Dream - Polisi berhasil menangkap tersangka pembunuhan M, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Polisi mencurigai pembunuhan dijalankan dengan motif warisan, mengingat pelaku yang berinisial AR adalah kakak kandung M.
" (Soal warisan) masih didalami penyidik ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 12 Januari 2017.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana, mengatakan, AR dan M tidak tinggal serumah
Sapta menduga AR menggunakan kunci rumah yang dibawa sang ibu untuk masuk ke rumah yang ditempati M. Kunci tersebut biasa digunakan ibunda M untuk masuk ke rumah tersebut.
" Iya itu asumsilah," ujar dia.
© Dream
Dream - Polisi telah menangkap satu orang pelaku pembunuhan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), berisinial M di Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur pada Selasa, 10 Januari 2017. Pelaku ternyata kakak kandungnya sendiri, AR 31 tahun.
" Iya betul pelakunya kakak kandung," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisrais Besar Polisi, Sapta Maulana saat dikonfirmasi, hari ini.
Ia menjelaskan, sebelum ditetapkan sbeagai tersangka, AR terlebih dahulu menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolres Metro Jakarta Timur. " Dari pagi dia di Polres," ucap dia.
Mengenai motif pembunuhan, Sapta masih belum dpaat mengetahui lantaran masih dalam proses pemeriksaan. " (Motif) belum, masih diperiksa," ujar dia.
© Dream
Dream - Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berinisal M ditemukan tewas di dalam rumahnya, Jalan Makmur, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur. M diduga menjadi korban pembunuhan.
" Untuk saat ini dugaan pencurian disertai pembunuhan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sapta, saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa 10 Januari 2017.
Sapta menjelaskan, kejadian tersebut diketahui pada pukul 02.00 WIB dini hari tadi oleh tetangga M, Nelawati, yang mengaku sempat mendengar suara gaduh.
" Saksi Nela ini mendengar suara gaduh di dalam rumah korban, karena takut kemudian memberitahukan kepada suaminya," ucap Sapta.
Sapta menambahkan, pasangan suami istri itu pun sempat mengaku mendengar suara seseorang di dalam rumah M.
" Saksi bilang ada suara benturan di tembok dan suara seseorang 'silakan ambil apa saja yang ada'," kata Sapta.
© Dream
Suami Nela, Paul Andra Priatna, kemudian mengabarkan kejadian tersebut kepada warga sekitar rumahnya. Setelah itu barulah warga mendatangi rumah M.
Selanjutnya, ibu M, berinisial P, juga langsung menuju rumahnya yang ternyata terkunci dari dalam. Setelah berhasil masuk, mereka menemukan M sudah dalam posisi terlentang dan meninggal dunia.
" Setelah dilakukan olah TKP, korban mengalami luka lebam di pelipis kiri, luka robek di bibir kanan, dan diduga ada bekas bekapan bantal," ucap dia.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya