Tak Seindah Peribahasa, Mobil Ketiban 'Durian Runtuh' Buat Cedera dan Wajah Luka

Reporter : Sugiono
Rabu, 8 Juli 2020 14:48
Tak Seindah Peribahasa, Mobil Ketiban 'Durian Runtuh' Buat Cedera dan Wajah Luka
Ternyata ketiban 'durian runtuh' tidak seindah yang dibayangkan orang.

Dream - Ketiban durian runtuh sering dikaitkan tentang seseorang yang mendapat keberuntungan yang tak pernah disangkanya. Dalam kehidupan nyata, tertimpa durian justru bisa menjadi bencana bahkan mengancam nyawa. 

Inilah yang dialami seorang pria di Balik Pulau, Penang, Malaysia. Dia dilaporkan cedera setelah mobil yang dipandunya kehilangan arah dan celaka gara-gara ketiban durian.

Dalam kejadian itu yang dibagikan Facebook Penang Kini, mobil korban dilaporkan sedang melintas di jalur yang dipenuhi pohon durian sepanjang kanan dan kiri jalan.

Saat melintas itu, tiba-tiba sebuah durian jatuh dan menimpa kendaraan korban. Karena kaget, korban kehilangan kendali kendaraannya.

Dia menabrak sebuah pohon hingga menyebabkan cedera dan luka pada wajah. Sementara kendaraannya ringsek. Sebuah durian tampak menempel di kaca depan.

Akibat kejadian itu, netizen mengungkapkan keprihatinannya. Ternyata ketiban 'durian runtuh' tidak seindah yang dibayangkan orang.

Netizen berharap para pengusaha durian di wilayah itu untuk memasang jaring sehingga durian tidak sampai jatuh menimpa pengendara yang lalu lalang.

" Pasanglah jaring pengaman untuk menghindari buah durian jatuh menimpa pengguna jalan. Susah sekali keluar modal, potong saja pohonnya," kata netizen geram dengan pemilik kebun durian.

" Kepala desa bisa digugat oleh korban ini. Kalau tidak mau digugat, minta makan durian gratis seumur hidup!" timpal netizen lainnya.

" Masih untuk naik mobil. Bayangkan kalau korban naik motor. Macam bagaimana nasibnya!" ujar lainnya.

Sejak diunggah 6 Juli lalu, postingan ini jadi viral setelah dibagikan lebih dari 500 kali dan mendapat 741 komentar.

Sumber: Siakapkeli.my

1 dari 4 halaman

Awas Kena Getok! Pedagang Ini Sesuaikan Harga Durian dengan Jenis Mobil Pembeli

Dream - Tak sedikit orang yang mencari durian hingga rela membayar mahal. Tak sedikit orang merogoh kocek ratusan ribu bahkan jutaan untuk menikmati si raja buah.

Akan tetapi, kepopuleran durian di Asia Tenggara menjadikan para pedagang sering bermain 'licik' dan mematok harga selangit, bahkan bsia dibilang tidak masuk akall.

Dikutip dari World of Buzz, pedagang durian asal Malaysia menjual dagangannya dengan harga berdasarkan mobil yang dikendarai pelanggan.

Menurut Departemen Urusan Perdagangan dan Konsumen Domestik (KPDNHEP), penjual durian melakukan kecurangan dan menarik harga yang cukup tinggi kepada para konsumen dengan mobil mewah.

2 dari 4 halaman

Ketua KPDNHEP Pahang Ahmad Fitri Ali menjelaskan, penjual durian dapat menaikkan harga sebanyak dua hingga tiga kali lipat lebih tinggi.

KPDNHEP juga akan mengawasi secara ketat perdagangan dan bisnis durian agar tidak mengambil keuntungan yang tidak wajar dari konsumen.

Menurut Ahmad, jika pedagang ditemui bersalah dengan tidak menampilkan harga atau ketahuan memanipulasi timbangan, akan dikenakan sanksi.

3 dari 4 halaman

" Untuk tidak adanya kecurangan, KPDNHEP akan melakukan investigasi ke semua penjual durian di Kuantan, Jerantut, Bentong, Lipis, Raub dan Temerloh. Kami juga akan mengeluarkan denda sebesar RM1000 (Rp3,3 juta) sesuai dengan 3 (1) Price Control Act 1993," jelas Ahmad.

Sejauh ini, pihak berwenang telah menghukum satu penjual durian yang tidak menunjukkan harga dan tiga penjual lainnya karena telah memanipulasi timbangan.

Pihak KPDNHEP mengimbau masyarakat untuk tidak membeli buah ke pedangang yang tidak menunjunkkan harga untuk menyaingi pedagang yang jujur.

4 dari 4 halaman

Durian© Shutterstock.com

Di Malaysia sendiri, saat ini sedang musim panen durian, sehingga harga seharusnya relatif terjangkau.

Akan tetapi, harga durian pun dapat diperkirakan meningkat kembali apabila ketersediaan terus menurun. Tetapi di masa pandemi Covid-19 ini, permintaan lokal dan internasional akan durian terus meningkat.

Beri Komentar