Manfaat Ikhlas dalam Kehidupan, Maqam Tertinggi dari Derajat Keimanan

Reporter : Arini Saadah
Minggu, 24 April 2022 18:01
Manfaat Ikhlas dalam Kehidupan, Maqam Tertinggi dari Derajat Keimanan
Ikhlas didefinisikan sebagai perbuatan yang sengaja dilakukan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt

Dream - Ikhlas merupakan maqam spiritual tertinggi dalam derajat keimanan seseorang. Ikhlas menjadi salah satu penentu diterima atau tidaknya amal ibadah seorang hamba.

Berperilaku ikhlas memang sangat dianjurkan dalam Islam. Namun ikhlas adalah kata yang mudah diucapkan dengan lisan tetapi sulit dilakukan dengan perbuatan.

Melansir dari laman Universitas Islam Indonesia, ikhlas didefinisikan sebagai perbuatan yang sengaja dilakukan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt dan dilakukan hanya mengharap ridho dari-Nya. Ikhlas secara sederhana bisa diartikan suatu sikap untuk merelakan sesuatu yang dianggap baik dengan harapan mendapat ridho Allah Swt.

Manfaat ikhlas bagi kehidupan sehari-hari tentunya sangat banyak. Di antara manfaat ikhlas adalah bisa memberikan ketenangan batin dan meningkatkan kekuatan spiritualitas seseorang.

Lantas apa saja manfaat ikhlas dalam kehidupan? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini yang berhasil Dream rangkum dari berbagai sumber.

1 dari 5 halaman

Jenis-jenis Ikhlas

Sebelum membahas lebih detail mengenai manfaat ikhlas, perlu diketahui juga tingkatan ikhlas seorang hamba yang dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

1. Ikhlas Awam

Ikhlas awam yaitu jenis dari sifat ikhlas yang dilakukan karena perasaan takut akan siksa dan azab dari Allah Swt. Sehingga orang-orang yang berada pada derajat ikhlas awam ini, mereka menjalankan ibadah dan amal saleh dengan landasan takut akan siksa dan mengharapkan pahala dari Allah Swt.

2. Ikhlas Khawas

Kemudian ada pula derajat ikhlas khawas yaitu sifat ikhlas yang didasari karena harapan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Orang yang berada pada derajat ikhlas khawas, mereka akan beribadah dan melakukan amal saleh karena memiliki harapan agar menjadi manusia yang lebih baik dengan cara mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Mereka meyakini bahwa seorang hamba yang dekat dengan Tuhannya, maka segala kebaikan dan kemudahan akan mudah didapatkannya. Mereka yakin bahwa Allah Swt akan membalas perbuatan baik mereka dengan kebaikan pula.

3. Ikhlas Khawas Al-Khawas

Derajat paling tinggi dari ikhlas adalah khawasul khawas. Orang yang berada pada tingkatan ini akan dengan tulus beribadah kepada Allah Swt tanpa harapan apapun. Mereka sepenuhnya sadar bahwa segala sesuatu di alam semesta ini adalah milik Allah Swt, dan hanya kepada-Nya semua akan kembali. Dan Dia adalah sebenar-benarnya Tuhan.

Derajat khawasul khawas memposisikan manusia pada pemahaman bahwa beribadah bukan lagi untuk menimbun pahala, melainkan dilakukan semata-mata karena Allah Swt.

2 dari 5 halaman

Dalil Al Quran tentang Perintah Ikhlas

Perintah untuk berbuat dan beribadah dengan ikhlas telah tercantum dalam Al Quran, di antaranya berada pada Surat Saba ayat 46:

۞ قُلْ اِنَّمَآ اَعِظُكُمْ بِوَاحِدَةٍۚ اَنْ تَقُوْمُوْا لِلّٰهِ مَثْنٰى وَفُرَادٰى ثُمَّ تَتَفَكَّرُوْاۗ مَا بِصَاحِبِكُمْ مِّنْ جِنَّةٍۗ اِنْ هُوَ اِلَّا نَذِيْرٌ لَّكُمْ بَيْنَ يَدَيْ عَذَابٍ شَدِيْدٍ

Artinya:

Katakanlah, " Aku hendak memperingatkan kepadamu satu hal saja, yaitu agar kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri; kemudian agar kamu pikirkan (tentang Muhammad). Kawanmu itu tidak gila sedikit pun. Dia tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras.”

Selain itu, dalil tentang anjuran ikhlas juga terdapat pada Surat Al Hajj ayat 31:

حُنَفَاۤءَ لِلّٰهِ غَيْرَ مُشْرِكِيْنَ بِهٖۗ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَكَاَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاۤءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ اَوْ تَهْوِيْ بِهِ الرِّيْحُ فِيْ مَكَانٍ سَحِيْقٍ

Artinya:

(Beribadahlah) dengan ikhlas kepada Allah, tanpa mempersekutukan-Nya. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka seakan-akan dia jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.

3 dari 5 halaman

Manfaat Ikhlas Bagi Kehidupan Sehari-hari

Manfaat ikhlas bagi kehidupan sehari-hari tentu bisa memberikan ketenangan batin bagi seseorang. Manfaat ikhlas juga akan berpengaruh pada kekuatan spiritual seorang hamba. Dengan ikhlas, seseorang akan lebih istiqomah dalam beramal dan bersedekah. Agar lebih jelasnya, berikut penjelasan tentang manfaat ikhlas dikutip dari berbagai sumber:

1. Memberikan Ketenangan Batin

Manfaat ikhlas bagi kehidupan sehari-hari yang pertama akan memberikan ketenangan pada batin seseorang. Manfaat ikhlas yang satu ini berdasarkan hadis Rasulullah Saw. Beliau bersabda:

" Barangsiapa yang menjadikan kehidupan dunia sebagai dambaannya, maka Allah akan menjauhkan dari tujuannya (tersebut) dan menjadikan kehidupannya dalam kekurangan. Kehidupan dunia tidak akan diperolehnya kecuali yang telah ditetapkan baginya.

Sebaliknya, barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai niat yang melatarbelakanginya, maka Allah akan memenuhi semua urusannya dan juga menjadikan kecukupan di dalam hatinya dan dunia menghampirinya dan dunia itu adalah sesuatu yang hina (di matanya).” (HR. Ibnu Majah)

4 dari 5 halaman

2. Menguatkan Spiritualitas

Manfaat ikhlas juga akan menguatkan spiritualitas seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Terbiasa berbuat dan beribadah dengan ikhlas, akan membuatnya semakin dekat dengan Allah Swt. Sebab orang yang memahami makna ikhlas, mereka akan berbuta segala sesuatu dilandari dengan keikhlasan hanya mengharap ridho Allah Swt.

3. Istiqamah dalam Beramal

Sikap ikhlas salah satunya dibuktikan ketika beramal. Bahkan digambarkan dalam sebuah hadis, bahwa sedekah sebaiknya dilakukan dengan tangan kanan hingga tangan kiri tidak mengetahuinya. Hal ini menjelaskan bahwa beramal tidak perlu diceritakan dan ditampakkan kepada orang lain. Artinya cukup dia dan Tuhan yang mengetahui.

Namun banyak orang justru terbuka dalam beramal sampai-sampai diabadikan dalam foto maupun video. Padahal hal ini bisa membuat seseorang malas beramal ketika sedang tidak ada siapa-siapa.

Berbeda dengan seorang mukhlis (orang yang ikhlas), mereka tidak akan berhenti atau menunda-nunda dalam beramal, sebab ia tidak akan merasa sendirian atau ditinggalkan. Allah akan tetap selalu hadir dalam setiap langkahnya.

5 dari 5 halaman

4. Semua Aktivitas Baik Jadi Ibadah

Manfaat ikhlas bagi kehidupan sehari-hari selanjutnya adalah segala amalan mudah menjadi ibadah karena didasari niat karena Allah Swt. Bahkan rasa lelah, haus, dan lapar saat mencari ilmu maupun mencari nafkah, jika diniatkan fi sabilillah akan menjadi ibadah.

Rasulullah Saw bersabda: “ Sungguh tatkala engkau menafkahkan sesuatu dengan niat karena Allah, amalan itu akan ditetapkan bagimu sebagai bentuk ibadah kepada-Nya meskipun hanya sesuap makanan yang engkau berikan ke mulut istrimu” (HR. Bukhari & Muslim, dari Saad ra).

Dalam surat At Taubah ayat 120-121 juga dijelaskan bahwa semua amal baik akan bernilai ibadah jika dilakukan dengan ikhlas.

" Tidak pantas bagi penduduk Madinah dan orang-orang Arab Badui yang berdiam di sekitar mereka, tidak turut menyertai Rasulullah (pergi berperang) dan tidak pantas (pula) bagi mereka lebih mencintai diri mereka daripada (mencintai) diri Rasul. Yang demikian itu karena mereka tidak ditimpa kehausan, kepayahan dan kelaparan di jalan Allah, dan tidak (pula) menginjak suatu tempat yang membangkitkan amarah orang-orang kafir, dan tidak menimpakan suatu bencana kepada musuh, kecuali (semua) itu akan dituliskan bagi mereka sebagai suatu amal kebajikan. Sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik,

dan tidaklah mereka memberikan infak, baik yang kecil maupun yang besar dan tidak (pula) melintasi suatu lembah (berjihad), kecuali akan dituliskan bagi mereka (sebagai amal kebajikan), untuk diberi balasan oleh Allah (dengan) yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan."

Beri Komentar