Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Setiap tubuh manusia berpotensi sakit. Kondisi ini bukan merupakan hal yang sifatnya luar biasa. Sakit menandakan mekanisme tubuh sedang terganggu.
Meski begitu, setiap orang diharuskan untuk mengatasi rasa sakit yang diderita.
Bisa dengan istirahat cukup, meminum obat, atau dengan terapi tertentu agar sembuh dari sakit tersebut.
Sakit juga pernah dialami Rasulullah Muhammad SAW. Tidak hanya sekali, melainkan berkali-kali.
Rasulullah mengajarkan doa ketika sedang sakit. Terutama ketika merasakan nyeri yang sangat.

A'udzu billahi wa qudratihi min syarri ma ajidu wa uhadziru.
Artinya,
" Aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan apa yang kurasakan dan kukhawatirkan."
Dream - Sepuluh hari pertama Dzulhijjah merupakan waktu yang istimewa. Para ulama sangat memuliakan waktu-waktu tersebut.
Dalam beberapa riwayat, Rasulullah Muhammad SAW bersabda hari yang mulia adalah awal Dzulhijjah. Allah pun sangat menyukai amal sholeh yang dikerjakan di waktu tersebut.
Pahala yang didapat dari setiap ibadah di awal Dzulhijjah begitu besar. Bahkan jauh lebih besar dan lebih disukai Allah dari jihad.
Mengisi awal Dzulhijjah bisa dengan berbagai bentuk amal sholeh. Bisa dengan membaca Alquran, puasa sunah, ataupun memperbanyak sedekah.
Imam As Suyuti dalam kitabnya Addurul Mantsur menuliskan sebuah doa yang dibaca di awal Dzulhijjah. Doa ini disebut selalu dibaca Rasulullah setiap kali Dzulhijjah datang.

Lailaha illah 'adadad duhur, lailaha illah 'adada amwajil buhur, lailalaha illah 'adadan nabati wasy syajar, lailaha illah 'adadal qothri wal mathor, lailaha illah 'adada lamhil 'uyun, lailaha illah khoirum mimma yajma'un, lailaha illah min yaumina hadza ila yaumi yumfakhu fisy syur.
Artinya,
" Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak hitungan masa, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak hitungan ombak lautan, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak hitungan tumbuhan dan pohon, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak tetesan dan air hujan, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak kedipan mata, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah mulai hari ini sampai hari ditiupkannya terompet hari kiamat."
Dream - Naik haji tentu jadi impian setiap Muslim. Apa daya, banyak tak bisa mewujudkannya karena kekurangan biaya.
Maklum, untuk bisa ke Tanah Suci membutuhkan uang yang tidak sedikit. Banyak orang yang akhirnya menjual tanah atau harta lainnya demi berangkat haji.
Tetapi, ada juga saudara kita yang memilih bersabar dan pasrah. Mereka menyisihkan sedikit demi sedikit agar bisa melaksanakan haji.
Tentu waktu yang mereka butuhkan bisa sangat lama. Bahkan ada yang akhirnya tidak bisa berangkat karena sudah dipanggil Allah lebih dulu atau alasannya lainnya.
Meski begitu, kita tetap harus berniat untuk bisa melaksanakan haji. Agar harapan itu terwujud, dianjurkan untuk membaca doa ini, yang disebutkan ooleh Syeikh Ahmad Qusyairi dalam kitab Al Wasilah Al Hariyyah di Al Shalawat Ala Khairil Bariyyah.

Allahumma shalli ala sayyidina muhammadin shalatan tuballiguna biha hajja baitikal haram, wa ziyarata habibika muhammadin alaihi afdhalus shalati wassalam fi sihhatin wa 'afiyah wa bulughil marami wa ala alihi wa sahbihi wa sallim.
Artinya,
" Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas junjungan kami Muhammad dengan berkah shalawat yang dapat menyampaikan kami dengannya untuk berkunjung ke rumah-Mu yang mulia dan mengunjungi makam nabi-Mu, atasnya shalawat dan salam yang paling utama dalam kelembutan, sehat, selamat, dan tercapai cita-citanya, serta berkahilah dan salam untuk keluarganya dan sahabat-sahabatnya."