Ilmuwan Temukan Jejak Banjir Zaman Nabi Nuh Ada di Lubang Terdalam Dunia

Reporter : Nabila Hanum
Minggu, 4 Desember 2022 13:03
Ilmuwan Temukan Jejak Banjir Zaman Nabi Nuh Ada di Lubang Terdalam Dunia
Bukti itu ditemukan ketika ilmuwan menggali lubang terdalam di dunia di Oblast Murmansk, Rusia.

Dream - Kisah tentang banjir zaman Nabi Nuh masih menjadi misteri para ilmuwan. Banyak yang penasaran kemana air banjir itu surut.

Pada 2016, ilmuwan Rusia mengklaim telah menemukan bukti banjir besar yang terjadi di zaman Nabi Nuh di lubang terdalam di dunia, Kola Deep Borehole, di Rusia. Lubang terdalam itu berada di kedalaman 12 km.

Bukkti itu ditemukan ketika ilmuwan menggali lubang terdalam di dunia di Oblast Murmansk, Rusia. Penggalian itu menemukan sesuatu yang mengejutkan.

1 dari 3 halaman

Alih-alih lapisan berbatu padat dan kering di bawah Kola Superdeep Borehole, ilmuwan menemukan penemuan air dalam jumlah besar, sehingga menunjukkan bahwa bumi tak hanya terdiri dari kerak, mantel, dan inti bumi.

Plano Existencial yang merilis video proses penggalian lubang ini mengklaim, di sinilah air banjir besar yang terjadi pada zaman Nabi Nuh bersemayam, seperti yang diceritakan di Alkitab dan Alquran.

Dalam kitab suci diceritakan, saat banjir besar di zaman Nabi Nuh terjadi, air bah menutupi seluruh bumi hingga ketinggian lebih dari 6,7 meter di atas puncak gunung tertinggi di dunia akibat hujan besar terus menerus.

2 dari 3 halaman

Air surut 150 hari kemudian dan ini diyakini sebagai azab Allah SWT. Menurut peneliti, air itu mengalir ke celah yang sangat dalam.

" Batu tidak keropos tetapi ada air di sana, mendukung klaim bahwa ada banjir besar yang menutupi seluruh bumi," kata para peneliti, dikutip dari Express.

Kola Superdeep Borehole merupakan palung terdalam di dunia dengan kedalaman 12.262 meter atau 12 km. Pada awal 1990-an, lubang itu pernah ditutup tanpa alasan jelas.

3 dari 3 halaman

Konon, penutupan dilakukan karena ilmuwan menemukan sesuatu yang aneh di sana. Berdasarkan rumor yang beredar, ketika ilmuwan mengebor lubang, mereka mendengar suara-suara yang diyakini merupakan jeritan jiwa yang sedang disiksa di neraka.

Sedangkan berdasarkan studi ilmiah, peneliti menemukan unsur helium, hidrogen, nitrogen, dan karbon dioksida di dalam lubang tersebut. Mereka juga menemukan fosil di kedalaman 6,5 kilometer.

Laporan : Erdyandra Tri Sandiva

Beri Komentar