Ini Sosok di Balik Heboh Komunitas Nostalgia Era 80 dan 90-an

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 12 September 2014 16:14
Ini Sosok di Balik Heboh Komunitas Nostalgia Era 80 dan 90-an
Page Facebook ini biasanya memposting segala hal yang berhubungan dengan 'pergaulan' di era 80an dan 90an. Baik itu permainan, gaya hidup (fashion), film hingga bahasa,

Dream - Bagi yang besar di era 80'an dan 90'an, mungkin Anda masih ingat bagaimana pertama kali takjub menggunakan komputer dengan sistem dos dan bisa memimpan data di dalam disket (floppy disk).

Atau buat mereka yang masih anak-anak di era itu sering meniup kaset video game konsel Nintendo (NES), jika kaset ngadat saat ingin dimainkan.

Nah, jika Anda masih mengingat dengan momen itu dan ingin mengenangnya, maka Facebook grup Hits from the 80's & 90's akan mengirim Anda kembali ke zaman tersebut, ke era 80an dan 90an.

Page Facebook yang telah memiliki hampir 60.000 member sejak dibuat pada Jumat 1 September lalu, biasanya mem-posting segala hal yang berhubungan dengan 'pergaulan' di era 80an dan 90an. Baik itu permainan, gaya hidup (fashion), film hingga bahasa.

Adalah Nicko Krisna, pria yang menjadi otak pembuatan grup ini. Awal dibuatnya Hits from the 80's & 90's merupakan bentuk kecintaannya kepada era tersebut.

Ia pun tidak menyangka jika grup ini akan booming dan memiliki puluhan ribu anggota. " Gue kan memang suka musik 80'an dan 90'an. Dulu gue juga pernah buat event musik Decade of Decadence, yang mainin musik 80'an," kata Nicko dikutip Dream.co.id dari laman Merdeka.com, Jumat 12 September 2014.

" Gara-gara gua bikin even itu udah kaya ngebalikin era 80 mulai dari fashion, musik, film. Buat film, gua suka nonton film seri 80'an di Dharmawangsa. Dari ngobrol-ngobrol sama senior di sana, gua kepikiran buat bikin grup di Facebook untuk mengenang itu semua," paparnya.

Founder sebuah consultan agency ini mengatakan, posting-an pertamanya di Hits from the 80's & 90's adalah klip video Linear yang berjudul 'Sending All My Love'. Tidak disangka, klip ini memancing teman Nicko di Facebook untuk mengomentari.

Nicko menambahkan, meski setiap anggota memiliki kebebasan mengunggah gambar, ia tetap mengawasi ketat gambar yang dianggap tidak layak, seperti gambar porno, narkoba dan jarum suntik.

Untuk itu, pria yang merupakan gitaris band cult-rock, NICK ini meminta bantuan teman sekantornya untuk menghapus konten-konten tersebut.

" Tetap ada juga gambar-gambar yang gue delete. Gue sempat kewalahan juga, sampai akhirnya gue minta bantuan teman kantor, jumlahnya sekitar empat orang," ujarnya.

Beri Komentar