Fakta-Fakta Holywings Digugat Rp35,5T untuk Bangun Rumah Ibadah

Reporter : Okti Nur Alifia
Senin, 4 Juli 2022 13:00
Fakta-Fakta Holywings Digugat Rp35,5T untuk Bangun Rumah Ibadah
Menurut pihak penggugat, Holywings harus mempertanggungjawabkan kasus penistaan agama itu secara materil di hadapan hukum.

Dream - Kasus promosi alkohol gratis dari Holywings yang berkonten SARA berbuntut panjang. Holywings kini menghadapi gugatan dari masyarakat.

Gugatan datang dari Organisasi kepemudaan Islam dan Kristen yakni Aliansi Pemuda Nusantara. Mereka menggugat perusahaan yang menaungi operasional Holywings, PT Aneka Bintang Gading sebesar Rp35,5 triliun ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Menurut pihak penggugat, Holywings harus mempertanggungjawabkan kasus penistaan agama tersebut secara materil di hadapan hukum dan uang akan digunakan untuk membangun rumah ibadah.

Berikut ini fakta-fakta Holywings digugat organisasi pemuda Rp35,5 T.

1 dari 5 halaman

Uang Dipakai untuk Bangun Rumah Ibadah

Ketua Umum Aliansi Pemuda Nusantara, Pangeran Negara, mengatakan, uang dari hasil tuntunan akan digunakan untuk membangun rumah ibadah.

" Yang mana uang tersebut akan kami pergunakan untuk membangun rumah ibadah seluruh umat beragama di Indonesia," kata Pangeran Negara di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Senin 4 Juli 2022.

2 dari 5 halaman

Kasus Pertama di Indonesia yang Memiliki Nilai Komersil

Pangeran menjelaskan kasus dengan dugaan penistaan agama yang dilakukan Holywings merupakan kasus pertama yang memiliki nilai keuntungan atau komersil.

Menurutnya, akibat penistaan agama tersebut, Holywings harus mempertanggungjawabkan secara materil di hadapan hukum.

3 dari 5 halaman

Umat Islam dan Kristen Disebut Mengalami Kerugian

Holywings Indonesia Dipolisikan Menyoal Promo Minuman Beralkohol Bertulis 'Muhammad & Maria'© MEN

Pangeran menyebutkan pihaknya mengajukan gugatan perwakilan kelompok (class action) karena umat Islam dan Kristen disebut mengalami kerugian akibat dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan Holywings.

 

4 dari 5 halaman

Menuntut Para Pemegang Saham untuk Bertanggung Jawab

Pangeran juga mengatakan, selain material perbuatan Holywings menimbulkan kerugian imateriel, sehingga dugaan tindak pidana tidak hanya dituduhkan kepada enam karyawan yang telah berstatus tersangka oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

" Tapi kami juga meminta pihak manajemen dalam hal ini juga para pemegang saham untuk bertanggung jawab juga," tutur Pangeran.

5 dari 5 halaman

Menuntut Permintaan Maaf dari Manajemen Holywings

Enam karyawan Holywings yang menjadi tersangka, menurut Pangeran merupakan korban sebagai sikap lepas tanggung jawab manajemen perusahaan.

Untuk keberlanjutan hal itu, pihak manajemen harus meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena menodai dan menistakan umat Islam dan Kristen.

 

 

 

 

 

Beri Komentar