Dokter Picu Kontroversi Lantaran Makan Kotoran Sapi

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 22 November 2021 08:00
Dokter Picu Kontroversi Lantaran Makan Kotoran Sapi
Meski dokter, pria ini malah mengingkari logika ilmiah.

Dream - Seorang dokter di India mendapat banyak kecaman. Pemicunya, dia mempromosikan teknik pengobatan tradisional dengan benda menjijikkan.

Manoj Mittal, dokter spesialis anak dari Haryana, India, menuai banyak kecaman setelah aksinya terekam kamera sedang memakan kotoran sapi. Dia bahkan menklaim kotoran sapi punya banyak manfaat jika dikonsumsi.

Pengobatan tradisional India telah lama mempromosikan kotoran sapi sebagai obat segala penyakit. Bahkan dapat mencegah sakit parah seperti kanker dan Covid.

Tetapi, hal ini tidak berlaku pada dokter yang sudah terlatih dan umumnya lebih percaya pada sains dan uji klinis. Bahkan sebagian besar orang terdidik juga lebih meyakini sains.

 

1 dari 2 halaman

Makan Kotoran

Hal berbeda justru ditunjukkan Mittal. Meksi sudah berprofesi dokter lulusan perguruan tinggi, Mittal masih berpegang pada pengobatan tradisional India yang sebenarnya tidak masuk akal.

" Setiap bagian dari Panchagavya yang diperoleh dari sapi sangat berharga bagi umat manusia," kata Mittal.

Dalam video yang baru-baru ini diposting dan menjadi viral, Mittal terlihat menggigit kotoran sapi dan memuji manfaatnya bagi tubuh, pikiran, dan jiwa manusia.

" Lihat, jika kita makan kotoran sapi, maka tubuh dan pikiran kita menjadi murni. Jiwa kita menjadi murni. Begitu memasuki tubuh kita, itu memurnikan tubuh kita," kata dia.

Dokter anak itu menambahkan ibunya biasa sarapan dengan memakan kotoran sapi. Dia juga mengklaim wanita yang mengonsumsi kotoran sapi yang menjijikkan itu tidak lagi membutuhkan operasi caesar saat melahirkan.

 

2 dari 2 halaman

Ramai Dikecam

Di video, Mittal terlihat memungut segumpal kotoran sapi. Kemudian dengan santai memakan potongan-potongan itu seolah-olah itu adalah roti.

Sikapnya itu mendapat tanggapan beragam di media sosial. dengan sekelompok orang yang memuji dia karena masih berpegang pada pengobatan tradisional India, sementara lainnya menyebut Mittal mengingkari logika ilmiah padahal seorang dokter.

" Dewan Medis India harus memperhatikan hal ini dan mencabut izin profesi medisnya. Sebagai dokter anak, dia seharusnya tidak meresepkan gobar untuk anak-anak kecil yang tidak bersalah," tulis seorang pengguna Facebook.

Kotoran sapi telah memainkan peran besar dalam budaya India. Setidaknya dua perang kotoran sapi padat terjadi setiap tahun di India, dan beberapa produk dikembangkan darinya sebagai obat, dikutip dari Oddity Central.

Beri Komentar