Imbas Kekeringan, Jejak Dinosaurus 113 Juta Tahun Lalu Muncul Kembali

Reporter : Nabila Hanum
Minggu, 28 Agustus 2022 08:01
Imbas Kekeringan, Jejak Dinosaurus 113 Juta Tahun Lalu Muncul Kembali
Ketika sungai mengering setelah dilanda kekeringan parah, membuat jejak dinosaurus dari 113 juta tahun lalu muncul kembali.

Dream - Dinosaurus merupakan binatang raksasa dari zaman prasejarah yang kini telah musnah. Kehidupan dinosaurus di masa lampau benar-benar nyata.

Hidup pada ratusan juta lalu, hingga kini masih banyak tertinggal jejak dinosaurus. Para ilmuwan masih meneliti jejak para dinosaurus hingga kini. Tak hanya fosil, beberapa jejak kaki dinosaurus ditemukan di beberapa tempat.

Seperti baru-baru ini, jejak kaki dinosaurus dari 113 juta tahun lalu muncul kembali di Sungai Paluxy di dalam Taman Nasional Lembah Dinosaurus Texas, Amerika Serikat.

1 dari 3 halaman

Sebelumnya, jejak itu belum pernah terlihat karena tertutup Sungai Paluxy selama 20 tahun.

Ketika sungai mengering setelah dilanda kekeringan parah, membuat jejak dinosaurus dari 113 juta tahun lalu muncul kembali.

Jejak dinosaurus© New York Times

 

2 dari 3 halaman

Jejak kaki raksasa itu diyakini milik Acrocanthosaurus yang tidak terlihat sejak tahun 2000 karena berada di bawah air dan beberapa lapisan sedimen. Trek yang baru-baru ini terpapar itu disebut 'Lone Ranger trackway' milik salah satu Acrocanthosaurus.

Dilansir dari New York Times, para ahli memperkirakan bahwa ada 140 jejak kaki dinosaurus yang ditemukan di sana tetapi hanya 60 yang dapat dilihat pada titik ini. Acrocanthosaurus adalah dinosaurus yang tingginya 15 kaki dan beratnya sekitar tujuh ton.

Jejak dinosaurus© New York Times

3 dari 3 halaman

Diketahui, hampir semua wilayah Texas menghadapi kekeringan parah. Minggu lalu saja, lebih dari 87 persen negara bagian mengalami salah satu dari tiga kategori kekeringan paling ekstrem dan tidak biasa.

Kondisi cuaca ekstrem juga tak hanya mengungkap jejak kaki dinosaurus tetapi juga mengungkap penemuan sisa-sisa manusia di reservoir terbesar di Amerika Serikat, Lake Mead.

Tidak semua kekeringan disebabkan oleh perubahan iklim tetapi kelebihan panas di atmosfer menyebabkan lebih banyak uap air meninggalkan bumi dan memperburuk kekeringan. Sungai yang mengalami kekeringan pun dapat memunculkan sesuatu yang tak terduga.

Beri Komentar