Video Guru Pesantren Tahfiz Dilabrak Orangtua Murid Viral Di Medsos. (Foto: Tangkapan Layar Video @HilmiAdi)
Dream - Dalam beberapa pekan ini sebuah video yang memperlihatkan sekelompok orangtua melabrak seorang guru pesantren tahfiz di Kuantan, Malaysia, menjadi viral di media sosial.
Mereka menuduh sang guru agama itu telah melecehkan anak-anak mereka. Dalam video berdurasi dua menit yang dibagikan di Twitter, salah satu orangtua menyesalkan pernah mengirim anaknya ke sekolah mengaji tersebut.
In the video making it's way through WA, a group of parents confronted a tahfiz (Tahfiz Al Walid, Kuantan, Pahang) teacher who allegedly:
- kissed the student on the lip
- ask them to massage him, and beat them up if they do it wrong
- abusing the student etc pic.twitter.com/FSw3CZvjSt— Hilmi Adi Ruzaini (@HilmiAdi)March 23, 2019
Para orangtua mengklaim memiliki foto yang menguatkan klaim anak-anak mereka yang diperlakukan tidak pantas oleh guru tahfiz tersebut.
Setelah kasus ini viral, sebuah laporan polisi telah diajukan untuk membuktikan apakah ada unsur pidana dalam kasus yang cukup mengejutkan ini.
Hilmi Adi Ruzaini, yang mengunggah video tersebut di Twitter, mengungkapkan perilaku tak pantas sang guru tahfiz.
Selain mencium murid-muridnya di bibir, guru agama tersebut juga minta dipijat. Mereka yang berani menolak akan diberi hukuman.
Tidak hanya itu. Sebuah salinan laporan polisi yang beredar menyebutkan bahwa guru tahfiz itu juga memukul kepala murid-murid.
Dia juga mengumpat serta menendang punggung murid-muridnya. Kasus ini langsung menjadi sorotan netizen Malaysia.
Mereka meminta pihak berwenang untuk mengawasi sekolah-sekolah agama di seluruh negeri.
Netizen juga berharap agar tahfiz ilegal ditutup untuk menjaga keamanan anak-anak.
(Sah, Sumber: Coconut KL)