Ular Di Kereta Membuat Penumpang Geger. (Foto: Akun Twitter @Hedwigus)
Dream – Kejadian ular ditemukan di gerbong penumpang kereta api terjadi lagi. Kali ini seekor ular merayap dari lantai lorong ke tempat duduk kereta KA Kertajaya tujuan Surabaya-Jakarta. Kehadiran hewan melata itu tentu saja membuat panik penumpang.
Kehadiran `penumpang gelap` itu pertama kali diketahui dari unggahan video pemilik akun Twitter, @Hedwigus, pada Rabu, 21 Februari 2018. Terlihat dalam video berdurasi 58 detik itu, si ular merayap ke jendela kereta.
“ Lagi tidur nyenyak di rangkaian kereta ekonomi, terus tiba-tiba kedatangan ular kek gini…ya sebel juga sih pastinya :),” tulis @Hedwigus diakses Dream, Kamis, 22 Februari 2018.
Video unggahan @Hedwigus telah dicuit ulang sebanyak 1.670 kali dan mendapatkan likes 499 kali.
Komentar warganet beragam. Ada yang mempertanyakan pengawasan PT Kereta Api Indonesia (Persero) tentang barang bawaaan penumpang. Ada pula yang menuduh ular ini dibawa penumpang.
“ Padahal ada larangan membawa binatang di dalam kabin penumpang. Jika ingin membawa hewan peliharaan, harusnya menghubungi perusahaan pengiriman paket melalui kereta,” tulis @semboyan35com.
“ @KAI121 sudah saatnya scan infrared diterapkan di stasiun, @penumpangygbawaular masak bisa beli ular mahal, bawa ular via kargo aja gabisa,” tulis @ramadhani_alkah.
Namun, ada juga yang fokus pada harga ular. Seorang warganet menyebut ular itu jenis phyton reticulus alias sanca kembang yang memiliki pola loreng (morph tiger). Harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Saking mahalnya, warganet tak keberatan untuk sujud syukur.
“ Ini retic tiger strip. Mahal. Minimal harganya Rp5 juta di pasaran buat baby-nya. Andai saya di situ, pasti sujud syukur,” tulis @bayuresa.
“ Dulu, ada teman yang hobi piara reptil. Telurnya aja sebiji maratus rebu (Rp500 ribu, red),” tulis @GendraKebo.
Lagi tidur nyenyak di rangkaian Kereta Ekonomi, terus tiba-tiba kedatangan ular kek gini... ya sebel juga sih pastinya :) pic.twitter.com/nGcj3OeMir
— Hedwig™ (@hedwigus)February 21, 2018