agar bangkit di tengah pandemi.
Namun demikian, kita patut waspada ketika memberikan bantuan kepada orang. Sebisa mungkin, niat kita dalam membantu tidak menyimpang dari tujuan awal.
Agar niat kita tetap lurus, dianjurkan membaca doa ini.

Allahumma inna nas'aluka shalahan niyyah, wa ikhlashal qoshd fi jami' ma natawajjahu ilaihi wa shafa'as sarirati ma'a tafrighal qolbi min ghoyri wajhikaal karim.
Artinya,
" Ya Allah, kami memohon kepadamu kelurusan niat, ketulusan motivasi di setiap aktivitas yang kami tuju. Kami memohon kebersihan hati dan kekosongan hati dari selain Dzat-Mu yang Maha Mulia."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Pandemi Covid-19 memang sedang melanda. Semua orang terkena dampaknya. Namun demikian, tanpa kita sadari masih ada nikmat Allah yang diberikannya pada kita. Terutama soal kesehatan.
Meski Covid-19 mengancam, sebagian dari kita masih diberikan kesehatan. Kita patut menjaganya agar tidak mudah terserang virus.
Selain itu, kita juga masih diberi nikmat rezeki. Meski tidak sebanyak kondisi normal, setidaknya kita tidak terlalu sulit untuk makan.
Untuk itu, kita patut bersyukur atas nikmat tersebut. Dianjurkan untuk selalu membaca doa ini selama pandemi Covid-19.

Allahumma rabbana kam min ni'matin an'amtaha 'alayna qalla lana syukruna, wa kam min baliyyatin qalla laka 'indaha shabruna, fa ya man qalla 'inda ni'matihi syukruna wa lam yahrimna, wa ya man qalla 'inda ibtilaihi shabruna wa lam yakhdzulna, ya man ra'ana 'alal khothoya wa lam yafdlahna, raddlina bi qadla'ika wa shabbirna 'ala bala'ika wa awzi'na syukra na'maika.
Artinya,
" Ya Allah, Tuhan Kami, banyak sekali nikmat yang Engkau senantiasa curahkan, sedikit sekali kami mensyukurinya. Berapa banyak cobaan yang Engkau berikan, kami jarang menghadapinya dengan sabar. Duhai Tuhan yang meskipun kami jarang bersyukur atas aneka curahan nikmat-Mu, namun tidak pernah menutup curahan rahmat-Nya; Duhai Tuhan yang tidak pernah pernah mencampakkan kami, meski sedikit sekali kami bersabar atas cobaan-Mu; Duhai Tuhan yang melihat kami bergelimang dosa, tapi tidak pernah mempermalukan kami, anugerahilah kami kerelaan menghadapi takdir-Mu, kesabaran terhadap ciptaan-Mu, dan berikanlah kami rasa syukur menerima aneka nikmat-Mu."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Pandemi Covid-19 tidak dapat dipungkiri telah membawa dampak negatif pada perekonomian terutama rumah tangga. Banyak orang kesulitan memperoleh pemasukan akibat terbatasnya aktivitas di luar ruangan.
Orang sulit belanja dan bekerja ke luar rumah akibat khawatir terkena pandemi Covid-19. Sementara para pedagang semakin sepi pembeli.
Kondisi ini tidak hanya dialami satu dua orang saja. Sebab, dampak pandemi berlangsung secara menyeluruh.
Meski demikian, pembatasan yang kini tengah terjadi patut kita maknai sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19. Supaya kita tidak semakin lama dibayang-bayangi penyakit tersebut.
Agar mendapat kelapangan rezeki, dianjurkan untuk membaca doa ini.

Allahummabsuth lanar rizqa ma tuwasshiluna bihi ila rahmatika wa min rahmatika ma tahulu bihi baynana wa bayna niqmatika wa radldlina bi halalika 'an haramika wa bi fadllika 'amman siwaka. Allahumma hablanal qana'ata ba'dal jiddi, was sa'ya was shabra war ridla 'indal ikhfaq wal fasyal wasy syukra wat tawadhu'a 'indan najah wal basthi.
Artinya,
" Ya Allah lapangkanlah rezeki yang mengantar kami kepada rahmat-Mu, dan rahmatilah kami dengan rahmat yang menghalangi kami terjerumus dalam murka. Jadikanlah ridha dengan yang halal tanpa menyentuh yang haram, dan dengan anugerah-Mu tanpa mengharap dan selain-Mu. Ya Allah anugerahilah kami rasa puas setelah usaha dan kerja keras, rasa sabar dan menerima ketika gagal, dan rasa syukur serta rendah hati saat sukses dan lapang.
Sumber: Bincang Syariah