Ingat Sumanto 'Kanibal' Pemakan Mayat? Begini Kondisi Terbarunya

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 28 April 2021 04:00
Ingat Sumanto 'Kanibal' Pemakan Mayat? Begini Kondisi Terbarunya
Bagaimana kabar terbaru sang 'Kanibal'?

Dream - Kasus kanibalisme yang dilakukan Sumanto sempat menggemparkan warga Indonesia. Ia terlibat pencurian mayat dan memakannya, selayaknya mengolah daging pada umumnnya.

Menurut kepercayaannya, dia melakukan tindakan itu agar bisa memberinya kekuatan batin dan supranatural. Tak hanya itu, Sumanto juga diketahui mengerikan organ vital mayat curiannya dan dijadikkan jimat kalung.

Kala itu, para pakar beranggapan Sumanto mengidap sakit jiwa. Atas perbuatan mengerikannya, ia dihukum selama 5 tahun tepatnya pada tanggal 24 Oktober 2006 dan ia ditampung di rumah rehabilitas.

Lalu, bagaimana kabar terbaru sang 'Kanibal'? Berikut kabar terbary sumanto, sebagaimana dikutip dari merdeka.com, Selasa 27 April 2021.

1 dari 3 halaman

Berbicara Melantur

Kanal YouTube Palas Weleh-weleh memperlihatkan kondisi terbaru Sumanto. Kala itu, rombongan Haji Supono tengah diundang mengisi acara ke Desa Sukapura, Lampung Selatan.

Sosok Sumanto langsung mencuri perhatian. Meski kondisinya kian membaik, namun menurut pengakuan perawatnya bicaranya kerap melantur.

Sumanto© Merdeka.com

" Guys, kata pengasuhnya kalau Sumanto ditanya A jawabannya B dan ngelantur berarti Sumanto asli," tulisnya dalam video.

" Pak Sumanto sampai di Lampung ini senang pak? Selain ke Hong Kong, katanya pernah ke luar negeri lagi pak?," tanya sang perekam video.

" Iyo seneng, nggone dhewek ya (ya senang, tempat saya sendiri). Ya waktu itu kerja tebang tebu teng GMP, belum pernah ke luar negeri. Keluarga kami keluarga Amerika," ujar Sumanto.

Dalam video tersebut, Sumanto nampak senang bisa kembali bertandang ke Lampung.

Menurut pengasuh yayasan Ahmad Sugimin, Yayasan An-Nur merupakan tempat rehabilitasi untuk penderita penyakit jiwa dan pecandu narkoba.

" Saya yang ngurusin di sana. Ngurus anak-anak, pasien-pasien lain yang di sana juga. Di yayasan punya Haji Supono dan punya Rumah Sakit Jiwa di Purbalingga," jelas Sugimin.

2 dari 3 halaman

Mulai Belajar Tentang Islam

Menurut pengakuan sang pengasuh, Sumanto kini lebih terawat dan mulai belajar mengenal agama Islam. Beda saat kondisi pertama kali datang, banyak kelakuan aneh yang ia tunjuukkan.

" Ya kalau di sana dulu, sudah ada keanehan karena kan baru datang. Anehnya ya macam-macam gitu, alasan belum kenal," terang Sugimin yang belum selesai menjelaskan langsung disela Sumanto.

" Ayo munggah kana (ayo naik ke sana), wawancara ning panggung," tukas Sumanto.

Sumanto© Merdeka.com

Sumanto juga diketahui sudah bermasyarakat dan berbaur. Perkembangan positifnya itu berkat dukungan warga sekitar, sehingga keinginan yang ia lakukan di masa lampau tak diulangi.

" Tapi sekarang sudah samaan lah. Sudah mendingan. Bisa bermasyarakat, ikut mengunjungi, ya itulah rehabilitas untuk penyembuhan. Didukung dengan lingkungan setempat," imbuh Sugimin.

3 dari 3 halaman

Sering Diundang ke Luar Negeri

Nama Sumanto ternyata tak beredar hanya di Indonesia, namun di negara lain juga. Sehingga Haji Supono tak segan mengajaknya berkeliling setiap kali diundang di berbagai acara di belahan dunia lain.

Sumanto diketahui telah menginjakkan kaki di enam negara.

" Sumanto ini sudah ke berbagai tempat, banyak, enam negara kalau nggak salah. Mungkin mau lagi ke Jepang. Terus kemarin ada yang sudah deal, orangnya datang tapi pas lagi nolak juga karena kesibukan Pak Haji. Seharusnya berangkat ke Malaysia sama ke Jepang. Pak Hajinya sibuk," ujarnya. 

Sumanto© Merdeka.com

Kesukaan Sumanto selama di rumah rehabilitasi, seperti memberi makan peliharaan. Selain itu belajar membuat batu ali atau akik.

" Hobinya ngasih makan ikan, burung, bikin batu ali, belajar ngelas listrik. Kalau ada pekerjaan, Sumanto sering ikut," pungkasnya.

Sumber: merdeka.com

 

Beri Komentar